Tuesday, November 11, 2008

.. dan lain sebagainya yang jarang ditulis di sebuah blog anime

2 comments
this post is written in the mood of deep blue

Jika kalian sering mengunjungi dunia nyata, tentunya kalian sadar jika dunia ini sudah tidak normal. Tidak, saya tidak bicara tentang anthroposentrisme (jangan suruh saya menjelaskan apa artinya, saya cuma mencomot dari artikel yang baru saja saya baca), tapi ketidaknormalan lingkungan secara literal. Pada awalnya saya memang tidak peduli dengan global warming, yang bahkan MTV pun akhirnya ikut meneriakkan tentangnya, atau saat adik saya yang bergabung dengan greenpeace dan mapala meminjamkan majalah tentang global warming (sebagai balasan setelah saya mengenalkan Detroit Metal City padanya), prinsip saya masih tetap sama seperti sailor uranus, "why should I care about the world if there's no person that I should protect?"

Tapi ketika belakangan ini hujan mulai turun di Jogja dengan intensitas seperti mood seorang tsundere, dan ketika dalam sehari dalam satu kali perjalanan saya terkena kombinasi panas dan hujan sampai empat kali, melihat hujan lokal yang bener-bener lokal seperti curtain of shower, dan pada puncaknya Jum'at kemaren warnet tempat temen saya kerja roboh atapnya karena terkena usapan lembut spell element angin level 4, akhirnya saya harus mengakui kalo iklim di bumi kita ini sudah mulai snap seperti Ryuugu Rena di arc tsumihoroboshi.

ooh... it's white XD~~~
sayang sekali, karena di sini jarang ada yang memakai miniskirt 
jadi sampai pohon tumbang pun tetap tidak akan ada 
rok yang tersingkap karena angin

Tapi ini bukan postingan zetsuboushita, juga bukan ajakan untuk berbuat baik, apalagi kampanye, saya hanya ingin menulis sedikit tentang apa yang saya lihat belakangan ini. Tentang harga bensin yang turun setengah ribu (semoga tidak sengaja diturunkan karena bakal naik dua kali lipat tahun depan), tentang Syekh Loli yang lebih fenomenal daripada isu poligami, tentang demo yang muncul karena semua orang ingin jadi calon yang didukung jadi pemenang, tentang demo yang muncul karena hal sepele, tentang demo yang dari dulu berlangsung tapi tidak terjadi apapun (jika Kino datang ke Indonesia bersama Hermes nya yang setia, pasti nama negara kita bakal di-introduce sebagai demo no kuni, or even "better" korupsi no kuni), tentang susu yang mengandung melamine (yappari, the real one is the best!! XDD~~~), tentang iklan yang hampir semua isinya ketik reg (kalo *sut melihat siaran tv kita, bisa jadi season 4 nanti Ai Enma tidak perlu susah-susah bikin situs, cukup ketik reg spasi blablabla dst), tentang Rival Schools, ralat, rival college, dimana mahasiswa saling bertempur menggunakan serangan-serangan jarak jauh dengan natural projectile, tentang kenapa iklan pond's yang baru sangat norak, tentang nikkou ramen yang enak dan murah, silahkan datang untuk mencoba (lol, masang iklan di blog sendiri gak ada yang melarang, kan?) dan sebagainya. Zetsuboushita? ah, tidak juga. Nothing surprise me these days. Bahkan costumer yang paling menyebalkan sekalipun masih tidak ada apa-apanya dibandingkan sarkasme faggotry khas 4chan. Yang menjadi (sedikit) kepikiran adalah, kenapa kok sepertinya tidak ada tanda-tanda kita akan menuju ke masa yang lebih baik? Tentu saja good news masih tetap ada setiap harinya, tapi sepertinya hanya bersifat individual dan lokal, belum ada yang nasional, atau bahkan global (hm, kecuali tentang Obama vi Brittannia mungkin).

Saya bukan hero of justice (LOL at kurogane), saya juga tidak berminat dengan death note (kalo misamisa, itu perkara lain) dan geass.. kalopun saya dapet geass, sepertinya menyelamatkan dunia tidak ada dalam "list hal-hal yang akan saya lakukan jika saya punya geass" XDD Intinya, seperti yang saya tulis di depan tadi, ini bukan tulisan dengan tema "..jadi karena itu, marilah kita bersama-sama.. dst" tapi saya cuma lagi pengen nulis soal ini saja (dan itu sekaligus berarti kalo keadaan sudah cukup parah sampai blog seperti ini saja kepikiran, padahal saya bisa saja menulis review komparasi tentang 5 doujinka besar dalam dunia ero bertema onee-chan), tapi kenapa yang saya tulis malah jadi seperti ini?


yak, istirahat sebentar, 
mata anda pasti lelah setelah membaca tulisan saya yang tidak jelas di atas
have some freshener

Solusi? tentu saja saya punya apa yang bisa disebut sebagai solution idea. Semua orang pasti punya. Subyektif. jelas. Tapi belajar dari seseorang yang belum pernah membuat pepakura yang datang pada saya dan berkata, "mas, bikin gundamnya ntar mending diginiin aja", saya jadi tidak enak buat menulis opini saya yang mungkin bakal terasa menggampangkan. Tapi in general, my view goes like those in shugo chara (yes, you heard it right, SHUGO CHARA) that it all is up to the young ones as the nextgen. That as long as young people have a dream and they fight for what they want to be, it's going to be alright. Tidak saya tidak membela golongan tua, saya belum tua, saya masih berjiwa seorang shota XDDDDD Saya hanya berpikir, jika generasi tua, separah apapun ulah mereka, toh satu atau dua dekade lagi sudah bakal byebye this world, masa depan bukan mereka yang menentukan, tapi para youngsters. Jadi jika kalian ada yang merasa masih muda, how about try to think of your, no, our future for a second, can you imagine what kind of you would be in five years from now? do you able to see your shugo chara? your jibun no naritai? apa kita akan menjalani era yang lebih baik dari sekarang, atau lebih parah lagi. HAHA, ngaco berat jadinya ini postinga, lol. Oh well, not that I care, actually.

2 comments:

hyu_zen said...

Whoa, akhirnya ada juga postingan ky gini d sini ^^
(baru bisa baca stelah kehabisan bandwith >< )

"What done is done, what should done ... should be done"

Semakin dewasa, kbanyakan manusia lebih menggemari perdebatan dibandingkan perundingan
adu otot dibandingkan adu otak
justifikasi dibandingkan koreksi diri

Mempertontonkan, apa yg tak layak di tiru
Mengejar, apa yg tak sepantasnya ia leburkan jiwanya atas sesuatu yg semu

Tidak aku, engkau, dia atau mereka ... semuanya bermain dlm kelalaian ini,

Lalai bahwa, hakikat nikmat itu sedikit, sesaat & sebentar serta ada cost atas setiap kenikmatan yg manusia reguk yg wajib dibayar baik suka ataupun terpaksa

In the end, setiap jiwa bakalan menuai balasan atas tindakannya d planet yg rapuh ini, sooner or later

Dosa manusia terlalu dalam,
Despair ? perhaps ... perhaps ... perhaps
Toh jawaban atas semua ini ada d depan mata,
dimana seharusnya tempat manusia menggadaikan loyalitas, usaha & pengharapan

Sayangnya lagi,
Banyak yg tak sadar akan ini
Yg sadar, belum tentu mau
Yg mau, belum tentu mampu (sabar melakukannya)

Karena,
manusia itu mahluk yg ingkar
&

Jika jalan kebaikan terlalu ramai ...
Siapa yg akan menjadi pembela kejahatan ?

(Bersama Gorgom menguasai dunia ? lol XD )

Neohybrid_kai said...

whoa, what a poetic reply XDD
well whatever happen, I still believed with the judgement day kok bro..

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime