Sunday, April 11, 2010

Review anime baru musim semi 2010 (part 2)

7 comments
Memasuki minggu kedua dari penayangan anime musim semi, para otaku semakin dibuat kewalahan oleh serangan judul-judul baru yang berdatangan. Seperti yang kita ketahui, untuk setia kur ("musim tayang" atau periode 4 bulan, atau 13 minggu -inilah kenapa jumlah episode anime selalu kelipatan 13-) sekurang-kurangnya ada 30 judul anime baru yang siap tayang. Nah, apakah anda akan menjadi omnivora yang begitu kurang kerjaannya sampai menonton semuanya, ataukah anda adalah si pemilih yang sensi dengan diet ketat? melanjutkan postingan kemarin, berikut adalah beberapa impresi awal dari judul-judul baru musim ini.

Selanjutnya, meniru saudara gecd, saya juga hanya akan menulis drop chance tiap judulnya saja. Anime dengan drop chance tinggi, bukan berarti tidak akan diikuti, hanya saja saya tidak akan menontonnya tepat waktu, mungkin ditunda, mungkin kalau pas temen saya bilang episode sekian bagus lho dan saya akhirnya menontonnya., mungkin kalau saya pas ke tempat temen dan ikut nimbrung nonton, apapun itu yang jelas untuk anime yang drop rate nya tinggi, saya kemungkinan besar tidak akan menulis reviewnya lebih lanjut di sini.

Ah ya, sebelumnya, review dari satu-satunya anime musim kemarin yang masih tersisa.

Durarara!!!
eps 13

megane! no.. I mean.. boobs, no.. I mean, personality, ..no.. I mean.. ARGHHHH
ALL OF THEM!!

Memasuki separuh bagian akhir, DRRR!! mempunyai op dan ed baru, sekaligus menambah populasi karakter yang tadinya seabreg menjadi seabreg-abreg. Kerennya lagi, semuanya masih tetap terintegrasi dan malah semakin kompleks. Arc baru kali ini, slasher, menaikkan level guro anime ini sedikit lebih ke atas, dan sepertinya bakal memfokuskan pada Anrieeeeeeeee *jeritan histeris fanboy* kita lihat saja bakal seberapa edan jalinan kisah kasih dalam anime ini. Also, mikadoXanri doujin where?

Now, for the spring anime 2010. Mohon maaf akan ketiadaan gambar di sini, karena beberapa anime sudah keburu terdelete duluan saat flashdisk saya full ketika saya mendownload Haruhi the Movie kemarin.

Arakawa di Kolong Jembatan

Fans Anime yang sudah berpengalaman malang melintang di dunia menonton anime minimal untuk dua tahun terakhir pasti cukup tahu jika sebuah anime yang dilahirkan dari studio SHAFT membutuhkan kesigapan mental untuk menerima keWTF-an yang cukup tinggi. Sepertinya sejak beberapa tahun terakhir ini, studio yang bersangkutan telah menjadikan ke-nyeleneh-an dan ke-ora nggenah-an dalam setiap karya mereka sebagai ciri khas. Ada yang beranggapan semua itu hanya untuk memotong budget animasi atau dengan kata lain, ngirit, sementara bagi sebagian fans lainnya, animasi shaft adalah sebuah seni yang lain daripada yang lain. Saya sendiri tidak pernah selalu pro atau selalu kontra dengan karya shaft, karena memang sesuatu yang nyeleneh itu tidak selalu sreg dengan yang saya sukai.

Kembali ke Arakawa, sepertinya anime ini memang bakal ke arah parade ancur-ancuran yang totally random and abstract, dengan banyak humor dan gag yang serasa bukan berasal dari planet kita. Kombinasi antara SHAFT dengan mangaka Saint Young Man telah melahirkan hiburan seperti lomba debat antara orang-orang mabuk dengan para pasien RSJ. Hilarious, unpredictable, yet totally pointless. ..or is it? Sebagaimana setiap fans punya opini masing-masing, kisah tentang seorang pria sukses dan mapan yang tiba-tiba harus hidup di bawah kolong jembatan bercampur dengan mahluk-mahluk error yang sableng, Arakawa di mata beberapa orang akan mempunyai value dan kedalaman yang subjective. Tapi bagi saya anime ini tetap saja gajebo.
drop rate: high

Senkou no Raid
(senkou: flash, glint; jadi terjemahannya gropyokan sekelebat?)

Anime kedua dari project Anime no Chikara. Dugaan saya tidak meleset, anime ini cukup menarik, dengan plot yang lumayan serius, action yang menegangkan dan kualitas grafis serta detil background yang stabil dan tidak pedih di mata (emang sampo?). Satu-satunya yang saya tidak begitu nyambung adalah bagian sejarahnya. Sebagai cowok IPA yang dulu di sekolahan menggemari matematik dan kimia, saya paling lemah di pelajaran IPS, tepatnya geografi dan sejarah. TAPI TERUTAMA SEJARAH. Entah kenapa saya paling nggak bisa hapal nama orang, tempat, kejadian, apalagi kalau itu tidak berkaitan dengan saya secara langsung. Satu-satunya yang saya hapal adalah periode victoria dan revolusi industri, karena itu berhubungan dengan saya, erm, tepatnya fetish saya. Jadi kalau di anime ini sudah mulai bicara-bicara soal KMT dan sebangsanya, saya langsung, oh tidak, jangan ingatkan saya dengan nilai tiga di kertas ulangan dulu itu lagi. Dan sayangnya, sepertinya anime ini bakal berfokus ke sejarah dengan banyak referensi ke nama orang atau kejadian-kejadian penting, jadi ya.. saya kehilangan minat perlahan-lahan.
drop rate: medium

Kucing nyasar ketabrak!

Entah kenapa file yang saya tonton ngelag antara suara dengan gambarnya di menit kedua dan seterusnya sampai selesai. Tapi toh saya tidak menyesal sama sekali, karena di detik ke 54, ketika tokoh utama cowoknya terbangun dan mencium celana dalam, ralat, mungkin harus diperjelas, celana dalam yang sedang dalam keadaan terpakai oleh karakter ceweknya, saya sudah hilang selera (nonton, dan berganti dengan selera yang lainnya).
drop rate: 100%

Detakan Bidadari
(atau Detakan Susah, tergantung anda bisa bahasa jawa atau tidak) (eps 2)

Aroma KEY mulai tercium kembali, banyak yang berkata demikian, dan saya setuju. Meskipun tidak sepenuhnya. Bagaimanapun Jun Maeda sensei sepertinya memang belum kehilangan sentuhannya. Kombinasi dari komedi dan lelucon yang bersahabat, fanservis yang minim dan aura simpatik dan heart warming khas nakige yang merasuk ke urat nadi anda saat memasuki bagian drama, semuanya disajikan dengan pas. Untuk satu hal ini, Angel Beats mulai memberikan impresi yang lebih daripada sekedar cewek yang ingin menaklukkan tuhan (aka Suzumiya Haruhi). Meskipun demikian, yang masih membuat saya keberatan adalah settingnya di afterlife, yang membuat pertarungan menjadi kehilangan pesona survival battlenya ...wwwait, matte kudasai! entah kenapa saya merasa de javu. Dulu, duluuu sekali, sepertinya saya merasa pernah membaca sebuah review karya KEY, tentang sekelompok siswa siswi smu yang mengalami kecelakaan bis dalam perjalanan study tour, mereka akhirnya tiba di batas antara hidup dan mati, dimana mereka kemudian mengikuti sebuah game supaya bisa selamat dari kecelakaan tersebut. Entah ini Angel Beats atau bukan saya tidak tahu, karena ini sudah sangat lama sekali.
drop rate: low

PELANGI: Persaudaraan antar laki-laki
(atau kalau anda mau jadi singkatan: PErsaudaraan LAnaNG sejatI)

Beruntung saya nonton ini setelah Angel Beats. Otherwise, semua elemen di angle beats jadi terlihat dangkal. Bahkan saat saya nonton DRRR!! setelah menonton Rainbow, pikiran saya masih tetap terpaku pada betapa powerfulnya impact dari episode pertama anime ini. Seperti halnya "Sastera Biroe" dan "Iblis dalam sebuah kotak", inilah anime yang bisa anda sumpalkan ke mulut orang-orang yang beropini anime hanya untuk anak-anak, anime adalah tontonan yang dangkal, anime cuma menjual tubuh gadis-gadis virtual, dan semacamnya. Mulai dari awal hingga akhir, anime ini membius saya dengan pesona gelapnya. Dan ini bukan tipikal kegelapan fantasy yang lebay, tapi sesuatu yang membumi, mengingatkan saya dengan jaman-jaman ketika saya tergila-gila dengan manga-manga scanlation rilisan Kotonoha, seperti karya-karya milik Mohiro Kitoh atau mangaka Jiro Matsumoto. Tampil dengan sangat mencolok dibanding serial lainnya, anime ini wajib tonton jika anda adalah penikmat anime yang cerdas.
drop rate: 0%

Hakuoki Bishounen Parade

Ini adalah cerita gender bending Rurouni Kenshin, dimana Kenshin yang di sini adalah seorang cewek tanpa tanda silang di pipi dan dia bergabung dengan shinsengumi. Wakakak, nggak ding, tapi seriously karakter utama ceweknya mirip banget dengan Kenshin Himura. Kembali ke soal animenya, ya ampyuunn.. banyak cowoq2 keyenn... ngelap iler... ...mungkin begitu yang bakal saya tulis kalau saya cowok tidak normal. Tapi sayang sekali, saya cowok normal. Maksud saya dalam hal orientasi seksual, entah kalau yang lainnya. Tapi dengan mengesampingkan parade coverboys tadi, anime ini punya visual yang bagus, tidak, sangat bagus malah. Kenapa DEEN tidak membuat Umineko dengan kualitas seperti ini =_________= sebeeelllll aaarghhhhhhhhhh. Selain itu, entah kenapa saya ngakak setiap kali melihat tokoh cowok-cowoknya yang stereotype otome game, yang dengan fabulousnya lebay dan melambay. Tokoh ceweknya sendiri kalau saya bilang sangat tipikal sih, tapi sepertinya majority otaku malah suka dengan cewek uke seperti dia. Jadi ini anime persahabatan antara otaku dan fujoshi? Tapi saya tetap mengikuti anime ini, toh dari opening dan endingnya, ke depannya sepertinya akan ada character cewek yang sesuai selera saya. Also, good job for animating that bondage scene, DEEN. I hope the message would be delivered to this anime target audience. OH YEAHH Subliminal message FTW!!
drop rate: low

Yang mulia maid
(eps 2)

Awesommmm!! Seperti yang sering saya tulis, saya suka drama, dan shoujo itu drama, tapi kebanyakan shoujo drama dan karakternya standar. Tapi serial yang satu ini cukup unik. Tidak cuma referensi shounen, tapi bahkan otaku juga ada di dalamnya. Tapi bukan itu juga daya tarik utamanya. Maid-sama benar-benar jujur dan tidak memihak. Biasanya shoujo yang klise memasang tokoh utama cewek yang sangat biasa yang akhirnya mendapat tokoh utama cowok yang sangat luar biasa. Tapi di sini, setiap karakter punya balance. Cowok dan ceweknya ada kekurangan dan kelebihan masing-masing. Ada adegan dimana saya akan ber "walaahhh.. yah, namanya cewek tetap saja cewek.." dan di adegan lainnya saya ber "wakakak, ya mau gimana lagi, kita kan cowok. Sekali cowok ya tetap saja cowok" In conclusion, anime ini sepertinya memang harus dikasih tambahan sub judul "petunjuk bagaimana memahami pasangan lawan jenis anda".
drop rate: 0%

Moeblob season 2

Sebenarnya saya merasa tidak berhak memposting review anime ini, karena season satunya saja saya tidak ngikutin, hanya kadang nimbrung nonton kalau pas main ke tempat temen dan yang si empunya kamar sedang menonton. Jadi yang saya tulis adalah impresi opening dan endingnya saja.

yo!
yo! *main gitar*
lagu baru ya?
yo'i, coy
kayaknya keren, dari awal dunk, pengen denger gw
oke bro *main gitar*
gilaaa... keren, men. mantap, men, sumpah!
yo'a..
coba pake vocal sekarang
gak masalah

a..

HENTIKAAAAAAAAAAAAAAAAAANNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN!!!

untunglah lagu endingnya lebih bersahabat. lagu openingnya bagus aransemennya, cuma ya itu, suara vokalis moeblob.. aduh, mak. visual endingnya juga keren banget, meskipun saya tidak dong itu siapa yang tambahan karakter di endingnya (is that Mio? like, there are two Mios? oh whatever, she's hottt!!!!!


Lalu masih ada SD Gandum romance three kngdom, tapi saya bingung mau nulis gimana, kejadian nyata: saya dan temen saya melongo waktu nonton episode 1 nya. Juga Hime chen! Otogi Chicks idol, serial yang seperti persilangan antara shugo chara dengan the idol m@ster. Saya nonton ini (tapi entah bakal ngikutin atau nggak) karena salah satu fairytale princess nya adalah Kaguya-hime. Tapi soal ini tidak akan diblog lebih lanjut karena tidak begtu signifikan untuk penonton anime umumnya dan lebih berguna bagi saya sebagai bahan verbal sparring antara saya dengan seseorang yang mengaku reinkarnasi ke tujuh ratus tujuh dari Nayotake no Kaguya himesama (pfttt, Kaguya hime can't sing and dance, kaguya-hime sukz baad XDD)

That's it. Dengan mengesampingkan House of The Five Leaves dan Yojo-han Shinwa taikei yang belum keluar, berarti ada 4 judul yang saya positif ikuti. RAINBOW Nisha Rokubou no Shichinin, Kaichou wa Maid-sama, Angel Beats, dan Hakuoki Shinsengumi.

Special:

Haiyoru! Nyaru-Ani

OVA 18 menit ini mungkin akan lepas dari radar anda, terutama jika anda hanya mengecek anime tv series. Saya juga hampir melewatkan anime flash yang luar biasa konyol ini jika temen saya tidak mendownloadnya. Diadaptasi dari light novel, tokoh utama bishoujo anime ini adalah moefikasi dari dewa-dewa setan dari mitos horror Ctulhu (ya, anda tidak salah dengar, dan jika anda tidak tahu apa itu ctulhu lebih baik tidak menggoogle nya). Awalnya saya sempat skeptis dengan konsepnya, tapi ternyata lumayan bikin ngakak. Mirip dengan Fireball, anime ini penuh dengan verbal sparring yang romantis, konyol, wtf dan.. ah pokoknya kalau anda doyan dengan verbal sparring, OVA ini recommended sangat. Coba saja cari di animetake atau sebangsanya, mungkin ada direct downloadnya.

7 comments:

zetsudou sougi said...

Haiyoru keren juga
cowoknya sadis!!!!asal nancep garpu:mimisan:
untung LN nya dah punya...

Neohybrid_kai said...

kalo saya bilang sih tidak sadis-sadis amat, lha wong ceweknya nyarlatothep, bisa dibilang itu boke dan tsukkomi tapi harisennya diganti garpu

kalau buat saya sih dialog2 di nyaru-ani itu romantis, ahaha

Fallendevil said...

tentu saja :swt: though I didn't give them a chance.

Kok Selty gak di review,I was so AWWWWWWWWW. Gadis tanpa kepala takut dengan polisi...

Daripada itu saya kaget anda nggak ngeh sama Nino-san dan Kappa :panda: it was good laugh :sepi:

kebo-chan desuuuuuuuuu~ said...

ini kebo ~~

btw, ngerasa ada yang mirip gak antara umineko episode 11 ama angel beats episod 2??

di scene jam lho XD
liat deh.... kalo bisa bikin comparisasion-nya XD *plak*

meskipun itu adalah adegan yang ooooooh sooooo draaamaaaatiiiiiiiiiic tapi tetep aja komentar saya "wah, umineko ala KEY XD"

kirayume said...

mampir lagi~ ^^
pas nonton angel beats! eps 2 saya jadi inget laser beam yang ada di film resident evil pertama. tapi untung ga liat adegan sadis. >.<

arakawa emang gila dan gaje banget ceritanya, tapi sepertinya ada yang kurang greget nih biarpun ceritanya seperti itu.

Neohybrid_kai said...

@fd:
ah, anda ternyata suka adegan itu, lol
iya sih, biarpun saya nggak begitu kena (saya bener-bener nggak bisa kena charm nya celty) tapi scene dimana cewek powerful kelihatan weakness nya untuk sesaat memang moe XD~~

@kebo:
walah, ya sama2 guro sih

@kirayume:
welcome, lho anda nggak suka adegan sadis kok main RE?
arakawa lucu sih kalau saya bilang, tapi karena terlalu random jadi saya juga butuh waktu yang pas bat nonton

kirayume said...

maksud saya bukan gamenya tapi filmnya. kan ada adegan kayak gitu. XD~

Oh ya, Kida Masaomi di DRRR! eps 13 ngomong 'ero' terus. hehehe....^^

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime