Monday, December 29, 2008

Are you strong enough to watch GHIBLI's drama?

4 comments
As you may already notice from the shoutbox in this blog, my favorite warnet failed me. For example, this week, numerically speaking, I have downloaded below 100mb items. This phenomenon is of course very shocking, unpredicted and twistingly extraordinary that looks like the work of supernatural being and even attract the excitement of our lovable alien-seeking goddes.



That said, praktis minggu ini saya jadi kering tontonan. Padahal Nikkou tutup mulai dari Christmas sampai tahun baru. Bisa dibayangkan betapa malangnya saya yang dengan slot liburan sebanyak itu tapi tanpa anime? lol. Terlebih lagi semua cd pinjaman yang isinya movie-movie buat diputer di warung juga ikut di bawa temen saya mudik ke Magelang. Yang tersisa hanya sekeping dvd movie jatah request saya (yang karena sedang tidak tahu mau menonton apa akhirnya memutuskan meminjam) versi live actionnya "Boku wa Imouto ni Koi wo Suru" yang ternyata (sebenarnya sih sudah bisa diduga) kadar ecchi nya tidak semantap anime atau versi manganya, BAAWWWWWWW

Tapi untunglah saya masih inget kalo saya masih punya satu file movie yang beberapa minggu kemaren di kasih sama temen saya F-san. Benar, "Omoide Poroporo" (Only Yesterday) nya Ghibli.

Harus diakui kalo salah satu dari kepribadian saya saya sebenarnya adalah fans studio yang dulu pernah membuat saya histeris dengan Howl Moving Castle, Sen to Chihiro dan Umi ga Kikoeru nya Dan entah kenapa setiap kali saya selesai menonton sebuah Ghibli show, selalu ada sesuatu seperti undeniable wisdom yang menembus AT-field saya dan menusuk langsung ke pusat pikiran dan perasaan saya. Impactnya benar-benar total dan unforgettable. Mungkin ini yang bener-bener dinamakan the real thought provoking anime, lebih dari sesuatu seperti Ergo Proxy yang membuat mulut penontonnya berbusa, atau Ghost Hound, Eve no Jikan dan semacamnya.

Misalnya adegan ini. Tampak biasa ya? hanya bulan di langit malam dengan awan-awannya. Tapi di mata saya adegan pas ini tampak sangat amat surreal. Ralat. Suangatt uammatt suerreall. LOL
Mungkin bagi orang normal yang menonton anime Ghibli efeknya malah tidak akan sedahsyat yang saya rasakan. Tapi jika dibalik, mungkin logis juga sih, saya juga biasa saja dengan adegan utak-utik otak nya Chaos Head ato potong oppai nya Himitsu. Actually I can stand any guro as long as its 2D, cuma saya selalu ngantuk kalo nonton violence yang tidak berdrama. I mean, oh come on, where's the fun in killing people just for fun? (pun is of course intended)
Satu hal yang pasti, anime ini tidak direkomendasikan untuk ditonton kecuali jika anda merasa sudah cukup tua. Yea, benar, karena seperti ero-anime minimal usia anda harus 21 tahun ke atas untuk menonton movie ini. LOL

4 comments:

marisako said...

uny speed nya nggak drop, cuman hardware server mereka (menjelang) jebol aja, jadi kalo siang bandwidth load nya dikurangi. aku subuh masih bisa dapet 1.5mbps. kalo di atas jam 8... good luck getting 20kbps.

marisako said...

addendum--
btw in my case i always use torrent, dunno about DDL, lol.

hyu_zen said...

Klo ga da items yg bisa Anda nikmati coba aj berburu item" baru d net

desperate pake torrent cari yg ddl & ukurannya masuk akal aj

& utamanya .... google hacking, permainan sintax google yg diperluin buat ngerampok

syntax example:
site:mediafire.com intext:ghibli filetype:rar|zip|avi
inurl:mywayisKway.com index of/ "ecchi"
allinurl:tabikorosu.deluoode.com intitle:"anime series"

& sejenisnya ... thats all folks ^^

Neohybrid_kai said...

all I need is DDL T^T
gaooo.. smua file yg mau ku dl ada di megaupload +_+

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime