Thursday, March 26, 2009

Sekarang sumber bandwith sudekat, beta.. OH SHIIIIIIIIIIIIIIIII-------------- overquota? omgwtfbbq??

5 comments
Tepat seperti apa yang kalian duga pada saat membaca judul postingan ini, akhirnya ada internet juga di rumah kamar saya. Di sini saya akan menulis tentang apa-apa saja yang terjadi akhir-akhir ini, bagaimana blog ini hampir terlantar dan beberapa hal yang cukup stupid untuk dibaca namun cukup menghibur untuk tidak dilewatkan.

OK, lets do the bouken deshou deshou!

Sebenarnya semuanya disebabkan oleh alasan yang cukup simple saja, sejak ditemukannya sebuah warnet di jogja dengan speed download yang bisa mencapai 1mbps dan kadang lebih, semua unit downloader dari circle saya langsung beralih menjadi leecher-leecher sejati. Mindset setiap orang langsung berubah jadi download dan download. Semua benda di download. Yang penting, maupun yang nggak, meskipun setiap orang berdalih kalo yang di download (bagi dia) adalah barang penting. Benar, termasuk saya. Mungkin anda bertanya, bukankah mendownload adalah hal yang menjemukan secara teknis, karena tidak ada yang bisa dilakukan saat menunggu? Dengan bandwith yang sedemikian besar, bukankah bisa disisihkan sedikit untuk browsing, blogging, chatting dan sejenisnya? Secara torinya memang iya, tapi yang terjadi tidak seperti itu. Setiap orang, well minimal saya, menjadi terobsesi dengan yang namanya "target". Download yang ini, download yang itu, lengkapi yang ini, replace yang itu. Semakin cepet koneksinya, malah semakin panjang pula targetnya. Tidak ada waktu untuk ngenet di jam-jam rame, karena prioritas bergeser pada "kecepatan download". Menunggu downloadan selesai dengan mendownload benda yang lainnya. Benar-benar masa yang dinamis, cepat dan penuh vitalitas. Kami menyebut era ini dengan nama the age of invention.

Selama beberapa abad kemudian, para otaku di planet kami hidup dalam jaman yang berkecukupan, mendownload benda-benda yang pada akhirnya delete lagi, dan membuang benda-benda yang tidak terdelete kedalam sebuah lingkaran tipis yang sering disebut dengan nama DVD. Semua orang menikmati hasil panenan mereka dan hidup berbahagia, medetashi medetashi..

Namun sebagaimana halnya hidup yang (kata orang) berputar seperti roda (meskipun saya merasa ada orang-orang yang sepertinya tidak akan pernah berada di bawah), the sacred warnet yang ditemukan oleh Columbus-nya circle kami pun mengalami up and down. Atau mungkin lebih tepatnya down, lalu up lagi. Bahkan suatu saat, Waktu down yang terjadi sangatlah lama, mungkin sekitar dua dasawarsa. Kami menyebut era ini dengan nama the dark age (um, bukannya dark age harusnya sebelum invention age yah? eh whatever lah). Thanks God the dark age isn't last forever, karena akhirnya speed warnet tersebut membaik lagi (meskipun tidak perfectly recovered sampai seperti dulu) tapi yang penting masih bisa buat download sampai satu giga an lebih dalam waktu yang masih bisa ditolerir.

Sorry don't have good decent pict to fill this post but instead let me show you this
Actually this doujin quite covering one of my fetish LOLOLOL 
but of course cuma yang bisa baca yang tau apa yang saya maksud

Nah lagi-lagi fenomena yang sama terulang. Dan sekarang malah lebih parah, karena waktu efektif untuk mendownload yang tersedia bukan lagi 24/7 tapi hanya pada saat kage jikan. Benar, jam-jam di mana semua manusia kecuali mereka yang terpilih berada di dalam peti mati. Dan itu berarti tidak ada chat sama sekali saat ke warnet karena tidak ada manusia normal yang online pada jam 3 pagi, dan kalopun ada mungkin sedang stress-stressnya mengerjakan tugas karena harus dikumpulin paginya, dan sangatlah tidak mungkin untuk diajak mengobrol. Dengan kata lain, kesimpulannya, saya kembali menjalani jalan hidup seorang leecher. Sampai pada akhirnya... saya memutuskan untuk menggabungkan tabungan saya dengan gaji yang saya peroleh untuk membeli seperangkat modem beserta kartu perdananya, dibayar tunai. Sah? tentu saja sah, dan demikianlah akhirnya saya secara resmi menikah dengan internet.

Jika kalian adalah satu-satunya nerd di rumah kalian, mempunyai koneksi sendiri di rumah sangatlah menyenangkan. Tidak ada yang namanya rebutan bandwith atau monopoli komputer (bagi yang hanya punya satu komputer di rumah, tentu saja). Nah sekarang saya akan menulis sedikit tentang koneksi yang saya gunakan, beserta bouken deshou deshou dan zetsuboushitaa nya.

Saya pake IM2. Benar, bukan pilihan yang tepat untuk seorang downloader, memang, apalagi kalo duit kalian banyak. Tapi dengan mempertimbangkan beberapa faktor, akhirnya choice saya jatuh ke IM2. Then again, pertimbangan saya bisa jadi masih kurang afektif, so kalo ada yang punya rekomendasi yang lebih bagus, please do tell me. Speednya memang so-so, tapi masih visible lah buat mendownload anime, dengan catatan quotanya masih ada. Dan bicara soal quota, ternyata keyword ini sangat penting jika kita bicara dalam konteks internetan pra bayar. Dan inilah yang sempat membuat saya salah strategi, karena saat quota masih ada, speed masih cepet, saya memakainya untuk.. mendownload barang-barang yang sebetulnya bisa ditunda untuk didownload di warnet. Tapi wajarlah, kalo saya bilang, namanya juga barusan dapet power. So, jika diantara kalian ada yang senasib dengan saya, here's a tips that you can do with your mediocre connection; kecuali jika sangat terpaksa, pakailah untuk hal-hal yang tidak melibatkan aktivitas mendownload. Misalnya, berburu link, research dan mengumpulkan data, memperluas commu, mengefektifkan blog, dan sejenisnya. Bagaimana dengan mendownload? saat target list sudah terkumpul, barulah kalian pergi untuk mendownload.. OR even better, pakailah koneksi rumah untuk menghubungi downloader yang sedang berada di lapangan untuk titip didownloadkan. Just remember the rule of equivalent trade.

I think I've write long enough to make up my absence of posting m(_ _)m Nah, jadi pelajaran moral apa yang bisa kita ambil dari kasus ini? Bahwa speed 7kbps pun masih bisa membuat seseorang menjadi hikkikomori. Tidak percaya? liat saja update an blog ini, saya pasang internet sekitar awal Maret dan draft untuk postingan ini pun sebenarnya sudah mulai ditulis sejak hampir dua minggu yang lalu. Tapi karena kebanyakan browsing dan chatting akhirnya baru keposting sekarang.. orz

Waspadalah.. waspadalah..

5 comments:

Anonymous said...

Makin dekat rumah seseorang dengan tempat aktivitasnya,"biasanya" makin telatlah dia.Makin punya power buat mendownload,targetnya nggak akan habis.Dan yang terakhir,makin besar space harddisk seorang downloader dia akan merasa tetap kekurangan free space.

pepatah dari "orang bijak" ehem...

Anonymous said...

Cih! (ini bukan umpatan ke pemilik blog).Internet,ya? Bikin iri.Nggak bikin kantong jebol tuh?

Neohybrid_kai said...

Hahaha, sepertinya anda benar. Begitulah manusia, unlimited nafsu works

Jebol? ahaha, kita liat bulan depan ya

Hyu Zen said...

Damn ... ky abis baca lope letter aj nih, segerrrr bgt
(stelah menjalani dark age berkutat dg googling & syntax" ampe muka dah ky source code)

"bukankah mendownload adalah hal yang menjemukan secara teknis, karena tidak ada yang bisa dilakukan saat menunggu?"
>> Karenanya cintailah stat pd saat donlot, Anda akan terhibur oleh naik turunnya speed sperti serunya nonton Rossi di MotoGP, sip deh.

ditunggu updatenya ^^

hacchan said...

hah hah hah XDDD

eto ..
jadi enak gitu pake IM2?
pra bayar berapaan yah? >>blom research sama sekali xD

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime