Monday, September 29, 2008

..dan Code Geass pun berakhir

12 comments
Magnificent, powerful, emotional, berkelas, indah, dan sangat memuaskan. Itulah impresi saya terhadap ending Code Geass yang baru saja saya tonton subuh tadi. Satu menit full saya memberikan applaus sambil menyeka air mata seperti orang gila. Setelah detik-detik penantian download berlangsung bagaikan seorang maniak sepak bola yang menunggu diputarnya siaran langsung pertandingan piala dunia. Hampir setengah jam saya menunggu sambil mendengarkan lagu sepanjang tiga menit tiga puluh detik yang liriknya cuma satu kalimat, berulang-ulang. Dan setelah selesai, saya langsung cabut pulang, tanpa peduli bahwa speed warnet (masih) bagus dan jika saya mau menghabiskan waktu sedikit lagi di warnet itu saya bakal mendapat 1/5 bagian dari tiket yang bisa dipakai untuk akses ngenet gratis selama satu jam.

Beruntung saya pulang lebih awal daripada senin-senin biasanya, karena saat saya tiba orang rumah masih pada tertidur. Karena jika saya sudah tidak dalam keadaan tidur (ini bisa berarti sudah bangun atau sudah keluyuran ke luar rumah) setelah di atas jam 6, bisa dipastikan secara otomatis beberapa pekerjaan akan langsung mengantri, dan saya yang bukan morning person hanya akan bisa mengerjakan tuga-tugas rumahan tersebut dengan tingkat efisiensi sekitar 5-10% saja, (karena itulah saya sering sengaja bangun di atas jam 8, hehe).


Bagi sebagian orang, liburan bisa berarti travelling ke luar pulau atau menonton konser musik yang harga tiketnya sebanding dengan jumlah biaya ngenet saya sebulan atau menginvestasikan dana pribadi untuk menaikkan level dalam sebuah game online, tapi bagi saya hiburan paling praktis dan menyenangkan adalah menonton sebuah hiburan yang menghibur tanpa diganggu oleh pekerjaan apapun (lalu menulis apresiasi tentangnya di blog ini). Agak sedikit sayang benernya karena sedang puasa jadi saya tidak bisa membeli snack untuk menemani acara nonton, tapi Geass terlalu darurat untuk membuat saya menangguhkan jadwal menonton sampai habis buka. Demikianlah cerita tentang bagaimana akhirnya saya bisa menonton episode terakhir dari anime paling hiperbolis tahun ini dengan suasana dan mood yang kondusif.


Tidak ada yang perlu dispoilerkan Lelouch mati dibunuh Suzaku dalam kostum Zero karena semua orang sepertinya sudah tau, dan dengan mengesampingkan banyaknya komentar-komentar di luar sana saya pribadi seperti yang sudah saya tulis di paragraf awal, sangat puas dengan endingnya. Sumpah endingnya epic, sempat bikin trenyuh dan melelehkan air mata (hoeeekk), tapi beneran, sekarang pikir, kalo misalnya bener-bener ada orang yang dengan sengaja mengorbankan citra dirinya untuk melindungi orang lain, untuk kebahagiaan orang lain, apa iya kita selamanya harus hidup dengan skeptisme dan prasangka. Ah, gila, benar-benar gila, kok bisa ya saya dapet pelajaran moral dari anime sableng ini? Apa karena dua hari lagi lebaran yah. Anyway, setelah setengah hari shopping (photoshopping maksudnya), silahkan dinikmati, edisi spesial Tabikarasu. I called it Tabikarasu Extended. Satu majalah, double side, double cover (pura-puranya, tentu saja). Sorry for the fangirls, though, coz MP dan waktu saya udah kepake buat bikin yang otaku side, jadi yang otome side nggak maksimal desainnya.


Eh, betewe, endingnya Macross gimana sih?
Read more...

Thursday, September 25, 2008

Tabikarasu September, LAUNCH!

2 comments
this post is written in the mood of red

yayaya.. (agak?) telat seperti biasanya XDD
been quite busy recently


Anyway, edisi kali ini cukup membuat bingung juga soal memilih siapa yang dijadiin cover girl nya. Basically, yang jadi model untuk cover Tabikarasu setidaknya harus memenuhi tiga criteria di bawah ini:
(1) Berasal dari series yang saya ikutin DAN masih berlanjut saat edisi dirilis.
(2) Character favorit saya (tentu saja).
(3) Berposenya bukan dalam standar pose moe.


Nah, setelah saya scan dari list anime yang saya tonton ternyata tidak banyak bahan yang bisa dijadikan cover. Awalnya saya mau pake Kuu-neesan nya Wagaya, tapi saya tidak nemu gambar yang pas (saya maunya pas dia pake pakaian casual), alternative kedua adalah zero yang satu lagi alias Louise tapi yang ini juga masih belum nemu karena kebanyakan gambar yang saya lihat terlalu moe. Yakushiji Ryoko sudah dipakai dan saya pingin Geass buat edisi bulan depan (karena Oktober tamat), saya mau pake Nakiami nya Xam'd (yes, I'm shipping in NakiamiXAkiyuki) tapi tidak nemu-nemu juga gambarnya, untunglah saya inget kalo masih ada SHUGO CHARA (yeah!). Awalnya saya mau pakai Amu untuk cover, karena sudah ada materialnya (spicy girl in oshare ftw) tapi kemudian kepikiran, kenapa tidak Utau saja? lebih spicy dan CDnya (tolong diperhatikan kalau CD yang saya maksud di sini adalah singkatan dari Compact Disc, kalo CD yang satunya lagi mah mendingan buat redaksi saja daripada dijadikan bonus) bisa dijadikan bonus. Apa? ilegal? ah tidak juga, kan di animenya kan CDnya dibagikan secara gratis.

Atas ide dari brother Hyu, akhirnya saya mengganti tagline majalahnya, now its sound cooler than the one before (thanks, bro!). Soal content, bisa dilihat sendiri, saya hanya ingin menulis sedikit tentang tema di rubrik twenty something. Jika kalian melihat angka 20 di cover Tabikarasu, mulai sekarang itu adalah rubrik tetap di majalah ini, saya menamakannya twenty-something, dimana di setiap edisi akan dibahas dua puluh the most blablaba.. Kenapa dua puluh? karena sebenarnya twenty something juga bisa berarti jawaban jika seseorang menanyakan umur saya Nah karena sebentar lagi lebaran, maka tema kali ini adalah tentang memaafkan, sesuatu yang kalo saya bilang kalo gampang, gampang banget, kalo susah, susah banget. Seberapa mahal atau murah kah harga maaf dalam hati kalian? Apakah kalian selalu benar-benar memaafkan ataukah it just for convenient's sake? Personally topik ini cukup menarik juga untuk ditulis beneran, meskipun mungkin 10 diantara yang 20 itu bakalan berasal dari Jigoku Shoujo, haha.

By the way, it seems that LOLfactor has released T.K.P, the doujin magazine of Tabikarasu, ahead of me (hahahaohwow) so please go and visit it. Oh dan lebaran kali ini juga sepertinya saya juga masih tetap out of zennies, is dis a curse of magz creator?
Read more...

Saturday, September 13, 2008

Woohooo.. this warnet got quite a shugoi chara XD

2 comments
this post is written in the mood of red

Yep, be prepare for a quite long and winding journal tale like always. Semuanya dimulai sejak awal minggu kemarin, ketika saya, seperti yang biasanya saya lakukan pada hari-hari Senin biasanya, cabut ke warnet pagi-pagi untuk mendownload the latest issue of Code Geass. Sebenarnya mandatory saya adalah mengantar Ayah saya ke terminal setiap Senin pagi, tapi memang karena sudah hitsuzen saya untuk menonton Geass, atau lebih tepatnya, hanya ke-dodol-an Lelouch dan teman-temannya lah yang dapat mensupplai saya dengan mood yang cukup yang bisa membuat saya bisa menghadapi hari Senin. Anyway, semuanya berjalan seperti biasanya sampai saya selesai mendownload Geass dan.. hm, saya lupa, was it Natsume Yuujinchou or Shugo Chara? I think its Shugo Chara, anyway, entah apa dan kenapa yang jelas saya tidak bisa mendownload apapun lagi. Connection refused, error dan something blablabla yang entah apa saya sudah tidak ingat. Tentu saja saya ber-huh? huh? wtf? dan mencoba-coba beberapa alternative cara yang terpikir, menonaktifkan accelerator, mencoba download dari site lain, bahkan merestart persocon, tapi tetep saja yang keluar adalah tulisan seperti ini.

Frustated dan merasa kalo primary target sudah tercapai, akhirnya saya logoff dari warnet tersebut. Deduksi saya waktu itu adalah mungkin sekarang warnetnya dilimit jadi hanya bisa mendownload sampai 150 mb saja (waktu itu total downloadan saya memang kurang lebih sekitar itu), teori yang aneh memang, malah lebih terdengar seperti sebuah self condolence, tapi what the hell lah pikir saya, saya lagi males ngomong sama op nya (seperti yang kalian bisa deduksi dari paragraf awal, saya bukan orang hari Senin, meskipun saya lahir di hari Senin, lol, apa hubungannya coba?) dan yang penting, Geass sudah ditangan. Begitulah cerita hari Senin berakhir dengan, kalo istilah scanlationnya, without realizing that it was a foreboding of a coming storm.. LOL.
Hari belum berganti siang, saya dapet sms, dari temen saya yang sedang di warnet juga. Tampaknya temen saya itu juga mengalami nasib yang sama, anehnya saat saya tanya apakah dia sudah mendownload sesuatu sebesar 150mb, temen saya menjawab kalo dia belum mendownload anything at all. Wah, something bad is happenning, pikir saya. Sorenya saya online lagi dan lagi-lagi saya tidak bisa mendownload apa-apa. Selasa, temen saya yang lain sms. Rabu dan hari berikutnya, lebih banyak info dan data yang saya dapet. Oh, saya lupa menulis, ada yang menarik sehubungan dengan circle saya sesama downloader, diantara kami tidak ada yang memakai warnet yang sama, lucu memang, seakan-akan setiap satu orang "membawahi" satu warnet, meskipun sebenarnya itu cuma karena pengaruh letak geografis dan availability periode download saja. Satu hal yang pasti, semua warnet yang kami pakai berada dalam satu bendera yang sama. Jadi ketika pada hari berikutnya kami bertemu, yang terjadi adalah sebuah diskusi mirip pertemuan para villain di film-film superhero. Dan karena kapasitas pengetahuan kita tentang warnet-warnet di yk sepertinya memang masih kurang, pertemuanpun berakhir dengan seruan "zetsboushitaaa..." karena memang kita bener-bener tidak tau harus ke mana jika mendownload di mana lagi. I mean, ayolah, saya tidak butuh koneksi cepet untuk barang-barang dengan kuantitas besar, saya tidak mendownload satu setengah giga JAV, saya tidak mendownload iso dividi, saya tidak memburu music dengan kualitas looselss, anime yang saya tonton juga tidak penting seberapa besar resolusinya, yang saya inginkan adalah saya bisa mendownload apa yang ingin saya nikmati pada saat saya menginginkannya. Terlebih lagi saya yang barusan men-self proclaiming gerakan swasembada anime setelah keberhasilan program self supplying ero ero pada repelita yang lalu (what the?). 

see? even the god was angry with this
 
Days gone by dan saya masih juga bingung dimana harus mendownload sampai akhirnya saya dikasih tau temen saya yang lain kalo sebenarnya warnet deket rumah saya itu speednya lumayan cepet, tapi hanya kalo pagi, dan pagi yang dia maksud adalah pagi dimana kebanyakan orang masih tidur aka jam 2an sampai jam 6. Penasaran akhirnya di suatu hari ketika saya selesai sahur, saya cabut juga ke warnet itu dan WOW ternyata memang bener. Bukan speed yang sangat cepet juga sih, cuma 40kbps an but that's enough buat mensupply benda-benda yang saya butuhkan dalam taraf standar. Begitulah akhirnya everything goes back to the way it was, and everybody lives happily everafter I can keep on downloading animu and manggo and mp3 and manga and eroer.. hm, not for now since this is bulan puasa.
But wait, is that all? ternyata selain speednya yang cukup cepet, di warnet tersebut juga menyediakan update an manga scanlation. Bleach Naruto One Piece blablabla, standar, tapi hebat juga karena ada folder avatar complete tinggal copy. Tapi tetap saja saya tidak begitu tertarik sampai saya melihat ke folder shoujo dan holy cow??!!!! Ternyata ada yang ngupdate Vampire Knight juga di situ dan, ini yang lebih penting, SMUT! heh heh heh.. keren juga selera op nya, quite a lotsa smut title yang saya belum pernah baca :3

 
 Royal Seventeen by Kayono 
whooppsie, bacanya habis buka berarti 
Seperti yang biasanya saya bilang, kalo shoujo udah serius untuk urusan ero scene, fanservice manga shounen tuh gak ada apa-apanya, try read Kayono atau Shinjo Mayu atau shoujo mangaka "satu perguruan" lainnya. Pantyshot, dojikko, lewat semuanya, lewaat XDD
 
Even Mistress Princess pun ada XDD hahaha ohwow
siapa yang baca yah? semoga bukan op yang cowok
Read more...

Satsugai satsugai seyooooooooo Satsugai satsugai seyooooooooo SATSUGAI.. SATSUGAI.. SATSUGAI.. XDD

3 comments
this post is written in the mood of red

I'm a terrorist from hell
Yesterday I raped my mother
Tomorrow I'll fuck my father in the ass
I'm a terrorist straight out of hell
I don't have a mother or a father
because I killed them both
I don't have friend or girlfriend
because I killed them all
kill, kill, kill your fucking parents
kill, kill, kill fucking everything
KILL KILL KILL KILL
KILL KILL KILL KILL
stain your memories with blllloooooooooooooddd!!!111 XDDD


So, one of my fave studio did it again. Studio 4°C adalah studio yang kalo saya bilang "gaya menghiburnya" cocok dengan selera saya. Setidaknya dua karya original mereka "Sweet Puch" dan "Genius Party"  membuktikannya. Dan kali ini mereka mengangkat "Detroit Metal City", sebuah manga tentang parodi band death metal karya Kiminori Wakasugi ke dalam anime. Hasilnya? PERFECTO! aura DMC yang penuh dengan ironi berhasil ditransfer dengan sempurna. Sebuah kombinasi yang luar biasa antara studio dengan insanity spirit yang powerful dengan manga yang mengangkat tema yang fresh dan unik (yang sudah terjual lebih dari dua juta copy). Dan seperti salah satu quote favorit saya (oh lol maybe I should make a post about my favorite quote collection) yang mengatakan bahwa "ironisme adalah makanan termanis kedua di dunia setelah permen cokelat" jadi sekali lagi saya angkat topi untuk Studio 4°C karena jarang sekali saya menonton sesuatu yang bisa membuat saya tertawa nonstop dari menit awal sampai terakhir. Dan tidak cuma satu episode, tapi dari episode pertama sampai (currently) episode ke-4.

Adalah Souichi Negishi, seorang pemuda lugu yang menyukai bermain gitar sambil menulis lagu. Bercita-cita ngin menjadi seorang anggota grup band pop, Negishi pun melanjutkan kuliahnya ke Tokyo, tapi yang terjadi adalah dia bergabung dengan band seperti ini

Satsugai satsugai seyoo.. Satsugai satsugai seyoo.. XDDD
 Setuju, Boss.
Tapi apakah itu berarti Negishi sudah snap? oh tentu tidak, saat tidak sedang dalam "pengaruh" make up, Negishi tetaplah Negishi yang menyukai lagu-lagu milik Kahimi Karie, artist pop favoritnya dan menulis lagu-lagu cinta yang... kalo kata lagunya Efek Rumah Kaca sendumendayudayu, atau dengan kata lain, tidak ada yang tahu jika Negishi adalah Krauser II (yang kemaren baru saja menjadi coverboy Tabikarasu versi lolfactor).

 we te ef?
situ oke?

Masalahpun bertambah kompleks LOL ketika Negishi bertemu dengan Aikawa, teman kuliahnya dulu yang dia sukai, yang tentu saja tidak tahu tentang keanggotaan Negishi dalam DMC. Dan demikianlah ceritapun mengalir. Segala kontradiksi dan bagaimana Negishi menjalani dual life nya yang terselang-seling oleh hal-hal yang seratus delapan puluh derajat diramu dengan sangat apik dan dipresentasikan dengan visual yang simple tapi mengena. Memang DMC menurut saya tidak membutuhkan animasi yang bagus karena intinya adalah pada tabrakan hal-hal yang saya sebut tadi, meskipun ini tidak berarti Studio 4°C tidak bisa membuat animasi dengan movement flow yang bagus (coba tonton Shanghai Dragon nya Genius Party kalo ingin bukti skill visual mereka yang gila-gilaan).

Overal, anime ini sangat benar-benar sangat menghibur sekali banget jika kalian menyukai humor-humor yang sinis senafas dengan zetsuboism nya Itoshiki sensei. Atau jika kalian juga mempunyai dual lifestyle. Sayang karena formatnya OVA setiap episodenya hanya mempunyai durasi 10 menitan (13 menit dengan lagu op dan ed).

fuckingwinnagenonstoplolactionhahahaohwow XD

Oh by the way, versi live action film ini sudah mulai tayang di Jepang, dengan lebih dari satu juta pengunjung terhitung sejak tiga minggu dari premiernya. Is it now downloadable? Ada yang udah men-dl live actionnya? dan bicara soal live action adaptation, denger-denger Hollywood mau membuat versi live actionnya juga? hahaha oh wow, will it work? maybe, this isn't Dead or Alive ato Onee-chan bara after all.
Read more...

Friday, September 5, 2008

The Yuuutsu for this natsu goes to Natsume Yuujinchou

2 comments
this post is written in the mood of blue


Di suatu senja ketika langit sedang cerah,
seberkas sinar menerobos masuk dari celah-celah awan
dari sisa-sisa hujan yang baru saja berhenti
dan aku tersadar akan aroma khas musim panas

Diantara cahaya yang berdesakan,
kuarahkan telinga pada ingatan-ingatanku
dan kembali kudengar langkah orang-orang yang aku sayangi
Lagit sore hari di musim panas,
dan hari-hari yang telah terlewati,
keduanya adalah satu hal yang sama
Kemudian aku tertawa, tertawa sebagaimana
diriku tertawa di musim panas saat itu


(Natsu yuuzora, Langit sore di musim panas)
ending song Natsume Yuujinchou (yang sangat keren aransemen dan vokalnya namun saya berani taruhan tidak bakal ada versi panjangnya)

Memang belum seperti musim panas rasanya jika tidak ada satu perwakilanpun dari genre drama yang mengharu biru setinggi langit dan bintang sedalam laut dan jurang. Bagi sebagian orang mungkin musim dingin lah yang mempunyai image yang mellow, karena its snowy, so cold and ronery, tapi menurut saya justru musim panaslah dengan segala nuansanya yang bercampur antara bitter dan sweetness lah yang paling cocok dengan image sebagai musim paling melankolis. Dan untuk musim panas tahun ini, sebuah anime yang sangat pas dengan image musim panas yang saya miliki, hadir untuk memenuhi kebutuhan emosional roller coaster anda, Natsume Yuujinchou.


Diangkat dari manga yang dikarang oleh salah satu mangaka shoujo favorit saya, Midorikawa Yuki (beliaulah orang yang harus bertanggung jawab karena manga "Hotarubi no Mori"nya membuat saya jadi tergila-gila dengan kitsune kamen -atau kalo di sini lebih dikenal dengan nama topeng anbu, LOL-), Natsume Yuujinchou bercerita tentang seorang cowok bernama Natsume Takashi yang mempunyai "kekuatan" (meskipun dia tidak menginginkannya) untuk melihat dan akhirnya berkomunikasi dengan youkai (siluman), ini bukan sesuatu yang spesial karena ternyata neneknya dulu yang bernama Natsume Reiko juga mempunyai ability yang sama. Sama seperti Takashi (mulai sekarang saya akan menulisnya dengan Natsume, karena dia lebih sering dipanggil dengan nama itu) Reiko juga meng-isolasi diri dan tidak memiliki teman karena kekuatannya tersebut. Bedanya, Reiko memilih untuk lebih dekat dengan dunia youkai, dengan cepat dia beradaptasi dan karena kekuatan miliknya yang ternyata cukup besar, Reiko bahkan bisa membuat beberapa youkai menyerahkan namanya (dalam "dunia lain" versi Jepang, menyerahkan nama asli berarti menyerahkan nyawa, atau dengan kata lain menjadi anak buah, yang pernah menonton Spirited Away pasti paham yang saya maksud), dan begitulah Reiko akhirnya menulis tiap nama "lelembut" yang dia "kalahkan" ke dalam sebuah buku, the book of friend atau dalam bahasa Jepangnya, yuujinchou, yang akhirnya ditemukan oleh Natsume. Reiko sendiri meninggal sebelum sempat mengembalikan nama yang ada dalam buku tersebut dan Natsume, yang bertekad mengembalikan nama-nama yang ada dalam buku tersebut akhirnya mengalami berbagai hal yang membuatnya menyadari tentang apa itu sebuah "ikatan".


Topeng adalah hal lain yang membuat saya menyukai anime ini.
Dalam manga karya beliau, Midorikawa-sensei memang sering menggambar tokoh yang mempunyai topeng.
Selain menyembunyikan wajah, topeng juga bisa menjadi simbol dari menyembunyikan "emosi" dan "kenangan".


Jika kalian pernah memainkan Persona 3, mungkin kalian kenal dengan Miss Ounishi yang mengajar kimia (atau dalam bahasa inggrisnya, chemistry). Salah satu quote yang masih saya inget dari game favorit saya itu berasal dari kata-kata ibu guru itu, "...Therefore, love is a motivational system that stimulates the urge to procreate. One theory states that love between humans lasts no longer than two years". Ketika pertama kali saya baca scene itu, kontan saya ber-wtf dan langsung ngakak total, memang jarang game rpg yang mempunyai selera humor seperti ini dan persona adalah salah satunya. Tapi lalu apa hubungannya dengan Natsume Yuujinchou? karena di dalam anime ini tidak ada satupun (sejauh ini) yang melibatkan cinta instant. Semua relationship yang ada dalam anime ini adalah chemistry based yang terbentuk setelah kedekatan dalam sebuah periode waktu. Natsume Yuujinchou adalah serangkaian cerita yang menarasikan tentang solitude dan attachment, dua elemen utama yang juga mendasari plot Hotarubi no Mori. Jika sebuah angka "1" ditambah dengan "1" sehingga menjadi "2", lalu dikurangi "1", maka di dalam Natsume Yuujinchou, angka "1" sebagai hasil akhir tadi tidak akan sama value nya dengan angka "1" yang pertama. Itulah Natsume.


Nyanko-sensei, kucing yang seperti dibuat dari ager-ager ato kue mochi ini juga merupakan salah satu alasan untuk menonton Natsume Yuujinchou, cobalah nonton anime ini dan kalian pasti setuju dengan pendapat saya kalo "kucinge lucu ning nyebahine puoll XDD"


Saat pertama anime ini keluar, banyak yang mencoba membandingkan antara Natsume dan Mushishi dan meskipun atmosfernya hampir mirip tapi ada satu hal yang membuat kedua anime tersebut sangat berbeda. Dalam natsume, antara youkai dan manusia masih bisa terjalin komunikasi dan kebanyakan masalah justru terjadi karena itu, sementara dalam Mushishi, masalah terjadi akibat manusia dengan mushi tidak bisa berkomunikasi.


Overall, Natsume Yuujinchou adalah anime yang sangat pas jika kalian mencari drama. Point plus jika kalian sensitive dengan tema seperti being outcasted dan konsep solitude and attachment tadi, cara mengetesnya gampang saja, jika kalian menonton episode satu dan merasa ada sesuatu yang menusuk maka saya jamin episode-episode selanjutnya dijamin bakal memuaskan anda (teori ini sudah terbukti dan bukan hanya pada saya), terakhir, saya akan menutup post ini dengan sebuah quote yang saya rasa sangat merepresentasikan Natsume Yuujinchou;

"..being alone is sad, but being left alone is more sorrowful.."
Read more...

Haruhi-sama figurine! Only 12k, woohooo XDD

2 comments
this post is written in the mood of red

join us, now

Jika kalian ke Mirota Batik, jangan lupa membeli figurine Haruhi. Adakah yang salah dengan kalimat ini? tentu tidak, secara struktur kalimat tersebut adalah benar... mungkin, karena saya bukan anak sastra Indonesia, yang jelas secara faktual kalimay tersebut seratus persen bisa dipercaya, karena memang di Mirota Batik Jalan Kaliurang dijual figurine dan pernik anime, mulai dari yang itu-itu aja (baca: naruto, one piece, bleach dan death note, well, death note sih sebenarnya tidak mengapa but plis not Kira Ryuk and L again, where is teh supercutekawaiigothiclolita misamisa?) sampai yang zomg its so liek a dream seperti Suzumiya Haruhi.

Tapi bicara soal Misamisa, ternyata di sana saya maleh dapet pin ini :3
not baad, karena seperti yang sudah saya tulis, accessories yang lain kalo tidak Raito ya L.



I shall give the credit to miss Kaguya, karena tanpa informasinya hampir tidak mungkin saya bakal ke Mirota Batik di Jakal dan tentunya saya juga tidak akan pernah membeli figurine ini. Yang pertama, karena letaknya jauh (km 15 dab!) dan kedua karena saya hanya ke Mirota Batik kalo pas nemenin temen nyari kado saja, itupun yang di Malioboro.


Seperti yang saya tulis di judul post, 12k adalah price yang harus dibayar untuk satu figurine. Total ada 3 pose Haruhi di sana, the "I want you for SOS-DAN" pose, the tsuntsun mode pose dan the epic ;P someday in the rain scene pose. Dengan perhitungan bahwa saya tidak ingin defisit duluan di awal bulan, akhirnya saya memutuskan untuk membeli dua dulu. Selain Suzumiya, ada juga Yuki Nagato versi day of sagittarius dan Kyon no Imouto dalam seragam sekolah kengkap dengan backpacknya, tapi saya tidak tertarik. Ok, time for more photo (pardon for the blur cos saya memotonya buru-buru, lol)
double tsundere combo with Nobue-nee from Ichimashi

let's play with a little shop


and finally, my masterpiece XDDD


Read more...

HUEHAHAHAHA Geass... Akhirnya saya bikin juga postingan Geass..

0 comments
this post is written in the mood of red

warning: saya tidak melakukan re-cheking pada post ini, selain menambah sedikit di bagian awal post, dan tulisan ini dibuat langsung setelah menonton eps 21, jadi kewarasannya tidak bisa di pertanggung jawabkan.

Udah pada nonton episode 21 nya Code Geass? sudah, pastinya, karena sebenarnya post ini memang hendak saya posting Rabu kemarin tapi tertunda karena malah jadi les bahasa Vietnam sama Kaguya. Anyway, apakah kalian juga ber-huehehehahahaw sama seperti saya?

Disinyalir setidaknya tiga orang teman saya juga mengalami sindrom dengan gejala-gejala yang sama setelah menonton episode tersebut. Ataukah kalian termasuk dari golongan orang-orang yang semakin sinis dengan plot development anime ini? yang sepakat dengan pernyataan bahwa Geass adalah sebuah overacting show yang overrated, yang kalo kata temen saya yang barusan mendrop anime ini, bagaikan sebuah kebodohan yang berkepanjangan (yang bahkan membuat gg pun mendrop project sub nya? hahaha ohwow). Fweh, apapun itu saya harus mengakui jika selama ini belum ada satupun anime yang mampu memaksa saya cabut ke warnet setiap pagi buta di hari Senin hanya untuk menonton sebuah parade ke-sok yes-an nan panjang dengan perkembangan cerita yang di balik-bolak bagaikan membuat jagung bakar.

FIX'D
for the sake of a precise and clear statement, no, a fact.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka dengan ini uhehehahahaw saya meng hahahahaw himbau kepada segenap lapisan masyarakat untuk hehehehaha tidak melepas topengnya, karena emperor Lulu tidak suka itu, yu no? Dan juga, sering-seringlah melotot, karena melototo adalah olah raga yang bagus untuk otot mata dan bahkan mampu membuat potensi geass yang kalian miliki keluar. Hahahawhuehehe


Oh goddammit, this show is so fucking amusing, this is what an ENTERTAINMENT should be!

Satu hal yang saya takutkan, yaitu jika Sunrise memakai formula ending Mai Hime (saya penasaran dari sinikah istilah mai waifu dan mai hani berasal?) yang sucks banget kuadrat untuk diaplikasikan ke Geass. Tapi kecil kemungkinannya karena Geass sudah terlalu parah bisa diselamatkan, dan untuk merayakankan, mari, saya sudah membuat kumpulan miscellannous Q&A yang mungkin bisa menambah pengetahuan kalian tentang anime sableng ini. Please, enjoy.

ps: You know how to see the answer, right? ok, let's begin.

-Apakah Lelouch straight?
Tidak
-Lelouch homo?
Tidak juga, yang benar Lelouch adalah bi
-Apa hubungannya antara Kallen dengan minyak kayu putih?
Nama Kallen disebut dalam tagline iklan tersebut, "Nggak, segitunya, kallee... (n)"
-Kenapa C.C tidak jadi gendut biarpun makan pizza tiap hari?
Karena rambutnya ijo, jadi tiap pagi dan siang bisa fotosintesis.
-Kenapa rambutnya C.C warnanya ijo?
Soalnya kalo merah, pakai bando ntar dikira Akiha Kalo biru, pake bando, ntar dikira Chikane.
-Kenapa C.C tidak pakai bando?
Kenapa pertanyaannya jadi tambah aneh?
-Kenapa di Code Geass tidak pernah ada adegan pertempuran di Indonesia?
Karena takut dana buat perangnya dikorupsi, belum lagi sekarang apa-apa mahal, listriknya sering mati, dll.
-Kenapa Nunnaly mati?
takdir
-Kenapa Rolo mati?
takdir
-Kenapa Sherley mati?
karena ditembak Rolo (wee.. kalian pikir yang ini juga jawabannya sama dengan di atas?)
-Diambil dari bahasa mana nama-nama karakter dalam Code Geass?
Bahasa Jawa, liat saja, C.C, Rolo, Lulu, papat, limo, enem..

-Dari mana asalnya code geass?
Dari Code river (kali code... hm, sepertinya yang ini terlalu jayus deh..)
-Kenapa nama Nunnally huruf n nya harus 2 ? kenapa tidak Nunaly?
Liat baik-baik, Nunnally kan huruf n nya ada 3.
-Apa yang terjadi jika Lelouch memakai geassnya ke Haruhi dan menyuruhnya menghancurkan dunia?
Ya nggak ngefek lah, geass bisa ada kan karena Suzumiya menginginkannya (hohoho..)
-Kenapa nama knightmare nya Suzaku Lancelot?
Karena kalo namanya Strike Freedom ntar dikira gundam.
-Di manakah kita bisa membeli geass?
Di pasar, sekilonya lima ribu enam ratus. Selain geass biasa juga ada geass ketan dan geass merah.

Puass? puasss?? XDDDDDDDDDDDDDD
Read more...

Tabikarasu upgrade; introducing new feature called color tag

0 comments
this post is written in the mood of green

Unfortunately, this post has no relation with this picture
meskipun saya setuju kalo teruyo red memang lebih keren dalam mini skirt XD~~


Ada sebuah fenomena menarik yang saya perhatikan dari blog-blog yang mempunyai tema atau blog yang mengkhususkan diri untuk membahas sesuatu. Blog yang demikian tentu saja cenderung mempunyai, kalo istilah blogspot.com nya, follower yang lebih banyak dan lebih loyal daripada blog yang lebih bersifat ke journal milik seseorang, yang kecuali jika pemiliknya adalah orang yang terkenal maka blog tersebut paling hanya akan dibaca oleh orang disekitar si penulis tadi. Kembali ke tipe blog yang pertama, konsekuensi dari menulis blog seperti itu tentu saja si penulis sadar ataupun tidak dipaksa untuk menghadirkan artikel-artikel yang berkaitan dengan tema blog dia, karena tidak seperti blog yang sifatnya "diary" yang dibaca oleh orang dari berbagai kalangan (tergantung ragam commu si penulis), blog dengan tema hampir pasti pengunjungnya adalah individu dari niche yang sama. Padahal yang namanya orang kan tidak mungkin cuma punya satu hal saja yang disukai (well, kecuali jika dia otaku dalam taraf extreme), atau contoh simplenya misalnya ada sebuah blog yang pada awalnya menulis tentang Aya Hirano tapi kemudian setelah menonton geass ada beberapa entry tentang pizza hot dan pada akhirnya mungkin blognya menjadi didominasi oleh postingan tentang wisata kulinernya dia, tentu saja pada akhirnya akan terjadi perubahan pengunjung. Itulah kenapa beberapa blogger mempunyai dua buah blog atau lebih dimana salah satu blognya baru dipakai untuk benar-benar menulis journal. Atau terkadang ada juga penulis yang mempunyai lebih dari satu account, misalnya wordpress untuk membuat blog tentang anime, lifejournal untuk diary dan deviantart untuk fanart. Setiap orang mungkin memiliki style yang berbeda-beda, nah inti dari post ini sebenarnya adalah bagaimana dengan Tabikarasu?

Menghandle lebih dari satu blog ternyata bukan hal yang mudah, apalagi untuk orang dengan koneksi internet terbatas seperti saya. Saya juga tidak ingin Tabikarasu jadi mempunyai self limit dan beberapa hal jadi tidak bisa dimasukkan ke sini karena adanya batasan-batasan tersebut. Juga mood saya yang tidak konsisten seperti cuaca yang terkena pengaruh global warming membuat feel dari satu post ke post lainnya tidak sama. Memang bukan sesuatu yang crucial karena toh blog ini juga dibuat cuma karena saya senang menulis, tapi saya juga ingin ada sesuatu yang membuat pembaca juga merasakan fun yang sama, karena itu saya mencoba menciptakan sistem baru yang disebut color tag. Color tag adalah warna pada text yang merepresentasikan mood dominan pada sebuah post. Contohnya bisa kalian lihat langsung post ini, di bagian paling awal. Selain membuat kalian bisa mengantisipasi apa yang akan terjadi, color tag juga membuat postingan terlihat (sedikit) lebih keren, menurut saya sih. Berikut adalah arti dari 5 tag yang sudah saya buat.

Legend:
blue: post berwarna biru adalah kombinasi gesekan biola Senju Akira dengan vokal KOKIA, atau dengan kata lain menyayat pilu mengharu biru, tapi tidak sampai mengandung sinisme atau cipratan darah sama sekali, meskipun demikian jika kalian bukan orang yang melankolis tidak disarankan membaca post dengan kode ini.
red: merah berarti pesta, post dengan mood ini menjanjikan kombinasi kalimat dengan LOL intention yang tinggi dan full of spirits, jika kalian mencari hiburan post dengan kode inilah yang kalian cari.
green: adalah post yang kalem, biasanya berisi additional info atau journal saat saya sedang menjadi orang baik saja, atau saat saya sedang baik-baik saja, yang juga berarti bahwa post semacam ini akan sangat jarang ditemui.
deep blue: means despair, ini kategori post favorit saya karena dalam post semacam ini semua emosi dan pemikiran yang ingin saya sampaikan bisa tertuang minimal lebih dari 90 persen ke dalam tulisan. Biasanya ditandai dengan banyaknya bahasa-bahasa yang tidak normal, salah-salah ketik karena tidak diedit dan di post semacam ini juga semua sinisme saya bisa muncul bahkan tanpa saya sadari, baca hanya jika kalian benar-benar berminat dengan apa yang saya currently concerned.
deep red: is rage, ini adalah post dimana saya berusaha mencaci maki atas segala sesuatu yang telah membuat saya ke-ce-wa. Tapi saya tidak pernah membombardir karakter atau show yang tidak saya ikuti (misal: gandum, eh, gundam) jadi yang perlu kalian monitor adalah benda-benda yang saya dan kalian sama-sama punya interest. waspadalah, waspadalah.

Demikian introduction mengenai color tag, semoga bisa meng-enhance experience kalian selama membaca blog ini XD
Read more...
 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2017. Template by DheTemplate.com. Supported by Saudagar Waifu