Saturday, May 30, 2009

Adakah yang bisa ditulis selain anime?

2 comments
WARNING: akhirnya tiba juga untuk postingan semacam ini di blog ini, ahahahaha. Full of personal blablabla and the like, sesuatu yang muncul kalau saya pas lagi pingin nulis panjaaaaaaaang bgt, so skip this post kecuali jika anda memang berminat.

Apakah saya otaku? apakah saya bukan otaku? entahlah
Batasan antara otaku dan bukan bagi saya seperti fiksi dan realita
..kadang jelas, kadang nggak

Yeah, I know. RU-RU BURE-KA, secara de facto postingan ini telah melanggar aturan yang menyatakan bahwa blog ini akan diisi postingan dalam bahasa Inggris. Tapi beberapa hari yang lalu, saat semua orang member dewan kehormatan berkumpul dan berserikat (baca: ngobrol tidak jelas tentang hal-hal yang tidak penting) salah seorang dari mereka menanyakan perihal soal kenapa anda sedemikian ngoyo (mungkin kita lebih mengenal kata "ngoyo" atau "ngodo" dalam bahasa yang lebih akrab di telinga, yaitu persistent. Heh, eat that! eat mai sinisme, lololol, ini 'kan yang kalian maksud?) membuat blog dengan content berbahasa inggris? dan begitulah saya akhirnya kepikiran (seperti yang anda bisa lihat, dalam beberapa kasus saya memang mudah terprovokasi, tunggu, menurut bahasa yang lebih baku, kata yang lebih tepat adalah terhasut, dengan omongan beberapa orang) tentang kemana dan bagaimana blog ini akan berjalan jangan sampai ikut menjadi tidak jelas seperti penulisnya.

Ketika saya membikin I.O penyebabnya adalah, again, karena saya sedang bosan dengan content dan layout Tabikarasu. Benar, bosan, boredom, taikutsu. Waktu itu, dengan berbagai dinamika IRL yang chaotic dan hectic saya mencoba konsep blogging on the spot yang, sepertinya, bakal sekeren expressionism dalam seni lukis, karena ada internet. Tapi ternyata susah juga, mungkin karena gelombang mood saya yang memiliki amplitudo dan frekuensi hampir mirip dengan Suzumiya Haruhi. But back to topic, pada dasarnya saya memang tidak suka dengan segala sesuatu yang monoton (hint untuk potential reader yang mungkin bakal jadi pacar saya di masa mendatang, lawl) dan ditambah dengan komentar beberapa orang yang blog nya sering saya mampir, "if you were making a blog in English, then I can get to know you better" maka berdirilah I.O (keren juga ya inisialnya, bandingkan dengan Tabikarasu yang sering di singkat jadi TK -emang saya toddlercon- TKI atau TKP).


Perlu dicatat, by the way, kalau saat saya berbicara soal monotony, its a different concept dengan anti kemapanan yang sering diusung anak-anak cosplayer harajuku/gals/kogals/etc dan ditulis pada deskripsi karakter di formulir cosplay. Entahlah sebetulnya saya juga bingung dengan konsep anti kemapanan itu sendiri. Setahu saya, kalau dalam bahasa jawa, mapan itu kan posisi berbaring. Berarti, anti mapan itu anti berada di bawah dan cewek yang anti mapan is.. woman on top? hm, not bad juga ternyata, huh? XD~~ Oh, but seriously, order and chaos is a one packet, you can't make anti-order or anti-chaos just like you can't make perfect order or perfect chaos. Yay, lagi-lagi postingan ini ngelantur kemana-mana.

Back to topic, sekarang setelah I.O sudah exist dengan grandnya, saya mencoba membuat sedikit comparation dengan blog saya tercinta yang satu lagi (grand kalo menurut saya, seriously sampai sekarang setiap kali saya melihat banner hasil vector-an siluet cewek dengan twintail dan high heel yang seratus persen original drawing dan warna emas hasil googling pertama saya dengan modem yang baru beli dan keyword "gold effect free photoshop tutorial" ohh... I can feel my overwhelming self-gratification).

point 1) URL name
Kalau dari poin ini, Tabikarasu menurut saya lebih superior. Yep, lebih ringkas, lebih mudah dihafal. Meskipun kalau dilihat dari segi historicnya, I.O lebih unggul. Tabikarasu, kalau kalian tidak tahu, adalah hasil comot cepat dari salah satu karya legendaris KEY, AIR. Tabikarasu, jika kalian masih tetep ingin tahu, adalah merek sake. Benar, sodara-sodara, Tabikarasu sebenarnya adalah merek minuman kerasss seperti halnya anggur tjap orang tua, dipercaya sejak 19.. dst XDD However, the drink itself is also another hint to Sora, nama burung gagak yang ditemu dan akhirnya dipiara oleh Misuzu. Eksistensi Sora sendiri sangat menarik bagi saya. Tabi= travel, trip, journey dan Karasu=gagak. Tabibito=tabi+hito (manusia)=pengelana. Dengan konsep yang sama, Tabikarasu=tabi+karasu. Ini sesuai dengan Sora yang tidak bisa terbang karena konsep berkelana lebih erat kaitannya dengan berjalan (kalau ada orang mengembara dengan naik pesawat, itu namanya plesir alias liburan). Then again, yang menarik adalah, ketika Misuzu pada akhirnya "kembali ke atas", mama nya Misuzu berkata, "cewekmu sudah tidak di bumi lagi, buat apa kamu masih di sini?" dan *sreet* dengan dua kepakan sang gagak langsung melesat ke langit, meninggalkan fans yang bertanya-tanya; geneyo iso mabur? sementara yang lain membantah eh itu bukan terbang (secara harfiah) lagee dst dsb dll filosofi fans teori blablabla.

Pada saat saya mau bikin Tabikarasu, ada nama lain lagi yang sempat terlintas sebenarnya, yaitu Natsukage. Benar, track legendaris dari AIR untuk theme song karakter milik Kamio Misuzu. Dalam tracklist aslinya, natsukage ditulis dengan natsu (musim panas) dan kage (bayangan) tapi kata natsu juga bisa merujuk pada natsu dari natsukashii yang artinya rindu atau kerinduan. Rindu dan bayangan, kombinasi yang sungguh lebay, bukan? Tapi saya yakin, bagi semua penggemar AIR sendiri, natsukage adalah track yang sangat memorable. Dan musim panas memang musim yang paling sentimental. Tidak percaya? tunggu saja sampai Endless Eight keluar di season dua Haruhi. Well, tapi pada akhirnya Tabikarasu lah yang terpilih, konsep reinkaranasi menjadi burung gagak sebagai kekasih abadi seorang gadis yang tidak mengenal cinta selain platonic love sepertinya memang lebih mengena.

Lalu bagaimana dengan I.O? konsep namanya memang seperti yang mungkin sudah kalian duga, ikut-ikutan dengan barisan animeblog lain yang memakai quote khas sebagai nama blognya seperti minaidehazukashii (yang kalau tidak salah sekarang sudah menjadi minaidehitorigoto, mungkin karena sudah tidak hazukashii lagi, if you know what I mean) atau hontounisouomou (bener gak yah nulisnya, damn, sekarang baru terbukti kalau yang beginian memang susah diapalin). Dari segi nama, memang seperti yang sudah ditulis, I.O lebih sukar dilafalkan dan dihafalkan, apalagi untuk otaku noob yang baru separo belajar. Tapi I.O adalah sesuatu yang original (well, gak original-original banget sih kalau dipikir-pikir) dan lahir setelah brainstorming yang lamaaaa bgt dan mengalahkan pesaing serta kandidat lainnya, seperti yameteoneechan atau yapparitsunderewasaikoutsu. Ikemasen, Ojou-sama! adalah tagline yang paling pas karena mewakili (dan menjelaskan) banyak hal tentang aura blog ini.

Apakah saya perlu menulis penjelasan tentang artinya juga di sini? Ikemasen arti sebenarnya tidak sebegitu bombastis. Forbidden, not allowed, atau no can't do. Tapi, ini semua gara-gara anime bikinan sutradara gondrong favorit para fangirls yang baru saja tayang season kemarin, Genji Monogatari Sennenki, yang menceritakan, secara singkatnya, kisah seorang super playboy bintang lima. Pada dasarnya selain saya, semua orang di circle saya bukan maniak literatur. Beberapa memang baca tapi jelas memilih Saki atau Queen's Blade dibanding Mouryou no Hako. Tapi entah kenapa pada akhirnya semua pada nonton Genji dan entah kenapa juga di tiap episode si pangeran Hikaru no Kimi itu bisa dengan suksesnya menggombali setiap wanita yang ada, bahkan istri orang dan ibu tirinya juga diembat, dan entah kenapa lagi di tiap adegan biasanya diawali dengan "Ikemasen... ikemasen, Genji-sama..." "Ikemasen, ike- ahhh..." dan akhirnya.. ya gitu deh. Dan sejak saat itulah quote "Ikemasen" menjadi sangat populer di circle saya. Saya tidak habis pikir bagaimana serial yang sebenarnya harem marem ini bisa lebih banyak peminat fangirls nya. Apakah karena cewek memang lebih suka dimadu? Uwaaah, saya nggak dong. Yah, gampangnya, jika kalian S, bacalah Genji and bow to his awesome don juan skill, dan jika kalian M, bacalah Taketori Monogatari dan worshiplah itu Putri bulan Kaguya-hime.

point 2) Layout
Speaking about layout, jelas I.O menang dengan telak. Bagi seseorang yang tidak pernah belajar html dan xml layout I.O adalah sebuah achievement tersendiri. Saya menghabiskan waktu seharian cuma buat figuring out what goes where nya halaman ini. Itu secara perjuangannya. Dari tampilannya sendiri, saya juga merasa kombinasi warna terutama fonts nya lebih enak I.O daripada Tabikarasu yang terlalu kontras hitam putihnya. I.O juga punya triple column dengan dua kolom tambahan di sisi kanan dan kirinya yang menambah fresh look dibanding double column layout Tabikarasu yang konvensional. But most of all, yang paling saya suka di I.O adalah feature tab-tab tambahan yang ada di atas bawah banner. Tab-tab tersebut bisa diedit sesuai yang diinginkan, menyediakan banyak possibility untuk menaruh feat baru dan hal-hal menarik lainnya di blog, seiring dengan level-up nya log ini (oh.. jadi serasa main Suikoden, you know, menghias kastil). Tentu saja ini bukan hal yang susah jika kalian memakai wordpress tapi coba pakai blogspot dan bikinlah tab. Tapi setahu saya feature ini tidak ada di template standard blogspot.

point 3) Content
Di sinilah sebenarnya pertarungan yang sesungguhnya. Like I said before, kadang saya berpikir, oh come on, who care about a small desolated blog at the end of universe, begitu awalnya yang saya kira. But you know what, there is. Dan percaya atau tidak, sayalah pengunjung paling setia blog ini. Sometimes, kalo saya pas lagi underpressure I'll revisit the older post in my blog. Membaca ulang tulisan-tulisan yang pernah saya ketik. Those handmade self comforting, I think, is better than any artificial quote from a bishoujo. I do hate history but I sure love watching my own trace and see how many part from me is changing. The facts that I made this blog open to public is, sama seperti yang Brian si Answerman lakukan, berharap ada orang dengan range frekuensi yang sama lewat dan menaruh minat. Sukur-sukur kalo itu cewek (hey, Answerman also saying this thing). Presentasinya hampir nol, memang, dan tidak ada Arcuied Brunestud yang bisa menyeratuspersenkan probability anda. But it is better than nothing.

Analoginya seperti ini, anda sedang berada di sebuah ruang tunggu yang ramai dengan orang dan anda mengeluarkan dari dalam tas sebuah novel, katakanlah... Twilight (HOEKK) dan mulai membacanya. Adakah kemungkinan seseorang akan mendekati anda dan berkata "waw, suka Twilight juga toh?" and so on? tentu saja ada. The possibility exist. Dan di internet anda bisa melakukannya kapanpun, seberapa lamapun, sementara di IRL anda bisa dicap gila kalau setiap hari nongkrong di ruang tunggu sambil membawa novel Twilight. Tentu saja, jika di internet anda harus siap dengan "suka Twilight? GO KILL URSELF, FAGGOT!"

Kembali pada content. Blog seperti ini, what does it purpose except that its solely to comfort the writer for providing space to write shit 'n stuff. Sedikit lebih terkesan intelek daripada lifejournal yang seperti coretan diary anak sekolahan, sedikit lebih terkesan L337 and anon daripada facebook yang oh-so-mainstream. But other than that? this isn't a blog with informative news provider like canned-dog, an up-to-date review seperti RC, komunitas kuat ala Riuva. What I write here is just some observation and experience sharing with few nice little cynism and luls as extra, yang itupun bisa ditemui di /a/ dalam kuantitas (dan kadang kualitas) yang jauh lebih besar. Bahkan untuk artikel yang serius dengan crisscross reference dan literated enlightenment pun internet sudah punya ratunya sendiri (see iwanihana.info). Again, even in the vast land of internet, I feel identity loss and still looking for, let's sing, somewhere I beloooonggg. Ai wannaaa heaaaal Ai wanna feeel ...etc.

But putting that aside, pada intinya saya merasa bahwa blog-blog seperti punya saya ini pada akhirnya kembali kepada self satisfction penulisnya. Jika bicara masalah bahasa, tentu saja ngeblog dengan bahasa indo lebih mudah. Dan yang lebih penting lagi, lebih banyak option dalam membuat in-post joke dan sejenisnya. Dalam bahasa Inggris, tidak akan ditemui pun seperti Tokosoto tempat anda berwindow shopping torrent, atau Sankaku koplo yang benar-benar akan membuat anda koplo. Konsep 3B saya yang terkenal (emang terkenal?) juga tidak akan tereksekusi dengan baik dalam bahasa Inggris. FYI 3B adalah kebutuhan dasar otaku, sama seperti manusia yang mempunyai 3 kebutuhan primer; pangan sandang papan, otaku juga punya, yaitu Bandwith (dan tempat menyimpannya alias hardisk ato DVD blank), Bensin dan Biaya nelpon/sms atau dengan kata lain, pulsa. Sebenarnya masih ada satu lagi B tambahan, tergantung apakah anda nijicon atau bukan, jika anda seorang nijicon pastilah anda memilih Bishoujo tapi jika anda masih berkenan dengan 3D then you'll go with real girl, though they sometimes can be such a B*tch.

In the end, setelah postingan yang berputar-putar tidak jelas, yang pada intinya hanya mengembalikan mood penulis ke taraf normal sembari menghabiskan energi supaya ngantuk dan bisa tidur, akhirnya saya sampai pada keputusan bulat sebulat Kasuga (apanya coba) untuk menghiatuskan Tabikarasu sampai waktu yang tidak dipastikan (actually, saya ada bayangan mau menjadikan itu blog apa, but I won't speak for now) dan from now on, I.O is officially become my main blog in bilingual (trilingual kalo moonspeak ikut dihitung). Mungkin erokarasu pun akan dimerge ke sini juga, back to basic lah, alasannya, eh, istilahnya.

2 comments:

Hyu Zen said...

[quote]membuat blog dengan content berbahasa inggris? ...
ada dasarnya saya memang tidak suka dengan segala sesuatu yang monoton[/quote]

Fufufu, yeah maybe Anda mudah terprofokasi,
I think, blog owner is d'law itself ... up to him want to use indon, english, or namec langguage it's free
For me, i didn't say i use english for my blog but "look like" english coz it's langguage was user friendly to make ambiguity ^^

[quote]berarti, anti mapan itu anti berada di bawah dan cewek yang anti mapan is.. woman on top?[/quote]

kaosu heddo anata ?

[quote]Tabi= travel, trip, journey[/quote]

Ew, not tabby that mean "baby" ? :-?

[quote]ikut-ikutan dengan barisan animeblog lain yang memakai quote khas sebagai nama blognya[/quote]

wah sepertinya,
omaewakorose.blogspot.com
omaewaminnasindedayo.blogspot.com
belum terdaftar, ayo" yg mau parkir domain XD

[quote]dan mengalahkan pesaing serta kandidat lainnya, seperti yameteoneechan[/quote]

lebih mudah dihapal bila ditambah,
yameteoneechan-itai-itai XD XD XD

[quote]Tentu saja ini bukan hal yang susah jika kalian memakai wordpress tapi coba pakai blogspot dan bikinlah tab[/quote]

+1 for I.O.

[quote]Those handmade self comforting[/quote]

absolutely

....

Sekali" posting begini menurut saya bagus buat mereview
"what you've done"

Should I care INet nor IRL troll me ?
coz I was main chara on my life that will decide my path-way,
flowery or bloodbath.

Neohybrid_kai said...

'tabby n.
1 female cat
synonym: queen
hypernym: domestic cat, Felis catus, Felis domesticus, house cat

>synonym: queen
>queen

tabbykarasu: queen and crow
OH SHI---------------------------------------!!!
bisa begitu ternyata o_O

so Tabikarasu = Ikemasen, Joou-sama!
shit, suddenly it sounds superior!! LAWL

FYI, joou (queen) >>> oujo (imperial princess) >>> hime (princess, noble birth) >>> ojou (young lady, daughter of rich family) >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> kaichou (president, chairman)
awalnya saya mau pake oujo tapi akhirnya ganti ke ojou karena lebih "merakyat"

kaibutsu oujo = Hime (kaibutsu oujo)
kaibutsu ojou = Akiha Vermilion (tsukihime)

wkwk

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime