Monday, March 29, 2010

Translasi Lagu BAYLEBAYLEBAY Embah Ushiromiya Kinzo

0 comments
Sebelumnya, saya mohon maaf karena minggu ini tidak ada recap. Yang terjadi adalah, seperti biasa setiap akhir pesan saya menjadi butler diri sendiri alias beres-beres kamar. Nah, saat berberes itu, tiba-tiba terpikir kenapa tidak sekalian membereskan isi lemari? dan saat merapikan isi lemari, ibu saya yang melihat mengusulkan untuk mengganti saya lemari saya yang chibi dengan lemari berukuran lebih besar yang cuma dipakai untuk menumpuk pakaian-pakaian yang jarang dipakai. Alasannya, karena di kamar saya banyak barang-barang yang tersebar di lantai, meja dan kolong meja. Dengan lemari yang lebih besar minimal barang-barang tersebut bisa dimasukkan dalam lemari. Sebelumnya saya luruskan pandangan anda dulu. Kamar saya tidak berantakan, hanya saja karena sempit dan banyak barang bertumpukan, walaupun sudah diatur, jadi kelihatannya padat. NAH, saat saya hendak mengeksekusi rencana tersebut, tiba-tiba kepikiran. Kenapa tidak sekalian mengganti layout ruangan? Kenapa tidak sekalian memindah rak? Kenapa tidak sekalian mencopot beberapa poster? Kenapa...

...pada akhirnya kamar saya mengalami perubahan yang cukup signifikan dan membuat pemiliknya sampe sekarang masih mengagumi layout yang baru (mungkin kapan-kapan akan saya foto XD) Tapi sebagai bayarannya, ketika menjelang jam 6 semuanya selesai, HP saya drop tanpa saya sadari saya ketiduran jam 7 dan baru bangun 13 jam berikutnya. Banzai~ \('w')/

Ok, enough with the diary. Langsung saja, ini adalah translasi lagu dari coupling song Ending Umineko no Naku Koro ni yang berjudul Souseiden, tapi lebih sering dikenal dengan BAY LEBAY LEBAY. Dinyanyikan oleh JIMANG dengan suara khas ala mbahe alias Eyang Kinzo, temen saya bilang lagu ini lebih edan daripada lagu endingnya. Dan setelah saya dibantu temen saya nyoba nerjemahin, ternyata LAGUNE PANCEN EDAN TENAN!!

Singlenya bisa anda download di sini.

Apakah anda siap? ok, liriknya jepangnya dulu.

mbahe di era kejayaannya

Souseiden

saa mezase akogareta ougonkyou
sono jihi fukaki sarumanimo yurusareru
ashuradou maishin suru boys and girls
saa sa mawari hajimeta roulette

aka to kuro shosha ni ha ougon to gyokuza
kiseki o tsukamitore I love it!!

nigeba no nai nigeba no nai
inochigakeno gamble takeru takeru
noruka soruka sink or swim i will try
sabikaketa bible tagiru tagiru

saa hajimeyou majikogareta death game
sono jihi o kou kouganmo batsu sareru
sara ni shikabane ni narisona boys and girls
saasa meguri hajimeta roulette

jiyuu to douri shosha ni ha yokubou kenryoku
kiseki o kasumetore i dig it

ikiba no nai ikiba no nai
inochi ga ugomeku aseru aseru
yaruka yarareruka sink or swim i will try
hokorikaketa battle tagiru tagiru

aa kono ikita akashi o itoshii kimi eto sasagu

gira gira na gira gira inochi ga yomigaeru sakebu sakebu
toruka torareruka sink or swin i will try
mirai kaketa revolution
tagiru tagiru tagiru realize

Sekarang, terjemahannya. Ingat anda harus membaca sambil mendengarkan lagunya untuk experience yang maksimal. Dan untuk lebih maksimal lagi, anda harus IKUT BERNYANYI!!

mbahe saat masih TK

BAY LEBAY LEBAY
lirik: mbahe
vokal" mbahe


Di awali dengan suara cello dan piano yang menyayat mendayu-dayu... ohh.. suN6uH b3TaP4 Al4Ynx.. anda harus meresapi bagian ini.. resapi.. dengarkann...

Lalu terdengar suara ominous latin chanting choir dari para cewek 'Aaa aaa aa aaa... ' yah karena bgm latin chanting memang selalu membuat adegan menjadi lebay, choir cowoknya memprotes dengan menyanyi

bay lebay lebay, kok malah bawa gayung?
bay lebay lebay, kok malah bawa kalung?

bay lebay lebay, lho mau pulang kampung?

ha? hahaha mo kemana lo, say?


Ayo kita menuju negeri emas yang kita impikan!!
(di negeri emas, pajaknya tidak dikorupsi!!)
Tak masalah jika memakai cara meniru sekalipun*
(bung, pala saya dua, bung, pala saya dua) nah kan, udah mulai mabok
Marilah kita maju di jalan kehancuran, boys n girls!
(bung, baca kamasutra? bung, baca kamasutra?)
Ayo ayo roletnya sudah mulai berputar!
(bung, saya tambah soma! bung, saya tambah soma!)

Merah dan hitam, yang menang dapet emas dan kekuasaan
Ayo kita mencoba meraih keajaiban! I LOVE IT!!!

(mbahnya mencet tombol 'like' di FB)

bay lebay lebay, bung ayo mangan balung (jawa: makan tulang)!

Tak ada jalan keluar, tak ada jalan keluaarrr!!
Berjudi dengan taruhan nyawa, AYO PASANG!! PASAAANGGG!!!
Ambil atau pass!! Renang atau kelelep!!!


Bible yang remuk, panas! panaass!
** (wakakak, benar-benar lagu setan tenan)

Sadarlah!! (apanya?)

Bay lebay lebay, kok malah mau nyemplung?
Bay lebay lebay, kok bawa-bawa kangkung?
Bay lebay lebay, kok malah tambah bingung?

ha? hahaha mo kemana lo, say?

Ayo kita mulai game yang dinanti-nanti: DEATH GAME!
Yang meminta kemurahan hati tidak akan diampuni!
Apalagi kalo dia sudah hampir jadi mayat, boys n girls!
Ayo ayo roletnya sudah mulai berputar!


Kalau kau menang, akan mendapat kebebasan! tahta! wanita!
Ayo kita coba mencuri keajaiban! I DIG IT!!!


Tak bisa lari!! kau tak bisa lariii!!!
Nyawamu sudah diujung tanduk! cepat lakukan!! cepaaaat!!

Bunuh atau dibunuh!!! renang atau tenggelam!!!!

Ini adalah pertempuran demi harga diri! mendidih! mendidiiihhhh!!


Sadarlah!!! (apanya?)

lalu masuk ke bagian ha hi ho yang sangat gaje
ha hi ha ho
ha hi hi ha ho ha
di belakang mbahnya ngomong apa gak jelas, sepertinya memang benar kata bro gecd kalo lagu ini dinyanyikan mbahe yang lagi ngaduk ramuan sihir sambil maen judi dan minum arak (sambil dengerin radio yang muter lagu "mabok lagi.... ah, judi lagi... ah ah.. serr" mabok dan judi, yang berakhir dengan kesurupan. Sangat Umineko!! wakakaka)

lalu musiknya melemah, masuk ke bagian choir aaaaaaa aaaaa aaaaa~~~~
di bagian ini mbahe berpuisi

aah... bukti bahwa aku hidup ini,
kupersembahkan hanya untuk dirimu, sayangquuww
***
(BAY LEBAY LEBAY!!! beuh, ntar kalah NGGANTUNG!)

(lol lebaayyyyyyyyyyy)

Bersuka riaa!!! bersukaaaa citaaaa!!!
Nyawaku bisa balik lagi, tereaakk!! tereaaakkk!!!
****
Menjarah atau dijarah!! Renang atau kelelep!!!

Revolusi yang mempertaruhkan masa depan!

Bakar! Bakaaaar!! Bakaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrr!!!!!!!!!!!!!!1


SADARLAH!!!*****

Bay lebay lebay, lho malah bawa sarung

Bay lebay lebay, lho malah bawa dadung (jawa: tali)

B
ay lebay lebay, lho malah arep nggantung (arep: mau)
Bay, lo emang lebay lebay


Seperti biasanya, kita masuk ke bagian pembahasan

mbahe saat di SMU

* Sarumani: Monkey see Monkey do
Ungkapan bijak Monkey See, Monkey Do sering digunakan untuk menggambarkan keterjebakan manusia dalam melakukan suatu hal tanpa memahami esensinya. Sikap terjebak dalam circular mill atau monkey see, monkey do bisa saja bermakna positif kalau diterapkan dalam jangka pendek. Namun hal ini akan sangat berbahaya bila dilakukan terus menerus, karena kita dapat terjebak pada sebuah kekosongan aksi, pandangan jangka pendek, dan kurangnya visi. Akibatnya kita hanya akan menjadi bangsa pengikut dan peniru. (sumber)
Di dalam lagu ini, sarumanimo yurusareru maksudnya masa bodoh kalaupun kau mau pakai cara tiru-tiru seperti monyet, menang ya menang, kalah ya kalah.

** Takeru artinya mendidih. Di sini maksudnya bisa bermacam-macam tergantung konteksnya. Di yang pertama, bible, mungkin mbahe kepanasan (atau dia malah mbakar bible?). Di yang kedua, harga diri, jelas tentang semangat. Dan yang ketiga, revolusi, mendidih maksudnya anarki?

*** ini benar-benar asli dari liriknya sudah lebay, bukan terjemahan saya. Tentu saja yang saya maksud lebay di sini adalah puitis. Itoshii kimi e to sasagu; kupersembahkan untuk dirimu tersayang.

**** inochi ga yomigaeru. mungkin mbahe menang di ronde ini, jadi serasa nyawanya kembali. atau mungkin referensi ke golden witch, BEYATORIICCHIEEEEEE.

***** realize!!! kenapa kata ini diucapkan tiga kali? dan penempatannya sepertinya nggak nyambung. Mungkin saya terlalu berpikir jauh, tapi yang dimaksud realize di sini bisa jadi artinya.. bertobatlah. Ironisme adalah salah satu pesona dan kekhasan Umineko bukan?

In conclusion, sepertinya lagu ini memang benar-benar melukiskan mbahe. Bisa dibilang sangat cocok untuk jadi character songnya malah. Anda bisa merasakan tense dan desperation beliau di lagu ini. Waktu mepet, anda tidak punya apa-apa, anda butuh banyak apa-apa. Semua orang berharap pada anda (saya menulis soal beliau di masa muda). Keluarga anda diambang kehancuran. Anda adalah anak laki-laki yang terpilih sebagai penerus yang harus mengemban tugas (kalau tidak mau dibilang dibebani) menyelamatkan keluarga anda (mungkin karena ini juga mbahe tidak mau memilih pewaris perempuan). Jalan keluar apa yang paling mudah dan cepat? tentu saja dengan bertaruh. Dan kesempatan untuk bertaruh itu ada. Ingat, bukan cuma kejahatan tapi SEMUA HAL bisa terjadi jika ada kesempatan! Tapi seperti yang saya harap anda sudah sadar, ini umineko, dimana kita diberi contoh yang tidak untuk ditiru. Anda mau bernasib seperti mbahe yang jadi steak (nyanyi lagu jowo: e lhadalah... simbahe diobong! diobong! diobong!).

Btw saya jadi dapet ide sehubungan dengan lagu ini. Ok, mungkin beberapa hari lagi kalian bisa lihat apa yang saya maksudkan.

Read more...

Tuesday, March 23, 2010

Pemutaran Summer Wars: OMAKE

1 comments
Halo, buat kalian yang pertama kali datang ke blog ini, saya ucapkan selamat datang ('w')/ silahkan melihat-lihat isi blog ini. Tapi harap diingat jika scope blog ini sangat luas (meskipun semuanya masih berkaitan dengan anime/manga) jadi anda mungkin akan menemukan banyak benda-benda wtf di sini :3 (ps: jika anda sensitif dengan ecchi, jangan dekat-dekat dengan keyword 'susu').

Baiklah, kita masuk saja ke topic utama

SUMMER WARS

Anda tentu sudah menonton best anime movie 2009 ini (apa? belum? kemana saja anda? 'w') baik pas pemutaran kemarin atau menonton sendirian. Kalau di mata saya, Summer Wars punya power yang kuat karena sebagai anime yang punya soul anime non mainstream, movie ini berhasil mendapat tempat paling atas. Kenapa saya bilang punya soul yang non mainstream banget? sebenarnya jika dilihat-lihat, ada banyak elemen dari Summer Wars yang lebih sering kita jumpai dalam anime-anime non mainstream. Mulai dari tokoh utamanya yang 'uke' (er.. apa istilah umumnya ya?), indesicive dan kalem (bandingkan dengan tipikal tokoh utama shounen yang BERSEMANGAT DAN MEMBARAA!!), lalu settingnya yang sarat dengan referensi online dan teknologi, juga ada yang nyadar kalau bagaimana Kenji bisa dekat dengan Natsuki awalnya karena a matter of luck seperti di bishoujo anime? Dan terakhir tentu saja adegan henshin nya Natsuki yang sangat MOEEEEEEEEEEE ala mahou shoujo. Itu semua lebih sering anda temui di anime non mainstream. Saya dapat feeling kalau Bungaku Shoujo nanti juga akan punya rasa yang sama, meskipun tidak sekuat Summer Wars. Kita lihat saja bulan Mei mendatang.

Baiklah, sekarang kita menuju ke bagian omake atau bonus

::FACTS::

Staff
Sutradara: Mamoru Hosoda
Toki wo Kakeru Shoujo
Digimon The Movie
Digimon Adventure The Movie: Bokura no War Game
One Piece Movie 6
Superflat Monogram
First Love

Character Design: Yoshiyuki Sadamoto
Toki wo Kakeru Shoujo
Neon Genesis Evangelion
.Hack Series

Art Director: Youji Takeshige
Toki wo Kakeru Shoujo
The Cats Return
Gedo Senki
Tonari no Totoro
Only Yesterday
Howls's Moving Castle
Spirited Away
Pom Poko
Ponyo on the cliff by The Sea
Porco Rosso
Mononoke Hime

Script Writer: Satoko Okudera
Toki wo Kakeru Shoujo
Miyori no Mori

Music: Akihiko Matsumoto
Black Jack
One Outs

Award
1) the 9th Annual Tokyo International Anime Fair
Best Director: Mamoru Hosoda
Best Original Story: Mamoru Hosoda
Best Screenplay: Satoko Okudera (script writer)
Best Art Direction: Youji Takeshige
Best Character Design: Yoshiyuki Sadamoto
Domestic Feature Film category
Animation of The Year 2009
2) the 33rd Japan Academy Prizes (Academy Award nya Jepang): Animation of The Year
3) the 15th Annual AMD Awards: Award of Excellence
4) the 64th Annual Mainichi Film Awards: Animation film Award
5) the 13th Japan Media Arts Festival Awards: Grand Prize of Animation division
6) the 24th Digital Content Grand Prix: Digital Content Award

Serta meraih penghargaan khusus Art Encouragement Prizes dari Minister of Education, Culture, Sports, Science, and Technology (MEXT).

::Subtitle::

Subs indo untuk Summer Wars yang kemarin dipakai untuk pemutaran bisa didownload di sini.
Credit:
Translator: Fallen Devil
Editor: Saya sendiri :3
Encoder: Faiz
Note: compatible dengan RAW versi QTS.

Jika anda berminat, anda bisa mendownload subtitle indo untuk anime yang lain dengan mengklik tab LASKAR SOS di bagian atas site ini.

::PV::

Semua PV yang kemarin diputar sebelum pemutaran bisa anda lihat di channel youtube Laskar SOS.

On second thought, saya pasang di sini aja sekalian :3 Tapi anda juga bisa mengecek link di atas untuk rilis-rilis yang lainnya.










Oh iya, harusnya PV mulai diputar ketika pengunjung mulai datang dan masuk ruangan, bukan sesaat sebelum film dimulai, jadi tidak terasa lama seperti kemarin, gomennasai :p

::Interview::

Anda bisa membaca wawancara ANN dengan Mamoru Hosoda saat beliau menghadiri promosi rilis film ini di Singapore Desember tahun lalu di sini. Di situ anda bisa menemukan fakta-fakta menarik, misalnya Mamoru Hosoda ternyata membuat Summer Wars setelah beliau menikah, dan bagaimana beliau menjelaskan pernikahan beliau mempengaruhi banyak elemen di Summer Wars (tidak seperti Toki wo Kakeru Shoujo yang merupakan adaptasi dari novel, Summer Wars murni dari karya beliau). Atau tentang perbedaan gaya online orang Jepang dengan orang barat, dan masih banyak lagi. Sangat menarik untuk disimak.

::Music::

OSTnya bisa anda download di sini.
Kalau tracklistnya masih bahasa jepang, anda bisa me rename nya dengan panduan ini

1. Kasou Toshi Oz
2. Overture of the Summer Wars
3. Jinnouchi Ke
4. Wabisuke
5. 2056
6. Yukaihan
7. King Kazma
8. Kenji1
9. Sakae No Katsuyaku
10. Jinnouchi Ke No Danketsu
11. Sentou Futatabi
12. Houkai
13. Tegami
14. Minna No Yuuki
15. 1 Oku 5 Senman No Kiseki
16. Saigo No Kiki
17. The Summer Wars
18. Happy End

Single Ending Songnya bisa anda download di sini.
Atau mirror Megaupload nya.

Selamat mendownload dan stay tune untuk update selanjutnya, petunjuk bermain Koi-Koi! ('w')/
Read more...

Sunday, March 21, 2010

Recap anime yang ditonton minggu ini (part 2)

8 comments
Eto.. saya sebenarnya tidak ingin postingan ini mengganggu konsentrasi anda, kalangan pembaca yang mewakili demografi dari peserta UN (ah, UN.. how nostalgic.. lebay+1), maksud saya, bukankah kupu-kupu yang mengepakkan sayap di Cina bisa mengakibatkan badai di Amerika? Hm.. coba jaman dulu ada istilah lebay ya, pasti yang bikin pepatah ini sudah dicap lebay sama temennya, lololol. Oh well. Anyway, kalo saya pribadi, saya pikir yang menentukan bukan apa yang anda lakukan malam ini. Tapi apa yang anda lakukan selama malam-malam sebelumnya.

Kita analogikan saja dengan cewek bishoujo game (kalo pake cewek ntar pembaca yang perempuan merasa terdiskriminasi) Jika anda bermain galge dan membuat pilihan yang tepat sepanjang cerita, maka pada pilihan terakhir bisa dipastikan beban anda tidak terlalu berat. Namun jika dari awal anda sudah ngaco maka menjelang hari H anda akan mengalami mental attack yang akan berpengaruh pada hasil anda. Kecuali, tentu saja, jika anda berharap pada keajaiban *melirik ke arah witch of miracle sambil menahan ketawa*

That being said, marilah kita melaju ke lanjutan dari postingan sebelumnya. Yaitu segment tanya jawab. Mari kita panggil saja narasumber kita, pakar susu favorit kita semua, profesor Shasha beserta rekannya ahli klenik dan perdukunan Ushiromiya Batoraa!!

*tepuk tangan audience*

Profesor Shasha, bagaimana kabar anda?

Baik, apakah anda suka susu?

Wah pertanyaannya itu lagi, ya tentu saja prof. Bahkan sama seperti prof, saya sekarang minum dua!

Ya ya, itu bagus. Tapi sebaiknya anda jangan mengkonsumsi lebih dari itu.

Tidak boleh? kenapa prof? memangnya bisa mengkonsumsi lebih dari dua? kan susunya cuma dua.

Hahaha, anda ini bisa saja. Nah itu tema yang akan kita bahas kali ini.

Hoo, okelah kalo begitu. Sekarang kita tanya pada prof kita yang satu lagi. Apa kabar, prof Batora?

Baik, baik. Apakah anda percaya penyihir?

Wah memang beda profesor pertanyaannya juga beda ya. Kalau penyihir saya tidak begitu percaya sih prof. Memangnya ada ya?

Ya, dulu saya juga tidak percaya. Tapi ternyata, istri saya sendiri adalah penyihir.

Istri prof penyihir?

Ya, dia penyihir emas, namanya BEYATOORIIICCCHEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

Siapa prof?

BEYATOORIIICCCHEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

Harus pake tereak gitu ya prof nyebut namanya?

Oh iya dong. BEYATT_____

Sudah prof, sudah cukup. Ngomong-ngomong kenapa kok namanya penyihir emas? kenapa bukan penyihir embak? istri prof kan wanita tho? atau jangan-jangan prof...

... wah kelewatan ini yang bikin script. Kenapa penyihir emas? itu karena rokok yang ada di pipanya.

Rokoknya kenapa prof?

Rokoknya merek jarum tujuh emas! Puass??

Hoo... bener juga ya, stakesnya kan ada tujuh ya prof.

Ya, begitulah.


Baiklah, kita kembali ke prof Shasha lagi. Prof, kenapa tadi prof bilang kalau tidak baik mengkonsumsi terlalu banyak susu.

Ya, jika anda masih pemula, tidak disarankan untuk mengkonsumsi susu lebih dari yang bisa tubuh anda terima.

Dan jika kita masih tetap mengkonsumsinya?

Anda akan mengalami apa yang disebut OVERDOSIS SUSU.

Overdosis susu?

Benar. Contoh ekstrimnya misalnya ini. Slide show please.

Seperti yang bisa anda lihat, orang ini mengkonsumsi susu secara berlebihan. Tidak hanya itu, susu yang dia konsumsi adalah susu grade A (keterangan: grade susu berbanding terbalik dengan ukuran). Susu jenis ini seharusnya dikonsumsi sehari sekali, yaitu sebelum 'tidur'. Atau maksimal dua kali sehari.

Kayaknya enak ya prof, saya juga jadi kepingin
Ya, awalnya memang kelihatan enak...

Wah, dia overflowing with power, prof!
Ya, tentu saja. Itu karena kualitas susu yang dia konsumsi. Tapi jika diteruskan...

Nah, bisa anda lihat dia mulai mabok susu. Dan akhirnya...

Waoowww, mengerikaan. Bisa berdarah-darah gitu ya prof? sereemmm.

Sebenarnya sih tidak juga, dalam artian tidak semuanya serem. Coba lihat yang ini. Next picture, please.

Wah siapa itu prof? Kok tampangnya seperti itu.

Itu wujud fisik kemesuman seorang cowok yang telah termaterialisasi. Tapi yang ini masih level rendahan.

Hoo... lalu apa yang sedang dia lakukan prof? kenapa dia pegang gunting?

Lihat saja sendiri. Next pic!

Oohh.. ternyata gunting bisa dipake buat begitu ya prof? saya kira gunting cuma bisa buat bikin papercraft.

Kenapa dia prof?

Jantungnya tidak kuat memompa aliran darah ke otak.

OHWooooooooowww, banjir, prof.

Ya, jika anda masih cupu, memang bisa begitu. Apalagi jika tidak memakai pembalut. Tapi kalau ini masih bisa tertolong. Lihat, bahkan dia masih bisa mengepel mimisannya sendiri di lantai.

Hebat juga ya. Tapi prof, itu kan kalau dia laki-laki. Bagaimana jika perempuan? apakah ada efeknya juga?

Ah, ya. Soal itu biar prof Batora yang akan menjawabnya. Silahkan, bro.

Ya. Jadi begini. Dulu istri saya BEYATOORIIICCCHEEEEEEEEEEEEEEEEE juga suka minum susu. Anda tau susu yang iklannya seperti gambar komik di xkcd?

Oh, tau. tau. Kenapa dengan itu prof?

Dulu fotonya seperti ini. Pic pls!

Batora: Tak gendong kemana-mana. Daripada kamu naik pesawat mending tak gendong tho, enak tho? asik tho? Ayo mau kemana, BEYATOORIIICCCHEEEEEEEEEEEEEEEEE?
Beato: Maw ke benua Atlantis!
Batora: He? di mana itu?

Nah, tapi setelah terlalu banyak mengkonsumsi susu, dia jadi overdosis susu.

Ooh begitu. Tapi bukannya dari dulu susunya sudah over?

Itu beda. Yang saya maksud sekarang BEYATOORIIICCCHEEEEEEEEEEEEEEEEE jadi tambah ndut.

No pic = hoax, prof.

Ya ya, ini fotonya.

Batora: Tak gend-- uhh.. Sayang, kok kayaknya kamu sekarang tambah berat yah?
Beato: aah, Sayang, bukan beratq yang naik, tp konstanta percepatan gravitasi area ini yang tinggi, kalau massa jenisku kan masi tetap sama.
Batora: ...hmm istri yang pintar.

Penyihir itu emang pada pinter ngetroll ya prof?

Ya, itu memang resiko kalau anda punya istri atau pacar penyihir. Tapi tidak apa-apa, saya sudah terlanjur cinta. Seperti lagu.. aku cinta dia, mak.. aku sayang dia, mak.. jreng jreng jrengg..

err.. Prof? kita lagi siaran langsung.

oups, *berdehem* erhm.. ya, pokoknya, tetap saja saya tidak mau keadaan itu berlanjut terus-terusan.

Lalu bagaimana prof? apa ada solusinya?

Ya, tentu saja anda harus mengurangi konsumsi susu, lalu rajin-rajinlah berolah raga, dan ,untuk mempercepat dan mempermudah proses itu...

Adalah?

MEMPERKENALKAN, produk terbaru dari Ushiromiya Research Facility; Teh cap Kepala Mbahe.

Teh ini diracik dari teh yang umurnya sudah ratusan tahun dan hanya tumbuh di pegunungan selatan (maksudnya gunung kidul?) dan setiap proses peracikannya dilakukan manual dengan tangan. Ya, dengan tangan, bukan dengan kaki.

Mari kita dengarkan testimoni dari salah satu pemakai.

Dulu saya merasa tidak pede dengan berat saya yang saya rasa tidak ideal. Saya masih ingin lebih kurus lagi. Lalu saya meminum Teh cap Kepala Mbahe yang mengandung sari teh alami yang telah berusia ratusan tahun. Setelah minumnya tiga (puluh) kali sehari selama satu minggu, berat saya akhirnya turun dengan drastis. Mungkin gara-gara olahraga karena jadi sering bolak-balik ke kamar mandi apa ya? Anyway, lihatlah foto saya yang sekarang.

Begitu kurus dan langsing, sungguh mengagumkan bukan?

Waow, benar-benar sangat efektif untuk melangsingkan badan!

Tentu saja. Produk dari Ushiromiya gitu loch.

Lalu selain itu, apalagi keunggulan dari teh cap kepala mbahe ini, prof?

Ya, selain dapat diminum oleh siapa saja, anak-anak dan orang dewasa, teh ini juga tidak menimbulkan rasa kantuk, sehingga anda dapat tetap beraktivitas seperti biasa.

Hebat sekali!

Tentu saja.

Selain itu, teh ini juga cocok untuk teman makan gorengan.

Wow.

Dan untuk hasil yang maksimal, kami menyarankan gorengan dari Ushiromiya research facility. Gorengan Krauss Krauss.

Gorengan ini diberi nama sesuai dengan penciptanya, Ushiromiya Krauss. Bersama dengan istri dan anak perempuannya, mereka telah memulai bisnis gorengan ini sejak tahun lalu. Hanya dalam waktu singkat, gorengan ini telah terkenal bahkan hingga ke negeri sihir. Sebentar, akan saya panggil ronove. Nop! Ronop!

*keluar kupu-kupu emas nan lebay*

Ya ndoro?

Beritahu mereka pendapatmu tentang gorengan Krauss Krauss sebagai chef nomer satu di dunia lain.

Ya, gorengan krauss krauss ini memiliki rasa yang distinctive, dengan kelezatan sensational dan taste yang so crispy. Apalagi jika anda memakannya dengan red pepper dan iced tea cap kepala mbahe.

Wah bahasanya susah, tapi kalo istilahnya udah kebarat-baratan gitu pasti ditanggung enak lah ya prof? kan gaul gitu deh.

Tentu saja.

Baiklah, akan saya coba kalau begitu. Tapi bagaimana kalo saya overdosis minum teh itu dan jadi kaya si beatrong tadi?

Ah itu gampang. Kan anda tinggal minum susu lagi.

Ooh.. iya juga ya. Nah bagaimana dengan anda, pembaca sekalian? Tentunya anda tertarik untuk mencoba produk baru dari Ushiromiya Center bukan? Tapi ingat ya, kita hanya menjual teh cap kepala mbahe saja. Kalau untuk susu yang grade A tadi, kita tidak jual karena kita tidak punya. Kalaupun kita punya pasti bakal dibeli sama penulis blog ini duluan.

Oke, sampai jumpa di acara bincang-bincang selanjutnya~
Read more...

Recap anime yang ditonton minggu ini

8 comments
Yeap, kita berjumpa lagi di review anime mingguan, Ikemasen, Ojou-sama! Minggu ini, kita sekali lagi, kedatangan tamu special yang tentunya sudah tidak asing lagi dengan anda semua, seorang pakar yang meskipun masih sangat muda namun sudah begitu ahli di bidangnya.. lololol, jangan ketawa dulu, karena bukan cuma beliau saja namun kami juga mengundang satu orang lagi! kita akan berbincang-bincang dengan mereka setelah review berikut ini.

Okamingapusi
eps 11 TAMAT

Masih belum tamat sebenarnya, tapi melihat dari episode berikutnya yang kemungkinan cuma jayus-jayusan, bisa dibilang plot Okamingapusi berakhir di episode ini. Anyway, anime ini benar-benar gatot. Bukan nama orang, tapi kependekan dari gagal total alias FAIL HARD. Saya benar-benar tidak habis pikir, bagaimana mungkin ini cerita bikinan suhu Ryukishi-07 yang terkenal. Mulai dari plot device, premis, sampai pengeksekusiannya, semua bikin saya muka palem alias facepalm.

Bandingkan. Orang ini, meskipun sama-sama membaca surat dan habis itu ketawa, tapi dia tidak memakai Marident. Akibatnya dia ketawa dengan garing.


Mana ekspresinya? ketawa itu seharusnya...

SEPERTI INI!!!!!!!!!!!!!!
Ngyakakakakakakakakakakkkkkkkk.wav


Adegan ini juga.


Seharusnya adegan seperti ini, jika dipasang pada plot yang benar maka emosi penontonnya akan jadi NOOOOoooooo!!!1111 OHTIDDAAAKKKKKKK!!!!!! SHI_________________ dan anda akan lebay. Tapi saya dan teman-teman waktu menonton adegan klimaks ini, malah pada ngakak semua. Haah? What? LOOOOOOOOOLLLLLL. Sama sekali tidak dramatis, sama sekali tidak menyentuh. Malah terkesan maksa. Apalagi endingnya. Pada akhirnya semua temen-temen otaku saya yang menonton anime ini akhirnya setuju dengan suara bulat kalo anime ini memang tidak bermutu.

DRRRRR!!!
eps 11

Nah, kalo ini baru namanya contoh troll sejati. Seperti iklan rokok, troll yang seja~ti~ mentroll dengan ha~ti~ jreng jreng jreng *lagu bgm dangdut*

Pake hape gw, kirim sms ke satu nomer gratis sms ke SEMUA orang sekota!!!

Dan seakan-akan kurang mantep impactnya, episode ini memasang cameo Baccano tepat pada adegan itu. Tidak tanggung-tanggung, pasangan edan utamanya yang dipanggil. Isaac dan Miria. Ampun kk!!!111


Saya masih inget adegan di Baccano! pas Miria bilang suggoooooiii sampe bergema hingga keluar bimasakti. Adegan itu kayaknya memang salah satu most unforgettable scene di anime yang tidak bakal bisa hilang dari ingatan. Dan sepertinya kata tersebut memang benar-benar merangkum impresi saya untuk episode ini: SUGOI TENAN!

Karena vampire bund seperti biasanya telat keluar, jadi kita langsung saja ke another anime yang sama tidak warasnya.


Benar, apalagi kalo bukan BANTORRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA


Aku adalah orang yang......


lebaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaayyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy


Bantorra adalah anime dengan plot yang sama sekali tak bisa dibaca. Mungkin sebenarnya bisa, tapi twist yang ada di anime ini sudah bagaikan debu di padang basir, terlampau banyak sebanyak karakter yang muncul dan mati sampai anda males menebak mau kemana ceritanya lalu memutuskan untuk just enjoy the show. Selain itu, penamaan karakter di anime ini seperti mengambil huruf-huruf dari kotak scrabble sekenanya sampai anda butuh memori ekstra untuk menghapalkan DAN melafalkannya. Di circle saya sendiri, saya dan temen-temen lebih sering memanggil dengan Conio dengan emo kid satu dan Enrike dengan emo kid dua.


dan sekarang, muncullah, EMO KID TIGA!!


pose emo baru, lakukan sambil berpuisi: "aku memandang cakrawala yang memisahkan kita... sambil menirukan gaya ketika akan memakai toilet."


Nah, ini yang saya maksud tadi. Adegan ini dibandingkan dengan yang di okamingapusi yang tadi, efeknya bagaikan langit dan bumi.




percaya mas... percayaaa....


sekali lagi! aku adalah orang yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~ng......







...ganteng.


Dengan membawa tusuk gigi dan sulak ajaib, berangkatlah Ruruta coozancoona (kalo gak salah nulis) melawan Infinite Beast of The Final Chapter (busyet dah, namanya!!)

Tirukan suara saya! Ruruta tak kenal takut! Ruruta tak akan kalah!


Pertamax!
Bukan, gw yg pertamax!
Bukan, gw!

Woii!!! tirukan suara saya!!


Kalo ada award buat categori best weapon, saya akan vote buat Schlamuffen (kalo gak salah nulis), dengan kekuatan yang sangat lebay "yang pegang ni pedang gak bakal kena serang" dan sound effect Mak Lampir yang keluar tiap kali habis menyerang (cekekekekekek.wav), pedang ini benar-benar punya image senjata setan edan yang mantap.


Nieniu!!! Tidaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk


Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkk

sekali lagi

TIIIIIIIIIDDDDDDDDDDAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK


Kalo kemarin kouhai saya sedikit curhat tentang bagaimana Nitroplus seperti membuat versi ultimate dari cerita yang pernah dia bikin, Banttora kurang lebih bisa dibilang seperti ada yang nemu skrip cupu saya tentang resep bikin ager-ager dan ternyata dia seorang chief restoran bintang lima yang kemudian merombaknya dengan kombinasi caviar dan es krim neapolitan. Ya, ini mirip cerita yang dulu saya buat, meskipun kalo dibandingin bedanya seperti kertas HVS dan kain sutra. Tapi saya bener-bener seneng, ahirnya ada sebuah anime epic yang menyampaikan apa yang ada di pikiran saya (wakakak, pede).


Lalu terdengar lagi dentingan piano ituuu!!!! Uwaaaghhhh, dan sekarang lebih lama durasinya, tambah sendu mendayu-dayu.


Ruruta telah kembali! Pertamax!!
Gw yang ngomong itu duluan!
Enak aja, Gw yang pertamax!


sekali lagieee!!! aku adalah orang yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~ng......


EMOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO


Plintengan?

Bersambung. Tinggal DUA episode lagi dan saya masih tidak bisa nebak apa maunya plot anime ini. Mantap!!!


Baiklah, sekian review anime mingguannya. Sekarang kita akan memasuki segment tanya jawab. Tapi setelah break ganti ke post selanjutnya. Sampai jumpa di acara bincang-bincang special.
Read more...

Wednesday, March 17, 2010

Laskar SOS rilis lots of stuff X3

7 comments
Okay, minggu ini tidak ada weekly literature. but instead, seperti janji saya (kalo anda mengikuti updatean status FB), karena sekarang akhirnya saya bisa menghardsub file mkv, saya akan mengupload clip-clip yang pernah di sub (dan satu clip baru) ke youtube (thanks God warnetnya pas lagi waras). Sebelumnya, anda bisa melihat "portfolio" Laskar SOS di halaman ini.

Yak, kita langsung saja, video yang pertama (dan kedua), sebuah lagoe lama yang dulu sempat ngetren, dari Akuno-P, Kagamine Rin's Aku no Musume dan Kagamine Len's Aku no Meshitsukai.

Ada dua versi bahasa yang tersedia. Yang pertama adalah versi sub indo, ini digarap oleh Laskar-SOS alias saya sendiri. Dan tampaknya temen saya ada yang ikut-ikutan jadi pengen nyoba ngesub, maka terbentuklah Jowo Loro yang beranggotakan K-san dan D-San (dan saya sebagai editor) yang mentranslate terjemahannya ning boso jowo (ngoko! kasar pula! wkwkwk). Dengan kata lain, jika anda tidak dong bahasa jawa, atau anda lebih suka translasi yang puitis, dramatis, melankolis, maka silahkan menonton sub punya Laskar SOS. Kalau anda anti termehek-mehek dan pengen sesuatu yang koplak, tonton yang punya Jowo Loro. Sekali lagi LORO bukan LARA soalnya artinya bakal beda jauh. Wakakakaka, padahal sengaja temen saya milih namanya seperti itu biar double meaning.

Atau, tentu saja, anda bisa menonton keduanya, dan setelah itu anda akan belajar bahwa ternyata sesuatu yang begitu tragis bisa terlihat begitu lucu kalo dipandang dari sisi seberang. Karena itu jika saat ini anda sedang bersedih atau depresi, ayolah, jangan lebay, tertawalah! dan jangan lupa minum susu.

Putri Iblis



The Sequel: Pelayan Iblis



BOSO JOWO





Video kedua, ...ack, belum apa-apa saya sudah harus menelan ludah sendiri atas kalimat pada paragraf di atas. Koi wa Sensou atau terjemahan literalnya Love is War, adalah lagu kedua dari Supercell yang saya denger (waktu itu saya nggak tau apa itu supercell tak kira merek batu batere). Lagu yang pertama, MERUTO atau MELT, cukup masuk di telinga saya, tapi.. ya, just that. Its quite rocking, but its still.. I don't know, naive? bandingkan dengan God Knows atau Lost My Music yang aura "emo" nya bisa kerasa banget lewat suara Hirano Aya (padahal aslinya suaranya nggak bagus-bagus amat). Anyway, Koi wa Sensou, yang intronya kaya lagu-lagunya Linkin Park (its a compliment) ini, pertama kali liat videonya yang 3D saya langsung O___________________________________O gila, benar-benar bishoujo yang 'moe' dengan huruf 'e' ditaruh paling depan. Yah, biarpun sekarang sudah nggak begitu, tapi bisa di bilang lagu ini once was song of my life.



Third Video, now this is something sweeeeeeeeeet and will taste even sweeter if you're an M. Masih dari Supercell, kali ini lagu yang gambar artnya suangat kueren sampai akhirnya dibikin figurine beneran dan jadinya juga luar biasa mantap (tapi sayang nggak kuat beli karena harganya ;_;). Yang ini versinya Ami btw, saya nggak tau siapa vokalnya, tapi yang jelas bagus banget, malah lebih bagus daripada Miku, IMO.



omake:



Fragile adalah sebuah game yang.. entahlah benernya saya juga blom pernah main, tapi yang jelasnya gamenya lebih ke cerita dan dialog, tipikal game favorit saya, macem rule of rose, tapi ini lebih kaya bikinan Ghibli. Bersetting paska apokalips, dengan reruntuhan di mana-mana, tapi sangat dekat dengan era kita (dan seperti biasa, Tokyo Tower masih tegak berdiri), anda berperan sebagai Seto. Ah.. nggak seru kalo ditulis di sini, nonton aja trailernya (dan beli Wii dan game ini lalu undang saya ke tempat anda, kay?)
Read more...

Sunday, March 14, 2010

Review Tim Burton's Alice oleh seorang Alice fanboy

12 comments
...yang tentu saja sangat subyektif tapi lebih baik anda baca jika ingin tau kenapa anda merasa dikecewakan.

Alrite, sebenarnya saya pengen pake judul "HOREE Alice stays single and why do people think this movie is baaad?" tapi sepertinya bakal mengandung spoiler (ups, terlambat) jadi akhirnya saya pake judul di atas.

Anyway, tentang film ini, pasti sudah banyak yang tahu, dan nonton. Sebagai fans berat Tim Burton, saya punya ekspekstasi besar saat pertama kali mendengar berita tentang ini, dan setelah kemarin menontonnya... well, tentang hal itu akan saya tulis di akhir postingan ini.

Alice. Nama ini di telinga kalangan non-otaku mungkin tidak akan bergaung terlalu keras. Orang mungkin hanya akan mengasosiasikan nama itu sebagai cewek yang tersesat di negeri ajaib (oh no, kenapa jadi terdengar seperti judul-judul serial yang sering diputer di Televisi Penyihir Indonesia? wait, jangan-jangan seperti kasus Suku Biru kemarin, dalam waktu dekat stasiun itu juga akan menayangkan versi lokalnya film ini? tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkk). Kembali ke Alice, jika anda memakai "keyword" ini dalam perbincangan dengan otaku, bisa jadi reaksi yang dikeluarkan akan sangat bervariatif, dan yang jelas, lebih powerful daripada sekedar petualangan seorang cewek di negeri ajaib.

Nama Alice dalam dunia otaku, anime, manga dan game sudah menjadi semacam icon yang powerful, image dari seorang karakter cewek yang childish, dreamy, selfish, namun elegant, naif (kalau tidak bisa dibilang innocent), dan ber-will power tinggi. Tentu saja peterpan juga kurang lebih bisa dikategorikan begitu, toh otaku juga 99 persen pada kena peterpan syndrome. Tapi, tentu saja otaku lebih memilih icon seorang cewek daripada cowok, maka jadilah Alice nama yang lebih populer. Mulai dari serial yang cukup membuat otak anda serasa diblender seperti S.E Lain, atau diblender tapi ditambahin sedikit gula seperti Ergo Proxy, sampai yang amat sangat ringan seperti Gakuen Alice, semuanya punya image Alice yang sama. Anda tanya ke blok anak-anak Touhou tentang Alice, mereka akan menjawab dengan Alice! yang pake bando dan bisa ngeluarin boneka segudang. Ganti ke fans Rozen Maiden, mereka akan bilang, ah, Alice, gadis suci tingkatan tertinggi yang hanya bisa dicapai oleh boneka yang memenangkan turnamen dengan membunuh semua saudaranya. Kalau anda tanya ke fans Pandora Hearts (yang cowok, soalnya kalo cewek biasanya mata mereka cuma tertuju ke Gilbert dan pasangan yaoinya entah yang mana), Alichuu! cewek tukang pamer paha yang kalo menghajar monster-monster boneka pake rantai dengan gaya S&M. Nama ALICE sudah sedemikian mengakar di image para otaku untuk sebuah karakter. Tidak percaya? ok, kita buktikan. Misalnya anda melihat character sheet seperti ini untuk sebuah anime atau bishoujo game terbaru yang anda tidak tahu sama sekali sebelumnya.

Salah satu dari karakter di atas ada yang bernama Alice. Dalam waktu kurang dari 3 detik, pasti anda bisa menebak yang mana. Ya, kan?

Jadi, kalau mau analogi yang agak ngaco tapi menurut saya nyambung, nama Alice di telinga otaku akan langsung mentrigger konotasi image dari gothic, tsundere, taikutsu na ojousama (taikutsu: bored), yang kadang (tapi tidak selalu harus) adalah seorang loli. Sama seperti kata air minum kemasan akan mengingatkan anda pada Aqua. Tentu saja ini tidak sepenuhnya salah, karena Alice yang pertama kali populer memang adalah seorang classy tsundere ojousama, meskipun alih-alih gothic, dia hidup di jaman victoria. Alice kadang juga disebut menyimbolkan batas kabur antara antara jun'ai (pure love) dengan lust (oh desireee), sementara bagi sebagian lainnya mungkin lebih melihat Alice sebagai nostalgia akan era-era ketika masih murni dan innocent (wakai wa ii na.. kalo istilah animenya). Sebegitu mengakarnya pengaruh Alice bagi para fansnya, sampai-sampai ada yang ngepost kalo punya anak dikasih nama Elis, biar homofon (sama bunyi beda tulisan) dengan Alice.

Nah sekarang, setelah anda pasti eneg membaca paragraf-paragraf yang nggak jelas tentang Alice di atas, mari kita masuk ke asal mula darimana karakter Alice bisa sangat melegenda. Tentu saja jawabannya sudah jelas, Lewis Caroll lah yang pertama kali mempopulerkan Alice "miliknya" lewat Alice's Adventures in Wonderland. Anda bisa membaca impresi awal saya tentang novel tersebut di sini.

Ok, sekarang kita masuk ke movienya. Banyak yang setelah menonton filmnya merasa eerghh... apa iniee =___=? Ok, actually, saat saya menonton film ini bersama teman-teman yang lain, cuma saya sendiri yang merasa puas dengan movienya. Kenapa? di sini sebenarnya kuncinya. Jika anda mengharapkan dan menonton film ini karena Tim Burton nya, memang anda bakal kecewa karea twist dan weird things extraordinarie yang sudah menjadi kekhas-an beliau hampir tidak ditemukan sama sekali. Tapi jika anda menonton film ini karena ini adalah sequel dari cerita originalnya, maka anda dijamin akan menikmatinya. Saya beruntung karena saya termasuk dua-duanya, jadi ketika film mulai bergerak meninggalkan alasan pertama, saya langsung ganti mode dan menikmati filmnya karena alasan kedua. Benar, dengan kata lain, menonton film ini tanpa pernah membaca bukunya (dan bukan cuma satu, tapi dua, "Alice's Adventure in Wonderland" dan sequelnya, "Through The Looking Glass") sama seperti anda nonton sebuah film Harry Potter tanpa menonton movie sebelumnya, atau kalau otaku, seperti menonton Higurashi Kai tanpa nonton Higurashi. Atau Umineko Chiru tanpa baca/nonton Umineko. Yah, intinya sama seperti melihat sequel tanpa mengikuti serial aslinya.

Di film ini, ada buanyuaakkkk (kalo boleh lebay) sekali trivia, referensi, dan quote bertaburan sepanjang film. Beberapa stay true to the origin alias manut pakeme, dan beberapa lainnya agak ngaco dan menyimpang, tapi tetep saja itu referensi. Anda tetap tidak bisa bilang itu salah kalo anda belum pernah lihat yang benar, kan? Oke, yang mana dulu yang harus diluruskan?

Kenapa Alicenya tidak jadi yandere dengan pisau atau benda-benda tajam lainnya dan swiesh~ crot crot darah-darah bercipratan dimana-mana wonderland jadi oh so emo dan angst ala sweeney todd the demon barber of fleet street?

Well, as awesome as it might sounds, dan saya juga benernya lebih suka, tapi sepertinya kita sudah terlalu banyak menerima image Alice yang gothic dan wonderland yang horror tanpa sadar bahwa di cerita aslinya tidak seserem itu. Wonder dalam wonderland, meminjam kutipan dari skrip aslinya, is making you curiouser and curiouser, NOT scarier apalagi freak out. Keanehan di wonderland lebih didominasi oleh image dan scenery yang ganjil, serta, ini sebenarnya salah satu daya tarik novelnya yang asli, dialog antara para penghuninya yang penuh permainan kata. Benar, karena Alice ditulis oleh seorang pedophile genius lulusan oxford majoring both classic and mathematics, jadi di novel aslinya banyak sekali permainan kata, dialog-dialog nyentrik dan puisi-puisi dengan susunan kata yang tidak biasa. Inilah the wonder of wonderland, penuh dengan orang-orang gila, namun tidak menakutkan.

Mau coba liat puisinya kaya gimana? ini salah satunya;
(kalau tidak salah ingat, ini dibaca white rabbit saat persidangan)

They told me you had been to her,
And mentioned me to him:
She gave me a good character,
But said I could not swim.

He sent them word I had not gone,
(We know it to be true):
If she should push the matter on,
What would become of you?

I gave her one, they gave him two,
You gave us three or more:
They all returned from him to you,
Tough they were mine before.

If I or she should chance to be
Involved in this affair,
He trusts to you to set them free,
Exactly as we were.

My notion was that you had been
(Before she had this fit)
An obstacle that came between
Him, and ourselves, and it.

Don't let him know she liked them best,
For this must ever be
A secret, kept from all the rest,
Between yourself and me.


Nggak nyambung kan? tapi bagus kan? nah, itulah INTI dari WONDERLAND. Jadi untuk Alice yang jadi sinting, bunuh-bunuhan di wonderland, yandere FTW, mending kita tunggu saja versi movie nya Alice punya McGee saja. Malah bagus kan? afterall 2 Alice (adaptation) are better than one.

Alasan di atas juga menjawab tentang kenapa kok Madhatternya nggak MAD? karena, memang begitulah Madhatter yang di aslinya. Jangan bayangkan mad di sini seperti psycho atau bishounen-bishounen angsteh di yaoi manga, madhatter is "mad" karena permainan kata-katanya yang ngalor ngidul gak jelas, tapi menarik untuk dibaca (er.. kok jadi seperti blog saya? wakakakak *pede*), dan mad tea party yang asli juga tidak seekstrem yang anda bayangkan, pesta gila di novelnya hanya berisi teriakan, ketidakteraturan dan barang-barang yang terlempar kesana-kemari. Tidak sehardcore yang kalian duga, mungkin, karena orang mabuk juga bisa bikin pesta kaya gitu. Tapi di masa itu cerita selevel ini sudah sangat kontroversial, sampai sempat dilarang dibaca oleh anak-anak pada awal-awal keluar. Ingat, ini cerita di jaman victoria, dimana cewek tidak pake kaos kaki sama hot tidak sopannya dengan tidak pake celana dalam.

Meskipun, ya, saya juga merasa desainnya Madhatter malah lebih kaya orang-orangan sawah daripada Hatter yang selama ini ada di bayangan saya.

Apa lagi yang mau saya tulis? Ah, jabberwock.

Seperti yang saya bilang, untuk fully experience film ini, anda harus membaca dua buku, Alice's Adventure in Wonderland, dan sequelnya, Through The Looking Glass. Jabberwock adalah creature legendaris yang muncul di cerita kedua Alice. Itupun tidak secara langsung, namun hanya dalam sebuah puisi dan dalam percakapan antar karakter di dalam cerita. Dengan kata lain, melihat "versi" Jabberwock dalam setiap jenis adaptasi Alice merupakan kesenangan tersendiri. Satu hal yang jelas, Jabberwock adalah mahluk terkuat di wonderland dan hanya bisa ditebas dengan vorpal blade. Jadi, tidak mengeherankan kalau Alice bisa memotong Jabberwock dengan sangat mudah, karena itu memang sudah didesain untuk "slayer" nya. Ibaratnya anda memotong kertas dengan gunting dan dengan gergaji. Tentu saja dengan gunting sekali "kres" langsung jadi dua kan? Ini juga menjelaskan kenapa banyak hal-hal di film ini yang jika dilihat oleh penonton yang tidak membaca novelnya terkesan eewww tapi di mata mereka yang membaca novelnya fine-fine saja, atau terlihat keren malah.

Misalnya? ok, contoh lain, ketika Hatter dan Alice hendak maju battle dan Hatter membaca puisi yang kalo mungkin di telinga anda terdengar cheesy. Puisi itu benar-benar ada dan bahkan menjadi legendaris di dalam literatur Inggris karena dari puisi itulah lahir terminologi baru, portmanteu, yang akhirnya menjadi elemen dari bahasa Inggris. Juga saat vorpal blade diperlihatkan. Desainnya mungkin tidak begitu keren. Akibatnya di mata penonton awam, mereka akan berkomentar "ah pedange biasa wae". Sementara pembaca novelnya mungkin akan berkomentar "itu dia! pusaka bersejarahnya wonderland!"

Oh, tapi satu hal, tidak, di novelnya tidak ada dansa aneh yang sempat bikin saya ill feel itu (thanks God nggak nyampe semenit nari-narinya).

Kembali ke soal novelnya, sebenarnya adaptasi kali inipun, sama seperti banyak adaptasi lainnya, dari awal sudah mengidap sindrom yang sama, yaitu menggabungkan dua novel menjadi satu. Meskipun hal ini bisa dimaklumi dan tidak begitu mencolok jika di mata penonton yang tidak membaca novelnya, tapi tetap saja anakronismenya sedikit mengganggu. Dalam Alice's Adventure in Wonderland, The Red Queen adalah Queen Of Hearts. Dengan kata lain, elemen wonderland di buku pertama adalah kartu bridge. Prajurit-prajurit kartu, Jack of Knaves., King of Hearts. Mad Hatter juga muncul di buku ini. Dan di wonderland ini tidak ada White Queen. Yang ada adalah the Duchess, seorang bangsawan wanita yang stratanya berada dibawah Red Queen. The Duechess di buku kesatu ini hanyalah wanita gendut yang dapurnya berantakan dan punya bayi yang ternyata babi (ini bukan plesetan kata btw). Barulah di buku kedua, Alice menginjakkan kaki di another wonderland. Ya, ANOTHER. Karena dia tidak lagi jatuh ke dalam rabit's hole, melainkan masuk menembus cermin. Wonderland dalam Through The Looking Glass serba terbalik kanan dan kirinya, karena itu tentu saja wajar jika Tweedledee dan Tweedledum berasal di dunia ini. Legenda Jabberwock juga disebut-sebut dalam cerita kedua ini. Tema dalam wonderland yang ini adalah catur antara merah melawan putih. Nah, jadi di cerita yang ini konsep red queen vs white queen diangkat.

Jadi dengan kata lain, white queen di movie yang ini adalah penggabungan antara white queen dengan duchess. Tapi, apakah saya keberatan? ooh, tentu tidak. Sama sekali tidak *mengusap iler dengan sapu tangan*

Sumpah pertama kali saya melihat white queennya keluar, saya kira ini live action adaptasi dari salah satu karyanya Keiichi Kunishige. Salah satu ilustrator gothic lolita favorit saya yang sepertinya satu fetish dengan saya soal warna kulit. Anway, daftar tingkatan moe level di film ini kalo versi saya; peringkat 1) White Queen, 2) Alice versi loli, 3) Alice. Wkwk emang penting yah.

Kalau harus nulis apa yang bikin saya kecewa dari adaptasi ini, adalah karena tidak dimunculkannya creature legendaris yang lain, yaitu Humpty Dumpty.

Humpty Dumpty adalah mahluk paling genius di wonderland yang ada di buku dua. Dialah yang membantu Alice menerjemahkan puisi Jabberwock dan sangat pandai memuter-muter kata-kata. Waktu di adegan White Queen bilang pada Alice dia harus minta bantuan seseorang, saya sudah seneng dan menebak-nebak kalo itu Humpty Dumpty ...tapi ternyata si uler perokok itu.

Overall, impresi saya tentang movie ini masih tetep keren banget. Sebagai fans Tim Burton saya tidak bisa berkata kalau film ini bagus, tapi sebagai fans berat Alice in Wonderland (kalau anda ke blog lama saya, anda akan menemukan segudang postingan penuh teriakan fanboy saya tentang alice) saya bilang kalo ini adalah adaptasi yang memuaskan.

Terakhir, ini spesial buat yang udah nyempetin baca postingan ini sampe akhir, akan saya kasih tahu jawaban dari

WHY, is a raven like writing desk?

jawabnya...


adalah...


...


...saya tidak tahu.


Wakakakakak, karena memang itulah jawabannya. Pada saat Lewiss Caroll menulis bagian percakapan Hatter dengan Alice dalam bab Mad Tea Party, beliau sama sekali tidak memikirkan apa jawabannya, karena yang ingin ditunjukkan dari situ adalah situasi dimana Alice melihat dunia wonderland (yang semuanya adalah orang dewasa) penuh dengan hal-hal yang tidak dia mengerti. Mengapa orang-orang dewasa harus berbohong? mengapa orang-orang dewasa memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu dicari jawabannya?

Meskipun demikian, pada akhirnya banyak yang mengirimkan jawaban versi masing-masing. Karena “Poe wrote on both”, salah satunya (Edgar Allan Poe adalah penulis puisi "Raven" yang terkenal), “they both stand on sticks”, “they both come with inky quills”, dan yang paling cerdik adalah “because there is a B in both and an N in neither”, sebuah jawaban yang tidak nyambung karena pertanyaannya memang tidak nyambung. Menanggapi itu semua, pada akhirnya, Lewiss Caroll menulis jawaban seperti ini:

"Enquiries have been so often addressed to me, as to whether any answer to the Hatter's Riddle can be imagined, that I may as well put on record here what seems to me to be a fairly appropriate answer, viz: 'Because it can produce a few notes, though they are very flat; and it is nevar put with the wrong end in front!' This, however, is merely an afterthought; the riddle as originally invented, had no answer at all."

Perhatikan bahwa beliau menulis "nevar" bukan "never" yang merupakan permainan kata dari "raven". Caroll mungkin ingin mensatir filosofi paradoks manusia yang selalu menginginkan jawaban yang pasti, padahal beliau sendiri ahli matematika.

Masih banyak lagi yang bisa ditulis dari Alice, tapi jika saya terusin sepertinya bakal sampai pagi atau mungkin malah sampai malam lagi (lebay). Jika tertarik anda bisa melihat halaman wiki ini yang memuat banyak referensi unik lainnya seputar karya legendaris ini. Dan kalau mata anda mulai pegel memantengi dinding tulisan itu, silahkan segarkan kembali dengan melihat halaman ini dan ini.
Read more...
 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2017. Template by DheTemplate.com. Supported by Saudagar Waifu