Sunday, June 7, 2009

Believe it or not, I dream of Haruhi

0 comments

Postingan ini tidak ada hubungannya dengan subtitling Haruhi, tapi lebih ke personal related issue. Tidak perlu dibaca jika anda tidak berminat.

Ini kejadian nyata, well setengah nyata sebenernya karena cuma mimpi, tapi begini ceritanya.

Karena akhir-akhir ini saya sedang ada kerjaan yang cukup menyita waktu (tidak berhubungan dengan animu dan mango btw) dan saya akhirnya cukup eneg setelah dua hari mengerjakan itu terus-menerus akhirnya saya memutuskan untuk take a break dan mencoba mentranslate eps 9 Haruhi. Dan yang terjadi adalah, saya merasa sangat nyaman, translasi berjalan dengan mulus, hanya satu dua line saja yang sempat membuat kecepatan translasi melambat, tapi overall it flows smoothly dan saat saya menarik nafas untuk istirahat, saya kaget karena sudah di line 200, which is awesome karena biasanya saya sudah mulai butuh istirahat setiap 100 line or so. Mungkin memang ada benarnya jika semua yang berhubungan dengan Haruhi mempunyai potensi untuk breaking out from boredom. Tapi cerita tidak berakhir sampai di sini, karena setelah sampai menjelang pagi saya selesai menerjemahkan sekitar 70 persen dari script, akhirnya saya tidur dan mimpi bertemu Haruhi. HAhaOhwow

Yah, mungkin karena kebanyakan mentranslate. Saya akan bercerita soal itu di sini. Di mimpi itu saya bukan Kyon. Too bad, memang, but it can't be helped. Jadi di mimpi itu saya ketemu dengan para anggota SOS Brigade. Not in anime form, but real form, ningen, human, manusia. Oh sebentar, saya harus menjelaskan dulu setting di mimpi saya, lawl. Jadi saya ketemu anak-anak SOS Brigade di (don't ask me why) sebuah toko mirip minimarket tapi bukan milik group swasta seperti indomart atau alfamart, you can say that the shop is like the big common shop owned by a person dan menjual bermacam-macam barang. Anyway, di sanalah saya ketemu mereka dan ngobrol, in indonesian! (LOL). Nagato, yang entah kenapa di mimpi saya pakai kacamata (LOL) paling pendek dan pendiem. Saya tidak sempat ngobrol dengan dia dan dia juga keburu pergi ke bagian toko yang lain. Saya juga cuma ketemu Kyon sebentar (he's quite tall, damn) tapi lupa apa yang diomongkan. Saya malah tidak ketemu Mikuru sama sekali (dammn it!11111) tapi dua orang yang terakhir, Suzumiya Haruhi (YESSSS) dan Koizumi Itsuki saya malah ketemu dan ngobrol cukup lama (bah, kenapa malah Itsuki). Haruhi, seperti yang saya duga (atau karena ini mimpi saya jadi dia tampak seperti yang saya bayangkan?) tidak seflashy idol seperti Hirano atau cosplayer, hairband nya juga tidak mencolok (lebih ke krem daripada kuning atau orange) dan not that superduper cute, but she's still cute nonetheless. Her eyes got full spirit and tells strong personality dan cara dia bicara cepet banget sampai tidak memberi kesempatan untuk mengalihkan perhatian. Seems like she's not in her tsuntsun mode saat itu, untunglah. Dia bicara soal anime yang kata dia adalah adaptasi dari real experience nya dan anak-anak SOS Brigade. "Kamu suka sama film kita ya?" itu quote yang masih saya inget bahkan setelah terbangun. Itsuki, on the other hand, style bicaranya ramah dan kecepatan ngomongnya lumayan pelan untuk diikuti. Yang saya masih inget kalau dengan Itsuki adalah ketika dia bilang jika versi anime dan original novelnya juga, tentu saja sudah diedit sedemikian rupa hingga menjadi sesuatu yang enak untuk ditonton. Tapi belum sempat saya mau tanya dia sudah membaca pikiran saya dan berkata tentu saja aku tidak bisa memberi tahu mana yang fiksi dan mana yang bukan di film kami.

Ada cukup banyak hal yang diobrolkan sebenarnya, tapi seperti mimpi-mimpi keren pada umumnya, ketika bangun saya lupa. Yang saya ingat, selain yang sudah ditulis di atas, adalah ketika Haruhi mengeluarkan selembar kertas catatan dan memanggil Kyon lalu menyuruhnya membeli barang-barang yang ada di catatan itu. Selain itu, ini yang terakhir saya inget sebelum bangun, adalah saat Haruhi memuji Itsuki dan berkata; bagus Koizumi, sekarang kamu naik level jadi level 3. Lalu saya bertanya pada Haruhi apakah SOS Brigade ada levelnya? dia menjawab kalau selain Itsuki, yang baru saja naik dari level 2 ke level 3, semua anggota yang lain masih level satu dan dia sendiri level 99. Saya bertanya lagi tapi setauku tidak ada level dalam anggota SOS Brigade. Haruhi menjawab oh aku barusan saja menciptakannya. Kata Haruhi lagi, seperti ketika kamu main game fighting dan tiba-tiba di tengah-tengah ronde karaktermu level up. Saat ketika kamu menyadarinya, oh, bisa level up ternyata. Bukankah itu terasa surprising dan menyenangkan? Setelah itu saya terbangun dan GODDAMMIT WHAT THE HELL?? bisa-bisanya saya mimpi kaya ginian orz

0 comments:

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime