Friday, September 5, 2008

The Yuuutsu for this natsu goes to Natsume Yuujinchou

2 comments
this post is written in the mood of blue


Di suatu senja ketika langit sedang cerah,
seberkas sinar menerobos masuk dari celah-celah awan
dari sisa-sisa hujan yang baru saja berhenti
dan aku tersadar akan aroma khas musim panas

Diantara cahaya yang berdesakan,
kuarahkan telinga pada ingatan-ingatanku
dan kembali kudengar langkah orang-orang yang aku sayangi
Lagit sore hari di musim panas,
dan hari-hari yang telah terlewati,
keduanya adalah satu hal yang sama
Kemudian aku tertawa, tertawa sebagaimana
diriku tertawa di musim panas saat itu


(Natsu yuuzora, Langit sore di musim panas)
ending song Natsume Yuujinchou (yang sangat keren aransemen dan vokalnya namun saya berani taruhan tidak bakal ada versi panjangnya)

Memang belum seperti musim panas rasanya jika tidak ada satu perwakilanpun dari genre drama yang mengharu biru setinggi langit dan bintang sedalam laut dan jurang. Bagi sebagian orang mungkin musim dingin lah yang mempunyai image yang mellow, karena its snowy, so cold and ronery, tapi menurut saya justru musim panaslah dengan segala nuansanya yang bercampur antara bitter dan sweetness lah yang paling cocok dengan image sebagai musim paling melankolis. Dan untuk musim panas tahun ini, sebuah anime yang sangat pas dengan image musim panas yang saya miliki, hadir untuk memenuhi kebutuhan emosional roller coaster anda, Natsume Yuujinchou.


Diangkat dari manga yang dikarang oleh salah satu mangaka shoujo favorit saya, Midorikawa Yuki (beliaulah orang yang harus bertanggung jawab karena manga "Hotarubi no Mori"nya membuat saya jadi tergila-gila dengan kitsune kamen -atau kalo di sini lebih dikenal dengan nama topeng anbu, LOL-), Natsume Yuujinchou bercerita tentang seorang cowok bernama Natsume Takashi yang mempunyai "kekuatan" (meskipun dia tidak menginginkannya) untuk melihat dan akhirnya berkomunikasi dengan youkai (siluman), ini bukan sesuatu yang spesial karena ternyata neneknya dulu yang bernama Natsume Reiko juga mempunyai ability yang sama. Sama seperti Takashi (mulai sekarang saya akan menulisnya dengan Natsume, karena dia lebih sering dipanggil dengan nama itu) Reiko juga meng-isolasi diri dan tidak memiliki teman karena kekuatannya tersebut. Bedanya, Reiko memilih untuk lebih dekat dengan dunia youkai, dengan cepat dia beradaptasi dan karena kekuatan miliknya yang ternyata cukup besar, Reiko bahkan bisa membuat beberapa youkai menyerahkan namanya (dalam "dunia lain" versi Jepang, menyerahkan nama asli berarti menyerahkan nyawa, atau dengan kata lain menjadi anak buah, yang pernah menonton Spirited Away pasti paham yang saya maksud), dan begitulah Reiko akhirnya menulis tiap nama "lelembut" yang dia "kalahkan" ke dalam sebuah buku, the book of friend atau dalam bahasa Jepangnya, yuujinchou, yang akhirnya ditemukan oleh Natsume. Reiko sendiri meninggal sebelum sempat mengembalikan nama yang ada dalam buku tersebut dan Natsume, yang bertekad mengembalikan nama-nama yang ada dalam buku tersebut akhirnya mengalami berbagai hal yang membuatnya menyadari tentang apa itu sebuah "ikatan".


Topeng adalah hal lain yang membuat saya menyukai anime ini.
Dalam manga karya beliau, Midorikawa-sensei memang sering menggambar tokoh yang mempunyai topeng.
Selain menyembunyikan wajah, topeng juga bisa menjadi simbol dari menyembunyikan "emosi" dan "kenangan".


Jika kalian pernah memainkan Persona 3, mungkin kalian kenal dengan Miss Ounishi yang mengajar kimia (atau dalam bahasa inggrisnya, chemistry). Salah satu quote yang masih saya inget dari game favorit saya itu berasal dari kata-kata ibu guru itu, "...Therefore, love is a motivational system that stimulates the urge to procreate. One theory states that love between humans lasts no longer than two years". Ketika pertama kali saya baca scene itu, kontan saya ber-wtf dan langsung ngakak total, memang jarang game rpg yang mempunyai selera humor seperti ini dan persona adalah salah satunya. Tapi lalu apa hubungannya dengan Natsume Yuujinchou? karena di dalam anime ini tidak ada satupun (sejauh ini) yang melibatkan cinta instant. Semua relationship yang ada dalam anime ini adalah chemistry based yang terbentuk setelah kedekatan dalam sebuah periode waktu. Natsume Yuujinchou adalah serangkaian cerita yang menarasikan tentang solitude dan attachment, dua elemen utama yang juga mendasari plot Hotarubi no Mori. Jika sebuah angka "1" ditambah dengan "1" sehingga menjadi "2", lalu dikurangi "1", maka di dalam Natsume Yuujinchou, angka "1" sebagai hasil akhir tadi tidak akan sama value nya dengan angka "1" yang pertama. Itulah Natsume.


Nyanko-sensei, kucing yang seperti dibuat dari ager-ager ato kue mochi ini juga merupakan salah satu alasan untuk menonton Natsume Yuujinchou, cobalah nonton anime ini dan kalian pasti setuju dengan pendapat saya kalo "kucinge lucu ning nyebahine puoll XDD"


Saat pertama anime ini keluar, banyak yang mencoba membandingkan antara Natsume dan Mushishi dan meskipun atmosfernya hampir mirip tapi ada satu hal yang membuat kedua anime tersebut sangat berbeda. Dalam natsume, antara youkai dan manusia masih bisa terjalin komunikasi dan kebanyakan masalah justru terjadi karena itu, sementara dalam Mushishi, masalah terjadi akibat manusia dengan mushi tidak bisa berkomunikasi.


Overall, Natsume Yuujinchou adalah anime yang sangat pas jika kalian mencari drama. Point plus jika kalian sensitive dengan tema seperti being outcasted dan konsep solitude and attachment tadi, cara mengetesnya gampang saja, jika kalian menonton episode satu dan merasa ada sesuatu yang menusuk maka saya jamin episode-episode selanjutnya dijamin bakal memuaskan anda (teori ini sudah terbukti dan bukan hanya pada saya), terakhir, saya akan menutup post ini dengan sebuah quote yang saya rasa sangat merepresentasikan Natsume Yuujinchou;

"..being alone is sad, but being left alone is more sorrowful.."

2 comments:

Lingga said...

Um. Sebagian besar setuju. Nice char dev, nice music, nice drama. Tapi gatel pgn kritik e. Kalau misal adapun kekurangan anime ini, paling hanya sifatnya yg episodical. 1 eps 1 kisah. Plot besarnya pun terkesan sgt sederhana. Yaitu, kumpulkan semua serpihan bola 4 arwah (Eh, salah y. Itu anime lain) But overall, natsume yuujinchou itu a rare drama anime, dgn karakter dan penceritaan yg kuat (oh, sdh disebutkan di atas y).

Btw, sory commentnya jelek editan nya. Pertama kali nyoba dr hp -_-;

Neohybrid_kai said...

>> Tapi gatel pgn kritik e
-_- as usual, huh?

Benernya kalo mau jujur sih Natsume kelemahannya(?) ada di plot ceritanya yang tipikal boy meets girl ato lebih cocoknya youkai meets human. Orang pada akhirnya ceritanya jadi lebih banyak soal itu daripada segel menyegel ^^;a coba liat mulai dari episodenya ko kitsune itu, belum ada adegan nangkep2 youkai lagi kan? jadi mungkin bikin bosen buat sebagian orang, tapi yang jelas tidak buat saya. Romantisme musim panas ftw~ XD

Btw background pictnya jadi mengganggu ya kalo di hape? sayang sekali soalnya kalo itu gak bakal diilangin, hehe

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime