Saturday, October 10, 2009

Review Musim Gugur '09 (part 1)

7 comments
Selamat datang di acara recap anime seadanya. Belakangan ini saya agak sibuk jadi tidak sempat menulis detail setiap impresi dari segudang anime-anime baru musim ini yang sudah pada berdatangan, er, lebih tepatnya bertayangan ding.

Tapi sebelum itu, ini dia review duet anime paling edan musim ini

Alkisah, ing sawijining dino mbah dukun mak lampir Beatorichiee lagi asik nyantetin orang-orang. Tiba-tiba, pas habis sekitar 15 episode, eh, 15 orang korbannya, datanglah HAMMMMMMMMYUETSSSSSSSS MESETTAHHHHH dari padepokan Bantorra.

Beato: HIAHAHAHAHAHAHA Tak sobek-sobek, tak sobek-sobekk, terus diisi permen lol
Hamyuts: hoi, dab, piye kabare, suwe ra ketemu, jarene kowe dikurung nganti bonbin wae durung tau weruh
translator note: 'sup, dude? I heard you got caught and captured too long you can't see the zoo
Beato: wah telat kowe, neng endi wae, Umineko wis tekan rame-ramene kowe lagi episode siji
translator note: zoo? please deh, its so last year gitu loh, its EVA BATORICHIEE times now
Beato: Wingardiumm Lebay-osaaaa... *Tante Rosa keangkat terus jatuh dari atas menancap di pagar dan... ya gitu deh*
Hamyuts: wuakakakakak, lha kok keren, sini wa bantuin ngedan hiaattt baling-baling batuu!! terus CETARR CTARR CTAAARRRR headshot

Volken: kamu... kamu... kamu adalah orang yang tidak tahu apa itu cintaaaaaaaaaa

*habis itu lagu opening Ali Project dan Akiko Shikata diganti dengan Laskar Cinta nya Dewa; wahai jiwa-jiwa yang tenang, jangan sekalikali kamu... de es te"
XDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDD

"...."
Speechless saya. Adegan Nina di Code Geass langsung
tidak ada apa-apanya dibanding ini.
Meja sama TUMPUKAN EMAS SEPULUH TON??
mana yang lebih "memuaskan"?

Oh man, sumpah Bantorra emang cocok kalo disandingkan dengan Umineko. Sama-sama religius yang keblenger, sama-sama emo, sama-sama over the top violence, sama-sama edan ra jelas tenan. MANTAP.

Kembali ke fall 2009 anime. Baiklah, supaya mudah saya nulisnya, kita pakai chart dari situs biasanya yang sangat berguna untuk hal-hal seperti ini. Tentunya sudah pada tau, kan? kita mulai urut dari kiri atas.

Kalo warna hurufnya begini berarti tidak saya ambil
Kalo warna hurufnya begini berarti saya ambil

Batle Spirits... dst, lol sapa juga yang mau nonton anime ini
Oppai Blade: Boing to the Bone.. tidak menonton karena masih kurang ecchi

Nyan Koi!
eps 1-2



WAKAKAKAKAKAAKAKAKOHMYGODWAKAKAKAKAKAK
LOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOL
LOLOLOLOLOLOLOLLLLLLLLLOOOOOOOOOOOOLLLLLLL

Oke, di luar dugaan saya anime ini ternyata JAUH LEBIH SABLENG daripada yang saya perkirakan. Sumpah, anda boleh mengambil isi dompet saya (tapi besok pas tanggal tua) kalo anda nonton anime ini dan tidak ketawa. Awalnya saya kira anime ini adalah drama tentang kucing. Tapi ternyata lebih dari itu, ini adalah anime drama komedi tentang PEMILIK kucing, dengan rentetan humor yang tersaji dengan cepat dan beruntun, susah menahan untuk tidak mengakak bahkan di saat anda sedang down sekalipun. Tambahan lagi, drama di anime ini adalah drama yang JUJUR DAN APA ADANYA (kok jadi lirik lagu?), saya pikir semua orang bisa merelate, meskipun tokoh utama cowok anime ini (tampak seperti) seorang badass, tapi melihat reaksinya ketika bertemu cewek yang ditaksir, usahanya untuk menjaimkan diri. Bayangkan School Rumble, tapi ditambah kucing. BANYAK SEKALI KUCING.

Kira-kira begini reaksi saya waktu menonton anime ini

Dan jaminan kuat bahwa kesablengan di episode satu dan dua ini akan masih terus berlanjut, karena dari preview episode tiga, muncul satu lagi pemilik yang tidak kalah koplaknya. Oh dan ada yang menerjemahkan judul anime ini dengan Cinta Kucing, nice try, tapi menurut saya masih kurang tepat. Nyan Koi lebih pas kalo diterjemahkan jadi Cinta Meong.

Overall, kadar moe dan fanservice yang rendah (bahkan hampir tidak ada), tokoh utama yang patut dikasihani, campuran drama dan komedi yang seimbang, serta kuciiinggg X3 menjadikan anime ini mampu merebut perhatian saya. Cinta Meong terbukti telah melebihi dari apa yang saya harapkan, which is good. Anime ini saya ikuti.

11eyes
anime ini... ini... uh, openingnya oke, keren banget, keren banget banget malah. Adegan prolognya keren, UHHHHHUEEEEEEEEKKKKKKKKKK muntah muntah darah dengan emonya.. TAPIIIIIIIIIII habis itu ilang semua respect saya setelah hawa-hawa harem anime mulai mengisi atmosfir.

White Album terusan
I see.. jadi ini beneran anime terusan karena mulainya dari episode 14. Oh wow
Saya mana nonton lha yang season satu aja nggak ngikutin. Macarin cewek idol itu makan ati, anak esde aja tau.

Seitokai no Ichizon
So much parodies, nggak, ini sih bukan so much lagi tapi overloaded to the maximum sampe mbeleber-mbeleber kalo ibarat bak mandi nya. serial ini adalah pride kebanggaan para otaku karena punya barrier of eksklusifitas yang tak bakal tersentuh oleh outsider, sama seperti cinema/movie goers dengan film parodi macam Scary Movies dan sejenisnya. Its good that this kind of anime exist (I really mean it, guys, karena saya juga eneg kalo orang-orang mainstream ngomongin film parodi yang mengharuskan viewer untuk menonton dan mengikuti culture mereka) but I think we already get too many.

Letter Bee
Ah, openingnya dibawakan oleh salah satu penyanyi favorit saya. Letter Bee adalah anime fantasy yang sepertinya memang dikonsep untuk membangkitkan ulang sensasi genre klasik akan dongeng dan kisah petualangan. Its quite well done. Tapi saya nggak ngikutin, somehow the atmosphere is too cheesy for me. Dan sepertinya tidak banyak twist yang menghadang di depan.

The Sacred Blacksmith
Ini adalah cerita tentang para empu pembuat keris di jaman kerajaan. Empu-empu tersebut bisa menempa keris dengan menggunakan sihir. Mereka juga menulis kitab-kita seperti sutasoma atau negarakertagama (kalo enggak salah, pelajaran sejarah saya nilainya jelek sih), cuma bedanya di sini empunya bukan kakek-kakek kaya BEAAATORICHIEEEEEEEEEEEEEEE tapi cewek bishoujo yang moe dan celana dalamnya kelihatan! (oh wow awesome empu bishoujo ftw). Meskipun anime ini manglobe punya tapi saya tidak ngikutin.

Tentai Senshi Sunred 2nd Season
eps 1


gambar di atas menunjukkan bagaimana para pembela kebenaran dan keadilan
melawan orang-orang jahat, perbuatan yang terpuji dan wajib untuk ditiru (?)

Satu slot untuk komedy anime dengan Nyan Koi, Sunred masih tetap bisa membangkitkan selera anda untuk tertawa, meskipun tentu saja untuk anime ini anda dipaksa tertawa dengan humor-humor sinis dan komedi yang lucu tapi ngenes. Sunred, sebagaimana dijelaskan sendiri oleh sang sutradara, adalah anime komedi yang hanya bisa dinikmati sebagian orang, atau gampangnya Sunred adalah perpaduan genius antara parodi tokusatsu dengan balada kaum marginal seperti bajaj bajuri.

Shugo Chara Party
eps 2


Sudah pernah dibahas sih memang, tapi tidak apa kita pakai post ini untuk review episode dua nya.


ya ya... uh, saya benar-benar dihajar "accidental sarkasme" diseason tiga ini, segmen lolsesame street nya bener-bener membuat saya speechless. Sungguh, kalo di episode berikutnya para shugo chara di segmen puchi puchi (eww.. nama acaranya) mulai berdora the explorer ria (ransel, ransel, petaa.. de es te) kayaknya saya bakal menonton anime ini diam-diam dan tidak akan pernah mengeblognya.

But having said that, segmen animenya masih tetap keren, meskipun kalo dipikir-pikir lagi ability tokoh yang baru (bisa berkomunikasi dengan batsu tama) adalah cara cepet supaya cerita bisa berjalan normal tanpa harus mengenalkan karakter of the week, background story nya etc, dengan hanya 10-11 menit. Shugo Chara S3 masih tetep penuh adegan kejutan yang membuat saya berteriak kagum seperti anak sekolahan cowok saat melihat karakter di naruto mengeluarkan jurus baru.


ini misalnya, WAT WAT WUT? LOOOL. Ingat dragon ball dimana super saiya awalnya kereeeen dan exclusive lalu tiba-tiba semua orang bisa melakukannya? ah btw itu bukan mau niru gerakan wayang kulit maksudnya tapi OPEEEEEEEEEEN HAAAAAAAAAAAAAATO!!

dan satu lagi, ingat bagaimana saya selalu menulis kalo anime ini penuh dengan cewek-cewek seme? di season tiga, aturan itu masih tetap berlaku


since I'm older than you, you must call me onee-san
I was like, waoooooo loli onee-sannn LOOOOOOOOOL

All in all, shugo chara is still interesting, I hope they don't plan the 3rd season for 50 eps though +_+ Also, saya juga penasaran dengan audisi untuk amulet diamond, karena personally I think the girls for the live action part is so-so, moga-moga saja yang kepilih Daia selevel kaya Yurika Himesaki (jangan di google!!!!!! tolong jangan di google saya bukan lolicoooooooooon XDDDD)


Shugo Chara is O.K, anime ini saya ambil

Miracle Train (aka kereta idaman wanita)
Yah, sengakak-ngakaknya saya waktu nonton episode perdana anime ini tapi toh tetap saja saya nggak akan ngambil. Cukup satu episode saja. Saya tidak bohong, waktu dari line pertama yang ada suara narrator sok yes ngomong "taukah anda akan legenda sebuah kereta yang hanya muncul jika ada cewek jomblo yang sedang kesusahan" itu sudah bikin saya dan rekan-rekan ngakak kaya beatorichiee, dan pas di terakhirnya narator ngomong lagi "mungkin, besok anda lah penumpang berikutnya" refleks semua orang serentak berpaduan suara
"EMMMMMMMMMMMOOOOOOOOOOOHHHHHHHHHHHHHH" XDDDDDDDDDDDDDD

Yumeiro Patissieri
Hm..
hmmmmmmmmm...

no comment deh untuk sementara, ngomong-ngomong berdasarkan logika matematika:
- orang yang saya sukai menonton anime ini
- saya menonton anime ini
- orang yang saya sukai adalah cewek
kesimpulan: saya adalah cewek. EH?

Natsu no Arashi 2, Sora no Otoshimono, Shin Koihime Musou, Nogizaka Haruka 2, Kobato
Meskipun saya nggak nonton semua yang saya tulis di atas (kalo saya nonton Kobato kayaknya bakal kena diabetes), satu hal yang mau saya tulis OPENINGNYA NOGIZAKA HARUKA PUREZZA KEREEEEEEEEENNNNNN!! biasanya opening barang-barang yang berbau bishoujo kalo nggak imut cerah dan ceria (ala game-gamenya Navel) ya kelam gelap nan menyeramkan (ala ala typemoon innocent grey ato nitroplus), tapi baru kali ini saya liat bishoujo opening dengan gaya distro. Salut!

Kimi ni Todoke
eps 1


Awalnya saya cukup antusias dengan anime ini, tapi kemudian saya (hampir) terprovoke review yang saya baca tentang manganya. "Apa seeeh? cuma gara-gara rambut kaya sadako terus jadi minder, tinggal potong rambut aja napa? lebayyy ah cewe nyaa" and I was like "eeeh?" dan berpikir bener juga ya, kalo gitu dramanya bakal tasteless dong. Semua konflik serumit apapun tidak akan membekas kalo akar premisnya sudah tidak menarik. Dengan setengah niat akhirnya saya mencoba nonton dan ternyata...



TERNYATA!



I was blown. i was blown away by the beauty of the serene and simplicity of hatsukoi. Ini bukan sebatas cerita tentang perfect girl evolution minus harem, tapi lebih dari itu. Kimi ni Todoke adalah cerita tentang facade, tentang uneasy feeling, tentang insecurity of first love. Bukan type shoujo yang mengumbar karakter pujaan, plot di luar nalar dan sejenisnya. Sangat down to earth, so true, so naive.





Mungkin saya seperti tidak berhak untuk mereview atau bahkan menonton anime ini (ingat umur, om), tapi sense nostalgia anime ini benar-benar hebat, Kimi no Todoke adalah wish fulfilment sebagaimana shugo chara adalah guilty pleasure saya. Musim ini, para otaku dininabobokan oleh setumpuk anime moe, para fujoshi jomblo terbius oleh candu kereta ajaib (miracle train maksudnya) dan saya akan menonton Kimi ni Todoke sambil membayangkan betapa indahnya cinta ketika tidak (atau belum) dinodai oleh ego dan kebencian.

Menutup review ini adalah Darker Than Black season dua

Darker Than Black Gemini apaa.. gitu saya lupa subtitle nya
eps 1




.......


.........



....

TERNYATA IKLAN MOE-MOE AN ITU MENIPU!! AHAHAHAHAHAHAHAHAHA
memang benar jika tokoh utamanya sekarang adalah cewek di bawah umur, dan awalnya kita melihat adegan yang oh so sweeeet dimana ada seorang cowok yang melakukan ritual katakan cinta dan ohmygod dia diterima ohmygod kyaaaa kyakyakayakyakyaaaa dan oh apa? ternyata cowok itu dan karakter utama.. oh tidaaak, ini cinta segitiga, dan dengan teman sendiri ;___; *menyanyi lagu Padi ooh sobat, maafkan aku me--*


TIBA-TIBA! ONOEZ SHE'S TURNING INTO CONTRACTOR ZOMG PSYUU PSYUU DZING DZZING
OH NO WHAT THEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE NONONNONONONONO THE ANGST AND
DHUER DHUER DHUEEERRRRRRRRRRRRR AND THEN

BANG BANG BANG DHUARR DHUAAARRRRRR SPLAT SPLAT SPLLLAAAAAAAATTTTTT

CONTER TERRORIST WIN

AND THEN BOOOOOOOOOOMMMMMMMMMMMMMMM

AND ANOTHER BOOOOOOOOOOOMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM

AWESOMEEEEEEEEEEEEEEEE AWESOME IT TURNS INTO TORRRRRRRRNADO AND THEN UUUUGGHUAAAAAKKKKKKKKKKK AND THEN BAM BAM BAM

PEOPLE DIED

AND THEN

ZOMG THAT ELECTRIC HENTAI KAMEN MAN

NAO AI LOST IT I KNOWW AI KEN KILLLLLLLLLLLZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ
TEH TRUTH IS SEXIST EXIST BEHIND THE GAET!!11111


And thats summed up dtb eps satu. Saya cuma inget adegan actionnya yang superrrrrrrrrrrrrrr keren, tentang ceritanya sepertinya saya harus menggali memori lagi dari ingatan season satu. Oh, satu hal yang saya suka dari eps satu adalah balance antara pihak dewasa dan remaja. Tadinya saya pikir DTB bakal turun level dengan karakter utama seperti itu. Jika kalian masih belum sadar, coba perhatikan susunan karakter di season satu, hampir semuanya mature kan? itu yang membuat DTB bisa tetap serius tanpa menjadi lebay. Saya optimis season dua ini masih tetap bakalan bisa menyamai season satunya dalam hal kualitas.

7 comments:

gecd said...

beato, hamyut, dan volken nya bener2 bikin ngakak
btw tahudarimana ep mendatang ada headshots?:hihi:

err 11 eyesnya belum tentu harem juga sih
threesome dan orgy juga bisa kok
lagipula tidak seperti yg seseorang bilang,
jalan menuju true harem ending itu sebenarnya susah dan berliku

Anonymous said...

kai: he? yang saya maksud headshot itu si Hamyuts, anda udah nonton eps 2? Aku ingin mensniper di angkasa~ hey, baling-baling batu! LOOOL la la laa, aku (tidak) sayang sekali, manusiiaa. Ditambah sama Volken yang seneng banget tereak soal cinta dan hati, Bantorra bener2 selevel lebay nya sama Umineko

> err 11 eyesnya belum tentu harem juga sih
threesome dan orgy juga bisa kok
=_= ...apa bedanya

gecd said...

soalnya umineko mendatang juga ada head shot:hihi:

Fallendevil said...

wkwkwkw
seperti biasa gilanya XD

saya menantikan review2 anime diatas hahahaha

sebenernya saya berharap anda ngeblog blue literature

Anonymous said...

kai: oh Sastera Biroe, anda juga nonton? blom ada yang ngesub dan agak susah kalo nonton ini tanpa sub

Fallendevil said...

iya... keren bngt chara design nya
katanya anime himitsu mau nge sub...

saya juga belum nonton gak maksud RAW nya

gecd said...

ngomongin aoi bungaku?
apakah menarik?
*coba dl RAW

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime