Tuesday, July 13, 2010

Menutup tirai musim semi dan membuka jendela musim panas

14 comments
Alrite, mari kita take a break dari urusan PEDANG-PEDANG dan kembali ke jalan yang baik dan benar. Kali ini, meskipun sudah bisa terbilang basi, tapi karena saya pernah mempost impresi awal dari anime-anime musim semi, maka pada post ini saya akan membahas impresi akhirnya. Juga sekalian menulis beberapa impresi awal dari anime-anime musim panas yang sudah mulai bertayangan sejak minggu kemarin. Oh by the way, karena beberapa anime sudah terdelete dari hardisk jadi saya berinisiatif memakai beberapa gambar yang masih berhubungan. Baiklah, kita mulai saja dari...

DRRR!!!


Meskipun pada akhirnya saya juga merasa kalau pada akhirnya IZAAAAAAAAYAAAAAAAAA tidak mendapat ganjaran yang setimpal (seriously, keparat satu itu membuat Lelouch menjadi terlihat seperti pekerja sosial yang mulia. Dan "aquw
melakukan semwa ituw krn aq cyntaw manusyaw?" we te ef? sepertinya sekrup di kepalanyanya memang ada yang terlepas). Tapi, terlepas dari semua itu, DRRR!!! berakhir dengan cukup memuaskan.

Kalau saya bilang, DRRR!!! adalah sebuah karya yang sangat mewakili genre anime "saat ini", saya tidak hanya mengkaitkan hal tersebut dengan referensi pop kultur dan settingnya, atau dengan referensi netculture nya, tapi juga tentang bagaimana pengeksekusian "troll sebagai daya pikat sebuah plot" yang tidak akan anda temukan dalam judul-judul berkualitas sebelum era ini. Anda mungkin pernah mendengar kutipan seperti bagaimana "karya yang baik adalah yang bisa mempermainkan emosi penonton/pembacanya", tapi dalam bisnis anime, kata-kata "mutiara" tersebut diaplikasikan dengan sangat luar biasa kejam, namun juga berkali-kali lipat lebih efektif. Ah, Bicara soal daya pikat, adegan terfavorit saya sampai saat ini adalah waktu saika newbie datang ke tempat Anri dan tok tok tok.. pas pintu dibuka... ternyata si guru mesum!! LOLOLOL saya beneran ketawa keras sambil refleks bilang MODYAARRR KOWEEEEEEEE waktu nonton adegan itu, sampai orang rumah nanya, 'ono opo?' (t/l: what happenned?) dan saya terpaksa menjelaskan 'ora, iki fileme lucu banget'.

DRRR!! is, without a doubt, a masterpiece, saya berharap semoga ada second seasonnya.

Angel Beats!


MISUUUUUUUUUZUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU
YUUUUUUUUUUUUURIIIIIIIIIIIIIITOOOOOOOOOOOOOOOOOO (yang ini tidak banyak yang tau, mungkin)
NAAAAAAAAAAAAAAAAGIIIIIIIIIIIIIIISAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
UUUUUUUUUUUSHIIIIIIIIIIIIIIIOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO

dan akhirnya..

KAAAAAAAAAAAANAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAADEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

Meskipun anime ini berakhir dengan berbagai pro dan kontra, tapi saya pribadi tetap mengatakan jika Angel Beats berakhir dengan EPIC. Banyak episode terbuang sia-sia, banyak karakter menghilang tanpa penjelasan, plot hole plot hole plot hole, et cetera, tapi kasusnya Yui, lalu konser terakhir GirlDeMo generasi pertama, ah, benar-benar sangat KEY. Sangat KEY banget.
Jika ingin lebih epic lagi, seharusnya saat adegan terakhir itu, setelah kamera pan-up, lalu terdengar raungan melodi elektrik gitar ala lagu-lagu pop tempoe doeloe, lalu pada saat vokal masuk, credit roll berjalan... dan The End, tanpa adegan epilog yang menurut saya agak maksa (dan katanya mau diterusin di OVA? no way! Saya justru lebih berharap Planetarian yang diangkat ke OVA). Angel Beats juga merupakan bukti bahwa salah satu penulis multitalenta favorit saya, Jun Maeda, masih tetap mempunyai kilauan yang sama baik dalam hal mengolah plot maupun menggubah lagu. Tadinya saya sempat sinis dengan bagaimana anime ini mengeluarkan single baru setiap tiga episode sekali yang terkesan mencari kapital saja, tapi ternyata lagu-lagunya juga sangat menawan, tidak seperti band dari sekolah sebelah yang harus pakai jualan mangkok nasi dulu.. oops, sepertinya saya telah menciptakan percikan api flame war, ahaha.wav

Arakawa Under The Bridge

fantasy

reality

Mungkin jika anime ini tidak menyertakan drama di dalamnya, saya sudah mendropnya sejak episode awal. Tapi Arakawa punya drama, dan SHAFT, meskipun lebih sering ngaco dan WTF dalam karyanya, tapi terbukti tidak pernah fail jika menganimekan adegan dramatis (ok, mungkin sebenarnya fail, tapi bagi saya adegan dramatis yang fail itu tidak fail, LOLPARADOX!!). Arakawa juga mempunyai banyak scene yang menyentuh (seriously!), semua gambaran crisscross dan clash antara tuntutan hidup dan modernisme dengan nostalgia masa lampau dan cinta sejati yang tulus, sering bersentuhan (kadang malah bertabrakan) dengan ritme yang aneh, khas SHAFT, namun tetap bisa masuk ke dalam kalbu (halah bahasane). Otherworldly romantic, itu yang saya pikir menjelaskan kenapa saya bisa tetap menonton anime ini hingga frame terakhir. Saya berharap semoga season duanya masih tetap bisa mempertahankan atmosfer yang seperti itu.

Yojou-han Shinwa Taikei

Dengan kata lain, apabila zona x bersentuhan dengan area y maka sebanyak z persen probabilitas temperatur tubuh akan mengalami kenaikan sebesar n derajat celcius dimana ..tunggu sebentar, kenapa bentuk saya tampak seperti sebuah PENIS?

Yojou-han Shinwa Taikei, bila diterjemahkan secara literal kurang lebih artinya adalah "Kompendium Legenda Ruang 4½ Tatami", tapi judul ini dirasa terlalu njelimet dan (mungkin) kurang menarik pasaran hingga akhirnya ketika dilisensi, judulnya diganti menjadi "The Tatami Galaxy". Saya sendiri lebih sering menyebutnya dengan "Teroris Cinta" karena, yah, sebaiknya anda coba menontonnya sendiri. Meskipun setelah menonton episode kedua dari terakhir, saya setuju kalau judul Yojou-han Shinwa Taikei memang sangat menggambarkan anime yang penuh dengan humor sarkasme, satir dan sinisme tentang cinta (namun berakhir dengan... *nyetel lagunya Padi* ..BEEEGITUUU INNNDAAAAAAAHHHHHH)

Anyway, anime edan ini kemungkinan akan dibahas dalam sebuah post tersendiri, dan kalau ada anak jogja yang punya upload power yang cukup tinggi, saya mengkoleksi versi lowres anime ini, subbed, total 700mb (11 episode), tolong bantu saya menguploadnya, karena saya yakin masih banyak saudara-saudara kita yang miskin bandwith di luar sana yang masih membutuhkan uluran tangan kita. Er.. sepertinya saya salah memilih gaya bahasa di sini.

SUSUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU

Tutti i soldati, Padri bambini e fidanzati Tornarono da chi li aspettava
(Semua prajurit; Para ayah, anak-anak lelaki dan para tunangan...
kembali kepada orang-orang yang telah menanti kepulangan mereka)

Anime brilian (yang ecchi) ini sebenarnya sudah selesai di episode 23, namun masih ada 1 episode omake yang, seperti yang bisa kalian tebak, hanya berisi adegan-adegan tambahan yang ringan dan, tentu saja, SUSU.

Tutti i cadaveri, come fiori alberi e erba tornarono alla natura calda
(semua mayat, seperti halnya bunga, pohon dan rerumputan...
kembali ke alam tempat mereka berasal)
La Passione Commuove La Storia - Lagu Ending Suikoden 1 dan 2

Sama seperti Teroris Cinta, saya juga membutuhkan ruang satu post special untuk membahas anime yang sepertinya tidak bakal disentuh oleh animonster ini. Tidak bisa dipungkiri, Qwaser adalah anime dengan meteran ecchi yang luar biasa tinggi, bahkan jauh di atas anime-anime moe harem yang cuma berhiaskan pantyshot dan bertatahkan adegan onsen. Tapi saya juga punya setumpuk opini tentang bagaimana Qwaser menggunakan SUSU, ah maksud saya, konsep dari berbagai macam hal-hal yang pervert menjadi segudang plot device yang solid dan bahkan FILOSOFIKAL! Tunggu saja tanggal mainnya (mungkin pada saat saya mendapat OST anime ini, jadi either anda ikut urunan atau doakan rejeki saya lancar).

Oh by the way, apakah bagi anda adegan di atas tadi terlihat begitu menenangkan dan romantis? kalau iya, berarti anda juga harus melihat adegan tersebut yang diambil dari arah depan.

Nah sekarang adegannya tetap terlihat romantis tapi tidak menenangkan, melainkan menegangkan (if you know what I mean)

Baiklah, itu tadi dari deretan anime-anime yang telah usai, seperti halnya kisah cinta pertama saya ..er, lupakan yang barusan. Sekarang kita memasuki deretan anime yang masih ongoing dari list anime yang saya ikuti.

Kaichou wa Maid Sama

D'AAAAAAAAAAAAWWW SO KYOOOOOOOOOOOOOOOOOOTTTTTTT

Drama shoujo anak sekolahan sepertinya sudah mulai terfilter sedikit demi sedikit dari menu saya, tapi anime ini masih tetap menjadi prioritas teratas saya setelah DRRR berakhir (meskipun sekarang menjadi nomer dua karena Occult Gakuin). Mungkin karena at the core anime ini tidak begitu kental ke arah shoujo. Usui adalah stereoripikal character cowok manga shoujo, tapi ke-pervert-annya membuat saya memaafkan hal tersebut. Juga, meskipun dia memanggil dirinya dengan goshujin-sama (master) di depan publik saat menggoda Misaki, tapi ketika Misaki terknocked down karena exhausted dan tertidur, dia memanggil Misaki dengan ojou-sama (milady). Misaki sendiri mematahkan stereotipe cewek karakter utama manga shoujo yang 'aq hanyalah ce yang biasa2 saja' dengan multi-skill dan independent self nya. Serial ini sendiri juga dipenuhi dengan referensi budaya otaku yang bisa terbilang sudah level tinggi, dan ditambah fakta bahwa anime ini mengandung TRAP, Crossdress dan YAOI membuat semakin tidak jelas demografi mana yang diincar. Tapi satu hal, anime ini benar-benar menghibur dan romantis. Tsundere maid meganekko twintail Misaki FTW!!!!!!!!!

PEDANGGGGGGGGGG

LINDUNGI MATA KALIAN!!!!!

...terlambat sudah.

Anime ini... yah, kalian bisa menilainya sendiri. Penuh dengan PEDANG. Ada PEDANG API (yang bengkok), ada PEDANG GANDA (yang BOLAnya TIGA), ada PEDANG yang bertulisan. Meletus PEDANG hijau, DORR!!!

DOR???

Hatikuw sangat kacaww, PEDANGku tinggal empaat, kuPEGANG erat-erat.

APPPAAAA???

Yak, itu tadi dari jajaran anime-anime yang masih ongoing. Sekarang saatnya mereview beberapa judul baru yang saya ikuti (karena tangan saya sudah mulai pegel jadi saya hanya akan menulis yang saya ikuti saja). Diurutkan dari yang rank nya paling bawah

4th
Ookami-chan dan 7 sahabatnya

Saya tidak menghitung apakah jumlah tokohnya selain Ookami benar ada tujuh orang atau tidak, karena yang membuat saya menonton anime ini adalah Ryouko dan pairingnya dengan tokoh utama yang oh-so-sweeet. Dan tentu saja yang membuat saya menyukai karakter Ryouko bukan karena dada monitor LCD nya tapi karena image lonewolf nya yang membuatnya tampak totally cool and dependable, dipadukan dengan desain sarung tinjunya yang awwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww, selanjutnya tinggal kita lihat saja apakah J.C akan menghandle anime ini minimal dalam level Toradora, karena saya mencium potensi drama yang sepadan dari serial ini.

Sepertinya saya harus merayu seseorang untuk mendesainkan papercraft sarung tinju neko. Hanya saja, daripada dipakai untuk mencium pipi cowok berandalan, saya pikir lebih baik dipakai untuk mencium sesuatu yang lebih menarik, misalnya.. BOOBS 'w'

3rd
Kuroshitsuji II

Satu hal yang pastinya sudah harus anda antisipasi jika menonton serial ini. Hal yang tentu anda sudah pahami dengan benar jika anda sudah menonton season satu nya (dan jika belum, sepertinya anda sudah salah langkah untuk mengikuti pesta, segeralah anda merally season pertamanya sebelum menonton season dua). Hal itu adalah... bahwa... serial ini... AMAT SANGAT LEBAYY!!!! saya ulangi, bukan cuma lebay, tapi LEBAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY *bergema*

Aah, beginilah nasib kalo ditinggal pembantu mudik
laper, gak ada makanan, terpaksa makan pion digaremin
slurpp sluurp.. lumayan, mengandung serat yang baik untuk memperlancar BAB

Jadi jika anda sudah mengantisipasi hal yang satu itu, niscaya anda bisa menikmati serial ini dengan nyaman. Ups, saya lupa, ada satu hal lagi yang seharusnya diantisipasi, tapi sepertinya sudah terlambat karena kita (ya, termasuk saya sendiri) semua sudah terkena. Ya, kita semua sudah ditroll dengan suksesnya oleh episode perdana anime ini. Bagaimana perasaan anda ditroll oleh serial favorit sendiri, para fujoshi sekalian 'w'? tapi itu semua belum ada apa-apanya jika dibandingkan saat para Haruhiist menghadapi double troll rerun dan Endless Eight.


Kembali ke serial ini, kalau diawalnya saya sering memprotes kenapa master nya harus cowok jugaaa =__= tapi sekarang sudah mulai bisa menerima, toh masih ada Elizabeth yang moeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee dan Lan Mao yang.. anda tau sendiri lah 8D~~ Jika dibilang anime ini sepenuhnya lebayy juga sebenarnya tidak tepat, karena adegan-adegan comedy yang lebay dan momen-momen yang dramatis sering berselang-seling. Seperti yang ini:


AAAAAAAAAAA... MENGHARUKAAAAAAAAAANNNN

2nd
SHIKI

Hyahahahahahahahahahaha.. saat menonton episode perdana anime ini saya serasa seperti saat pertama kali menonton Cossette. Visually orgasmic. Akhirnya.. akhirnyaaaaaaaa.. saya butuh tontonan yang gothic, tapi tidak lebay. Sepert yang saya tulis di atas, Kuroshitsuji memang kadang suram dan dalam, tapi untuk kegelapan yang pekat, sepertinya serial inilah yang akan mensuplai kebutuhan mood saya. Segalanya masih tampak kabur di episode pertama ini, tapi saya yakin perlahan-lahan semuanya akan disingkap satu helai demi satu helai... inilah sensasi dari menonton striptease, eh, maksud saya, serial misteri. Ok, saya sebenarnya tidak begitu into misteri, saya menonton anime ini lebih karena atmosfer gothicnya, ahahaha (tertawa garing).

Awalnya saya membuat joke dengan mengatakan kalau dua orang di atas itu adalah Kaito dan Miku yang sudah potong dan ganti cat rambut. Tapi teman saya mematahkan lelucon saya mentah-mentah dengan membuat joke kalau nama cewek di atas itu adalah Tumini (anda yang sudah nonton episode 1 pasti paham di mana lucunya).
Ngomong-ngomong, sebenarnya menaruh sebuah serial misteri di prioritas atas bukan ide yang bagus. Untuk apa anda ngebet pengen cepat-cepat nonton episode terbarunya kalau anda sendiri sebenarnya tau kalo misteri baru akan terkuak di episode-episode menjelang penghujung cerita? Tapi saya tidak peduli dengan semua itu, lagipula oujo-sama yang ada di ending clip anime ini benar-benar membuat saya penasaran.

1st
Occult Gakuin

Serial ketiga (kalau saya tidak salah) yang menjadi pengisi segment "Anime no Chikara". Setelah dua serial pendahulunya yang saya tidak minat, yang pertama adalah moe-moe yang berperang dengan musik (Sora no Woto) dan yang kedua adalah pelajaran sejarah yang saya selalu dapet nilai jelek kalo gak bikin contekan (Senkou no Raid), akhirnya serial pengisi nomer tiga langsung mendapat sambutan hangat karena 3 keywords berikut: tsundere oujo-sama, metafisika dan time travel. Benar-benar kombinasi yang sangat indah bagaikan siang yang cerah, kerjaan selesai dan seliter es krim coklat.

Melihat gambar promo seperti di atas, awalnya saya cuma menduga paling anime gag adaptasi dari manga 4 koma, cuma ntar joke nya lebih mengarah pada cewek seme dan cowok uke di sebuah sekolah yang bernuansa occult. Tapi ternyata saya salah. SAYA SALAH BESAR!!!

Aku tidak percaya penyihiirrrrr!!!

sepertinya ada yang semilir di bawah sana..

*suara angin berhembus*

......APAAAA?

APPPAAA???

Jika ada tiga orang yang dipertemukan dalam sebuah forum atau talkshow dan akan menghasilkan salah satu diskusi paling seru yang pernah ada, mereka adalah Suzumiya Haruhi, Ushiromiya Battler, dan Kumashiro Maya. Dijamin.

Siapa yang bikin storyboard episode dua? kenapa dia membuat adegan zoom PEDANGnya lama sekali? swt

Lindungi PEDANG anda jika anda cowok dan perlihatkan PANCHIRA anda jika anda cewek, nasihat yang bagus =w=b

Ok, sekarang coba tebak, mana yang seme dan mana yang uke 'w'

Menggebrak di luar radar setiap orang, Occult Gakuin adalah sebuah anime yang sarat referensi akan hal-hal seputar supranatural, metafisika, kosmologi, cryptozoology dan sejenisnya. Jika saya masih berada di masa-masa saat kebanyakan waktu luang, pasti saya sudah memelototi thread-thread di animesuki karena di opening klip anime ini saja sudah bertebaran banyak sekali visual yang menggoda untuk membolak-balik halaman wikipedia. Dibalut dengan karakter heroine yang membuat jiwa fanboy saya mengalami euphoria, dan chemistry yang solid diantara pasangan utamanya, personally, inilah anime yang paling saya looking forward for the next episode AS SOON AS POSSIBLE.

14 comments:

kuroiyuki88 said...

Wakakakaka itu occult gakuin..

I saw shadow of JOHNY XDDDDDDDDDDDDD;;

Neohybrid_kai said...

GILA, BENAR JUGA O____________O!!! WTF dah
mata anda ternyata sangat tajam

darknation said...

occult gakuin bagus itu, padahal 5 menit pertamanya gak banget; tapi tiba2 recital mantra pembangkit raga =))

kuroII first impression: die trancy! Die!

zetsudou sougi said...

what has been seen
cannot be unseen
orz
saya juga mo ngereview itu tapi ntah kenapa ga dapet mood

kuroiyuki88 said...

@kai apa bole buat... mata saia ntah napa tajam buat ngeliat hal2 yg ga perlu... XD~ *digeplak*

saihamaru said...

a-anda lupa satu orang....
MAKOOOTOOOOOOOOOOOOO!!!!!!!!!!!!!!

kebo said...

LOL WUT KAITO DAN MIKU YANG SUDAH GANTI HAIRSTYLE?! NOOOOOOO KAITO PUNYA SAYAAAA~~~!!!! MIKU AMA LEN AJA SONO, KAITO PUNYA SAYAAAAAAAAAAAAAAAAAA *headshot. lha wong Kaito aja punya yamaha & crypton kok ==*

lagian saya ndak terlalu suka pairing Kaito Miku. lha wong yang cowok aja sekitar 20 taunan kok pacaran sama anak cewek 16 taon ==
tapi banyak fans yang suka kaito-miku TT^TT terpaksa ngalah LOL

@kuroiyuki
I SAW SHADOW OF SWORD !!

Rex said...

tokoh utama angel beat itu hinata, cewek utamanya yui *kabur*

biasa cewek2 utamanya key kan emang rada pesakitan.

gw bersyukur ini anime ga jadi harem. OVA... well endingnya itu emang kannazuki no miko banget sih, daripada ototenshi, mending dibuat everyone sekalian, tapi yah banyak keyakinan yg mengatakan bahwa pas itu tenshi udah janjian ama yuri dan otonashi ditangkep gara2 dikira random pervert.

furei kinoko said...

nice review,gan! Anda adalah blogger pertama yang berhasil mematahkan stereotip! keep it!

Fallendevil said...

= =a


Not really a blast, musim ini. Saya cuma ngikutin Occult Gakuin gara-gara Time-traveler stuff. Shiki karena slot NoitaminA, Mbak Sri dan 7 kroni2nya cuma karena naratornya.

Nggak nonton amagami?

Di tunggu review yojohannya

Neohybrid_kai said...

@saihamaru:
benar juga.. saya melupakan siluman rubah itu

@kouhai: sudah saya duga anda pasti ambil Occult Gakuin. Anda nonton Amagami? pernah nonton Kimikiss? kalo saya bilang masih mending Kimikiss.

Yojouhan.. butuh energi ekstra tapi akan saya luangkan waktu untuk itu

gecd said...

lol
kenapa anda bisa bilang mending nonton kimikiss padahal blm nonton amagami?
oke deh....
ntar saya kasih racunnya..

Shouenga said...

zomg PEDANG elemen darkness: Shadow Johnny

hatsu said...

wakakak ... sekarang saya sudah tau ke mana harus baca review anime yang tidak disentuh oleh animonster dkk.

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime