Monday, July 26, 2010

Recap anime yang ditonton sampai minggu ini

14 comments
Yeah, akhirnya blog ini terupdate lagi setelah setengah bulan terbengkalai. Ahaha.wav. Jika anda mengikuti accpunt facebook saya, mungkin anda sudah bisa menebak apa penyebabnya. Ya, semula saya memang menunda update blog karena kesibukan project tshirt, tapi setelah itu selesai (selesai dalam artian desain dan bahan sudah diserahkan, karena setelah itu harus menunggu antrian sablon, dan di SITU lah proses yang paling lama, dan itulah kenapa tshirt DRR! baru akan jadi menjelang akhir bulan ini). But back to topic, kenapa saya tidak jadi-jadi mengupdate blog ini? tidak lain adalah karena.. ini.

Episode 6: Dawn of The Golden Witch
Memukau sekaligus mentroll anda pada saat yang bersamaan. Saya akan mereviewnya bulan depan, bersama dengan project review ambisius saya yang satunya lagi, Yojou-han Shinwa Taikei.

Baiklah, sepertinya ada cukup banyak judul yang mengantri, karena itu mari kita mulai saja satu persatu.

Occult Gakuin
eps 03

impian cowok part #01

Er.. entah kenapa setelah menonton episode ini saya malah teringat dengan cerita JUMP bikinan kouhai saya. Akan jadi pseudo haremkah cerita ini? atau adegan di atas hanya sebuah troll? jawabnya bisa kita temukan kurang dari 24 jam lagi (karena saat post ini ditulis, RAW eps 4 mungkin sudah beredar). Masih belum ada review negatif dari saya sehubungan dengan serial ini. Grafis stabil, atmosfir masih ok, plot juga tidak mengalami keluar jalur, plus fanservice yang masih (sangat) bisa ditolerir.

impian cowok part #02

Satu-satunya yang bikin kesel, tentu saja, karena ini adalah serial misteri (atau fantasi? AHAHA.WAV) anda harus rela dengan cliffhanger, penantian seminggu, dan kenyataan bahwa semua mungkin baru bakal jadi jelas di episode-episode terakhir. Tapi flow anime ini enak banget, jadi rasanya tidak mengapa jika harus menonton tanpa sistem marathon.

Oooooooyaakataaa samaaaaaaaaaaaaaaaaaa
eps 1,2,3

Ouyakata-samaaa, kita harus menyerang Osakaaa!!

JANGAAAAANNNN..

I.G akhirnya membuat sekuel dari serial komedi (atau action?) berbudget tinggi ini, dan saya masih tetap mengikutinya meskipun tidak begitu paham siapa di blok siapa daerahnya dimana. Yang penting action, dan grafis yang outstanding (dan Kasuga). Lalu apakah dengan begitu berarti saya buta dengan ceritanya? tentu saja tidak, atau paling tidak, tidak begitu buta, karena saya punya temen pakar Basara yang kadang ikut nonton bareng anime ini. Btw insert song di eps 3 benar-benar bagus, saya tidak tau apakah itu lagu dari gamenya atau khusus dibuat untuk anime season dua ini. Dan temen saya itu kebetulan tidak bisa hadir nonton bareng karena Jogja sedang dilanda hujan deras, karena itu kapal ferry dan polisi baru bisa datang besok pagi dan ..oh, lihat! ada kupu-kupu emas!!

Permisi, saya dengar anda menjual makeup yang bisa menghilangkan bekas luka di wajah?

..Saya tidak menjual make up, saya hanya menjual bulu mata palsu

dan lipstick

dasar bodoh! cowok tidak perlu pake make-up!

kamu bilang begitu tapi rambutmu sendiri panjang!

rambutku ini panjang karena aku gak ada uang buat ke tukang cukur!!

..ada sesuatu mendekat!


pattern blue!

machigainai... shito da!

APPAAAAA??

Mbak Sri (gala) dan 7 orang sohibnya
eps 3, 4

Hitungan ketiga, dengan birama empat per empat. Satu, dua, tiga.. AAAAAWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWW SOOOOOOOO SWEEEEEEEEEEETTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT

Episode 3 adalah contoh nyata kenapa saya bilang J.C staff adalah studio drama terbaik hingga saat ini. Dan alasan yang sama kenapa umineko sebaiknya tidak dihandle oleh studio ini. Its simply too twisty for our cute and innocent J.C-chan ..though sometimes J.C do yoai anime? dengan kombinasi yang humor yang (mayoritas) tidak ternoda oleh slapstick ecchi murahan dan adegan heart warming yang fluffy, sepertinya anime ini kecil kemungkinan bakal keluar jalur. Menjelang episode-episode akhir, bisa dijamin intensitas dramanya bakal makin memuaskan, meskipun harap diingat, kebiasaan jelek J.C adalah membuat ending yang "biasa banget dimana semua kembali seperti di awal" untuk anime drama, terutama yang ada sentuhan moe nya. Di sisi lain, episode 04..

oh no!! pedangku tersiram kopi panas! seseorang pasti salah mengiranya dengan batang cinnamon

Tidak seperti episode 3 yang super fantastis (di mata saya), episode ini berjalan dengan biasa-biasa saja. Too predictable, bahkan saya sudah menduga sejak pertengahan episode jika nantinya semua orang bakal berc(r)os(s)play menjadi maid. Tapi J.C staff memang masih ahlinya dalam menghandle drama. Masih ada beberapa adegan yang layak disebut dengan dramatic spot. Yang membawa kita kepada title satu lagi karya studio yang sama, which is..

Maid-sama wa Kaichou da!
eps 17

Seperti yang saya bilang tadi, maximum LOL and maximum D'AWWW. Di tengah-tengah ganasnya serbuan moemoe, I guess we're lucky to still have something like this at least one in each season.

Kalau di anime shoujo tidak ada efek boing~~~ nya, kalau di anime bishoujo ada efek boing~~~ nya, jadi yang mana ini yang benar?

Apakah ini berarti keegoisan seorang cowok? hanya jika cowok yang bilang itu tidak melihat dan atau mengambil foto cewek lain, maka blue text, effective!

clingclingcling.wav

clingclingcling.wav

Tunggu sebentar, saya tiba-tiba mendapat ide. Bagaimana kalau anda coba merekam sfx clingcling.wav dari anime ini, lalu dicopy ke hp, lalu ketika di jalan anda berpapasan dengan cewek cakep, dan secara "tidak sengaja" anda menyenggolnya, lalu ketika dia menoleh, anda juga melakukan hal yang sama (dengan slow motion) sambil memplay sound effect clingclingcling.wav tadi and.. TA-DAA! INSTANT FATEFUL ENCOUNTER!

Tapi harus diakui, untuk sebuah karakter 2D, Misaki is, like, how should I say this, 3D-able?

daripada trap yang satu ini, aaarghh =__= menjauhlah kau, PEDANG!

Ah, bicara soal PEDANG, judul yang satu itu akan saya bahas di post tersendiri, mungkin besok atau lusa. Can't promise lots of pic, though. Don't worry, there'll be some fanservices ..fanservice anime yoai, of course. Oh, you finally get what I mean? pukuku.. Anyway, back to recap.

Kuroshitsuji II
eps 4

Ketika bocchama sedang dalam bahaya... aku berubah menjadi...

Topeng TUXEDO!! eh, salah, maksudku..

SUPERMAAAANNNN

Yak, di sini anda bisa melihat sendiri betapa berbedanya anime yang didanai sponsor dengan anime yang dananya belakangan (dari hasil penjualan DVD/BluRay dan merchandise). Semua adegan megah dan BGM keren diobral, grafis yang wah dan bahkan opening dan ending songnya juga ekslusif (baik lagu maupun clipnya. Btw saya suka lagu endingnya. Nemuru anata wa kanashisou dee.. warui yume de mo miteru you daaa How do I live withou-- huh? kenapa cangkir di meja saya tiba-tiba retak?). Biarpun lebay, tapi toh semua orang menyukainya. Dan saya juga tidak protes dengan aura emonya yang berlebayhan. Kenapa? karena jika anda mengincar gothic yang benar-benar surem, maka yang harus anda tonton adalah..

SHIKI
eps 03


and you like me too, right? right? right? right? right? huh? right? you like me too? huh? huh? huh? huh? right? right? right? huh? huh?


selamat malam, kami adalah pasangan yang aneh

kami suka berjoget di depan orang

oh~~~ betapa ANGGUN! BETAPA INDAH! MENAWAN! MENGAGUMKAN~
...ngomong-ngomong, kenapa mata saya BOLONG?

Karena anime ini settingnya sangatlah ndeso, maka waktu saya menontonnya bareng temen saya, kami memfandubnya dengan boso jowo juga. Dan hasilnya? superb!
ex: pitmu ngopo, dhab? rene taktambalke.
Ohlol, dan anime ini makin banyak karakter yang diperkenalkan, tapi saya tidak begitu memperhatikan karena makin banyak juga karakter yang meninggal (temen saya setiap kali ada adegan karakter meninggal langsung bilang "innalillahi.." saya harap itu bukan sarkasme).

D-dia menyukai blog saya!! moeeeee!!! moeeeee!!! its so moe Im gonna-- HNNNGGGGGGGGGGGHH ...ngomong-ngomong, matanya dia juga BOLONG. Whatever, its moeee!! moemoemoe

Tapi tentu saja, highlight episode ini adalah munculnya keluarga aristokrat gaje beserta puteri mereka yang imutnya setengah mati (dalam arti yang sebenarnya) yang membuat jiwa fanboy gothloli oujosama saya meluap bagaikan semburan lumpur lapindo. Ah, ngomong-ngomong soal wabah, saat menonton anime ini saya membuat joke kalau pada akhirnya desanya akan musnah karena gas (Higurashi reference). Dan temen saya meng-enhancenya dengan berkomentar "Yea, gas. Gas LPG 3 kilo" hingga pada akhirnya komentar berujung pada teori ledakan tabung gas mengalahkan teori small bomb di Umineko. Alrite, I think that's all I can cover for now.

I'll be back.

..with PEDANG

Read more...

Tuesday, July 13, 2010

Menutup tirai musim semi dan membuka jendela musim panas

14 comments
Alrite, mari kita take a break dari urusan PEDANG-PEDANG dan kembali ke jalan yang baik dan benar. Kali ini, meskipun sudah bisa terbilang basi, tapi karena saya pernah mempost impresi awal dari anime-anime musim semi, maka pada post ini saya akan membahas impresi akhirnya. Juga sekalian menulis beberapa impresi awal dari anime-anime musim panas yang sudah mulai bertayangan sejak minggu kemarin. Oh by the way, karena beberapa anime sudah terdelete dari hardisk jadi saya berinisiatif memakai beberapa gambar yang masih berhubungan. Baiklah, kita mulai saja dari...

DRRR!!!


Meskipun pada akhirnya saya juga merasa kalau pada akhirnya IZAAAAAAAAYAAAAAAAAA tidak mendapat ganjaran yang setimpal (seriously, keparat satu itu membuat Lelouch menjadi terlihat seperti pekerja sosial yang mulia. Dan "aquw
melakukan semwa ituw krn aq cyntaw manusyaw?" we te ef? sepertinya sekrup di kepalanyanya memang ada yang terlepas). Tapi, terlepas dari semua itu, DRRR!!! berakhir dengan cukup memuaskan.

Kalau saya bilang, DRRR!!! adalah sebuah karya yang sangat mewakili genre anime "saat ini", saya tidak hanya mengkaitkan hal tersebut dengan referensi pop kultur dan settingnya, atau dengan referensi netculture nya, tapi juga tentang bagaimana pengeksekusian "troll sebagai daya pikat sebuah plot" yang tidak akan anda temukan dalam judul-judul berkualitas sebelum era ini. Anda mungkin pernah mendengar kutipan seperti bagaimana "karya yang baik adalah yang bisa mempermainkan emosi penonton/pembacanya", tapi dalam bisnis anime, kata-kata "mutiara" tersebut diaplikasikan dengan sangat luar biasa kejam, namun juga berkali-kali lipat lebih efektif. Ah, Bicara soal daya pikat, adegan terfavorit saya sampai saat ini adalah waktu saika newbie datang ke tempat Anri dan tok tok tok.. pas pintu dibuka... ternyata si guru mesum!! LOLOLOL saya beneran ketawa keras sambil refleks bilang MODYAARRR KOWEEEEEEEE waktu nonton adegan itu, sampai orang rumah nanya, 'ono opo?' (t/l: what happenned?) dan saya terpaksa menjelaskan 'ora, iki fileme lucu banget'.

DRRR!! is, without a doubt, a masterpiece, saya berharap semoga ada second seasonnya.

Angel Beats!


MISUUUUUUUUUZUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU
YUUUUUUUUUUUUURIIIIIIIIIIIIIITOOOOOOOOOOOOOOOOOO (yang ini tidak banyak yang tau, mungkin)
NAAAAAAAAAAAAAAAAGIIIIIIIIIIIIIIISAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
UUUUUUUUUUUSHIIIIIIIIIIIIIIIOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO

dan akhirnya..

KAAAAAAAAAAAANAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAADEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

Meskipun anime ini berakhir dengan berbagai pro dan kontra, tapi saya pribadi tetap mengatakan jika Angel Beats berakhir dengan EPIC. Banyak episode terbuang sia-sia, banyak karakter menghilang tanpa penjelasan, plot hole plot hole plot hole, et cetera, tapi kasusnya Yui, lalu konser terakhir GirlDeMo generasi pertama, ah, benar-benar sangat KEY. Sangat KEY banget.
Jika ingin lebih epic lagi, seharusnya saat adegan terakhir itu, setelah kamera pan-up, lalu terdengar raungan melodi elektrik gitar ala lagu-lagu pop tempoe doeloe, lalu pada saat vokal masuk, credit roll berjalan... dan The End, tanpa adegan epilog yang menurut saya agak maksa (dan katanya mau diterusin di OVA? no way! Saya justru lebih berharap Planetarian yang diangkat ke OVA). Angel Beats juga merupakan bukti bahwa salah satu penulis multitalenta favorit saya, Jun Maeda, masih tetap mempunyai kilauan yang sama baik dalam hal mengolah plot maupun menggubah lagu. Tadinya saya sempat sinis dengan bagaimana anime ini mengeluarkan single baru setiap tiga episode sekali yang terkesan mencari kapital saja, tapi ternyata lagu-lagunya juga sangat menawan, tidak seperti band dari sekolah sebelah yang harus pakai jualan mangkok nasi dulu.. oops, sepertinya saya telah menciptakan percikan api flame war, ahaha.wav

Arakawa Under The Bridge

fantasy

reality

Mungkin jika anime ini tidak menyertakan drama di dalamnya, saya sudah mendropnya sejak episode awal. Tapi Arakawa punya drama, dan SHAFT, meskipun lebih sering ngaco dan WTF dalam karyanya, tapi terbukti tidak pernah fail jika menganimekan adegan dramatis (ok, mungkin sebenarnya fail, tapi bagi saya adegan dramatis yang fail itu tidak fail, LOLPARADOX!!). Arakawa juga mempunyai banyak scene yang menyentuh (seriously!), semua gambaran crisscross dan clash antara tuntutan hidup dan modernisme dengan nostalgia masa lampau dan cinta sejati yang tulus, sering bersentuhan (kadang malah bertabrakan) dengan ritme yang aneh, khas SHAFT, namun tetap bisa masuk ke dalam kalbu (halah bahasane). Otherworldly romantic, itu yang saya pikir menjelaskan kenapa saya bisa tetap menonton anime ini hingga frame terakhir. Saya berharap semoga season duanya masih tetap bisa mempertahankan atmosfer yang seperti itu.

Yojou-han Shinwa Taikei

Dengan kata lain, apabila zona x bersentuhan dengan area y maka sebanyak z persen probabilitas temperatur tubuh akan mengalami kenaikan sebesar n derajat celcius dimana ..tunggu sebentar, kenapa bentuk saya tampak seperti sebuah PENIS?

Yojou-han Shinwa Taikei, bila diterjemahkan secara literal kurang lebih artinya adalah "Kompendium Legenda Ruang 4½ Tatami", tapi judul ini dirasa terlalu njelimet dan (mungkin) kurang menarik pasaran hingga akhirnya ketika dilisensi, judulnya diganti menjadi "The Tatami Galaxy". Saya sendiri lebih sering menyebutnya dengan "Teroris Cinta" karena, yah, sebaiknya anda coba menontonnya sendiri. Meskipun setelah menonton episode kedua dari terakhir, saya setuju kalau judul Yojou-han Shinwa Taikei memang sangat menggambarkan anime yang penuh dengan humor sarkasme, satir dan sinisme tentang cinta (namun berakhir dengan... *nyetel lagunya Padi* ..BEEEGITUUU INNNDAAAAAAAHHHHHH)

Anyway, anime edan ini kemungkinan akan dibahas dalam sebuah post tersendiri, dan kalau ada anak jogja yang punya upload power yang cukup tinggi, saya mengkoleksi versi lowres anime ini, subbed, total 700mb (11 episode), tolong bantu saya menguploadnya, karena saya yakin masih banyak saudara-saudara kita yang miskin bandwith di luar sana yang masih membutuhkan uluran tangan kita. Er.. sepertinya saya salah memilih gaya bahasa di sini.

SUSUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU

Tutti i soldati, Padri bambini e fidanzati Tornarono da chi li aspettava
(Semua prajurit; Para ayah, anak-anak lelaki dan para tunangan...
kembali kepada orang-orang yang telah menanti kepulangan mereka)

Anime brilian (yang ecchi) ini sebenarnya sudah selesai di episode 23, namun masih ada 1 episode omake yang, seperti yang bisa kalian tebak, hanya berisi adegan-adegan tambahan yang ringan dan, tentu saja, SUSU.

Tutti i cadaveri, come fiori alberi e erba tornarono alla natura calda
(semua mayat, seperti halnya bunga, pohon dan rerumputan...
kembali ke alam tempat mereka berasal)
La Passione Commuove La Storia - Lagu Ending Suikoden 1 dan 2

Sama seperti Teroris Cinta, saya juga membutuhkan ruang satu post special untuk membahas anime yang sepertinya tidak bakal disentuh oleh animonster ini. Tidak bisa dipungkiri, Qwaser adalah anime dengan meteran ecchi yang luar biasa tinggi, bahkan jauh di atas anime-anime moe harem yang cuma berhiaskan pantyshot dan bertatahkan adegan onsen. Tapi saya juga punya setumpuk opini tentang bagaimana Qwaser menggunakan SUSU, ah maksud saya, konsep dari berbagai macam hal-hal yang pervert menjadi segudang plot device yang solid dan bahkan FILOSOFIKAL! Tunggu saja tanggal mainnya (mungkin pada saat saya mendapat OST anime ini, jadi either anda ikut urunan atau doakan rejeki saya lancar).

Oh by the way, apakah bagi anda adegan di atas tadi terlihat begitu menenangkan dan romantis? kalau iya, berarti anda juga harus melihat adegan tersebut yang diambil dari arah depan.

Nah sekarang adegannya tetap terlihat romantis tapi tidak menenangkan, melainkan menegangkan (if you know what I mean)

Baiklah, itu tadi dari deretan anime-anime yang telah usai, seperti halnya kisah cinta pertama saya ..er, lupakan yang barusan. Sekarang kita memasuki deretan anime yang masih ongoing dari list anime yang saya ikuti.

Kaichou wa Maid Sama

D'AAAAAAAAAAAAWWW SO KYOOOOOOOOOOOOOOOOOOTTTTTTT

Drama shoujo anak sekolahan sepertinya sudah mulai terfilter sedikit demi sedikit dari menu saya, tapi anime ini masih tetap menjadi prioritas teratas saya setelah DRRR berakhir (meskipun sekarang menjadi nomer dua karena Occult Gakuin). Mungkin karena at the core anime ini tidak begitu kental ke arah shoujo. Usui adalah stereoripikal character cowok manga shoujo, tapi ke-pervert-annya membuat saya memaafkan hal tersebut. Juga, meskipun dia memanggil dirinya dengan goshujin-sama (master) di depan publik saat menggoda Misaki, tapi ketika Misaki terknocked down karena exhausted dan tertidur, dia memanggil Misaki dengan ojou-sama (milady). Misaki sendiri mematahkan stereotipe cewek karakter utama manga shoujo yang 'aq hanyalah ce yang biasa2 saja' dengan multi-skill dan independent self nya. Serial ini sendiri juga dipenuhi dengan referensi budaya otaku yang bisa terbilang sudah level tinggi, dan ditambah fakta bahwa anime ini mengandung TRAP, Crossdress dan YAOI membuat semakin tidak jelas demografi mana yang diincar. Tapi satu hal, anime ini benar-benar menghibur dan romantis. Tsundere maid meganekko twintail Misaki FTW!!!!!!!!!

PEDANGGGGGGGGGG

LINDUNGI MATA KALIAN!!!!!

...terlambat sudah.

Anime ini... yah, kalian bisa menilainya sendiri. Penuh dengan PEDANG. Ada PEDANG API (yang bengkok), ada PEDANG GANDA (yang BOLAnya TIGA), ada PEDANG yang bertulisan. Meletus PEDANG hijau, DORR!!!

DOR???

Hatikuw sangat kacaww, PEDANGku tinggal empaat, kuPEGANG erat-erat.

APPPAAAA???

Yak, itu tadi dari jajaran anime-anime yang masih ongoing. Sekarang saatnya mereview beberapa judul baru yang saya ikuti (karena tangan saya sudah mulai pegel jadi saya hanya akan menulis yang saya ikuti saja). Diurutkan dari yang rank nya paling bawah

4th
Ookami-chan dan 7 sahabatnya

Saya tidak menghitung apakah jumlah tokohnya selain Ookami benar ada tujuh orang atau tidak, karena yang membuat saya menonton anime ini adalah Ryouko dan pairingnya dengan tokoh utama yang oh-so-sweeet. Dan tentu saja yang membuat saya menyukai karakter Ryouko bukan karena dada monitor LCD nya tapi karena image lonewolf nya yang membuatnya tampak totally cool and dependable, dipadukan dengan desain sarung tinjunya yang awwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww, selanjutnya tinggal kita lihat saja apakah J.C akan menghandle anime ini minimal dalam level Toradora, karena saya mencium potensi drama yang sepadan dari serial ini.

Sepertinya saya harus merayu seseorang untuk mendesainkan papercraft sarung tinju neko. Hanya saja, daripada dipakai untuk mencium pipi cowok berandalan, saya pikir lebih baik dipakai untuk mencium sesuatu yang lebih menarik, misalnya.. BOOBS 'w'

3rd
Kuroshitsuji II

Satu hal yang pastinya sudah harus anda antisipasi jika menonton serial ini. Hal yang tentu anda sudah pahami dengan benar jika anda sudah menonton season satu nya (dan jika belum, sepertinya anda sudah salah langkah untuk mengikuti pesta, segeralah anda merally season pertamanya sebelum menonton season dua). Hal itu adalah... bahwa... serial ini... AMAT SANGAT LEBAYY!!!! saya ulangi, bukan cuma lebay, tapi LEBAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY BAY *bergema*

Aah, beginilah nasib kalo ditinggal pembantu mudik
laper, gak ada makanan, terpaksa makan pion digaremin
slurpp sluurp.. lumayan, mengandung serat yang baik untuk memperlancar BAB

Jadi jika anda sudah mengantisipasi hal yang satu itu, niscaya anda bisa menikmati serial ini dengan nyaman. Ups, saya lupa, ada satu hal lagi yang seharusnya diantisipasi, tapi sepertinya sudah terlambat karena kita (ya, termasuk saya sendiri) semua sudah terkena. Ya, kita semua sudah ditroll dengan suksesnya oleh episode perdana anime ini. Bagaimana perasaan anda ditroll oleh serial favorit sendiri, para fujoshi sekalian 'w'? tapi itu semua belum ada apa-apanya jika dibandingkan saat para Haruhiist menghadapi double troll rerun dan Endless Eight.


Kembali ke serial ini, kalau diawalnya saya sering memprotes kenapa master nya harus cowok jugaaa =__= tapi sekarang sudah mulai bisa menerima, toh masih ada Elizabeth yang moeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee dan Lan Mao yang.. anda tau sendiri lah 8D~~ Jika dibilang anime ini sepenuhnya lebayy juga sebenarnya tidak tepat, karena adegan-adegan comedy yang lebay dan momen-momen yang dramatis sering berselang-seling. Seperti yang ini:


AAAAAAAAAAA... MENGHARUKAAAAAAAAAANNNN

2nd
SHIKI

Hyahahahahahahahahahaha.. saat menonton episode perdana anime ini saya serasa seperti saat pertama kali menonton Cossette. Visually orgasmic. Akhirnya.. akhirnyaaaaaaaa.. saya butuh tontonan yang gothic, tapi tidak lebay. Sepert yang saya tulis di atas, Kuroshitsuji memang kadang suram dan dalam, tapi untuk kegelapan yang pekat, sepertinya serial inilah yang akan mensuplai kebutuhan mood saya. Segalanya masih tampak kabur di episode pertama ini, tapi saya yakin perlahan-lahan semuanya akan disingkap satu helai demi satu helai... inilah sensasi dari menonton striptease, eh, maksud saya, serial misteri. Ok, saya sebenarnya tidak begitu into misteri, saya menonton anime ini lebih karena atmosfer gothicnya, ahahaha (tertawa garing).

Awalnya saya membuat joke dengan mengatakan kalau dua orang di atas itu adalah Kaito dan Miku yang sudah potong dan ganti cat rambut. Tapi teman saya mematahkan lelucon saya mentah-mentah dengan membuat joke kalau nama cewek di atas itu adalah Tumini (anda yang sudah nonton episode 1 pasti paham di mana lucunya).
Ngomong-ngomong, sebenarnya menaruh sebuah serial misteri di prioritas atas bukan ide yang bagus. Untuk apa anda ngebet pengen cepat-cepat nonton episode terbarunya kalau anda sendiri sebenarnya tau kalo misteri baru akan terkuak di episode-episode menjelang penghujung cerita? Tapi saya tidak peduli dengan semua itu, lagipula oujo-sama yang ada di ending clip anime ini benar-benar membuat saya penasaran.

1st
Occult Gakuin

Serial ketiga (kalau saya tidak salah) yang menjadi pengisi segment "Anime no Chikara". Setelah dua serial pendahulunya yang saya tidak minat, yang pertama adalah moe-moe yang berperang dengan musik (Sora no Woto) dan yang kedua adalah pelajaran sejarah yang saya selalu dapet nilai jelek kalo gak bikin contekan (Senkou no Raid), akhirnya serial pengisi nomer tiga langsung mendapat sambutan hangat karena 3 keywords berikut: tsundere oujo-sama, metafisika dan time travel. Benar-benar kombinasi yang sangat indah bagaikan siang yang cerah, kerjaan selesai dan seliter es krim coklat.

Melihat gambar promo seperti di atas, awalnya saya cuma menduga paling anime gag adaptasi dari manga 4 koma, cuma ntar joke nya lebih mengarah pada cewek seme dan cowok uke di sebuah sekolah yang bernuansa occult. Tapi ternyata saya salah. SAYA SALAH BESAR!!!

Aku tidak percaya penyihiirrrrr!!!

sepertinya ada yang semilir di bawah sana..

*suara angin berhembus*

......APAAAA?

APPPAAA???

Jika ada tiga orang yang dipertemukan dalam sebuah forum atau talkshow dan akan menghasilkan salah satu diskusi paling seru yang pernah ada, mereka adalah Suzumiya Haruhi, Ushiromiya Battler, dan Kumashiro Maya. Dijamin.

Siapa yang bikin storyboard episode dua? kenapa dia membuat adegan zoom PEDANGnya lama sekali? swt

Lindungi PEDANG anda jika anda cowok dan perlihatkan PANCHIRA anda jika anda cewek, nasihat yang bagus =w=b

Ok, sekarang coba tebak, mana yang seme dan mana yang uke 'w'

Menggebrak di luar radar setiap orang, Occult Gakuin adalah sebuah anime yang sarat referensi akan hal-hal seputar supranatural, metafisika, kosmologi, cryptozoology dan sejenisnya. Jika saya masih berada di masa-masa saat kebanyakan waktu luang, pasti saya sudah memelototi thread-thread di animesuki karena di opening klip anime ini saja sudah bertebaran banyak sekali visual yang menggoda untuk membolak-balik halaman wikipedia. Dibalut dengan karakter heroine yang membuat jiwa fanboy saya mengalami euphoria, dan chemistry yang solid diantara pasangan utamanya, personally, inilah anime yang paling saya looking forward for the next episode AS SOON AS POSSIBLE.
Read more...
 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2017. Template by DheTemplate.com. Supported by Saudagar Waifu