Saturday, March 22, 2008

Josei time review: Anata ga Ireba (If You Were Here) by Yoshimura Akemi

0 comments
Hm, sepertinya sudah lama sekali tidak mengupdate blog ~_~ well, dua minggu kemarin stock anime di tempat saya sedang kritis, dan percaya atau tidak baru kemarin malem saya baru bisa menonton Okami to Kyoshinryou aka The story of Me and Mai Waifu (lol) eps 11-12. Tapi bukan itu yang akan saya tulis, meskipun dua episode tersebut keren banget

heh, sudah kuduga cepat atau lambat adegan seperti ini akan ada


Beberapa hari yang lalu seorang commu saya main ke rumah, dia seorang antiloli juga dan kita berdua sama-sama die hard fans Jingrock dan Kisaragi Gunma (bagi yang tau silahkan ketawa atau senyum, bagi yang belum, tolong jangan di google XD) tapi kali itu yang dia bawa bukanlah karya Jingrock ataupun Gunma, atau kensoh Ogawa atau Yonekura Kengo (dan lain-lain, soalnya kalo ditulis listnya bakalan panjang banget lol), melainkan sebuah manga karya salah satu josei mangaka favorite saya yang selama beberapa hari ke depan (bahkan sampai sekarang) benar-benar meng-occupied pikiran saya. Diterbitkan oleh level comic, sub divisi nya ELEX yang menghandle title-title manga josei dan seinen, mungkin kalian sudah bisa menduga apa manga yang saya maksud? yep, manga tersebut adalah "If You Were Here" atau dalam judul aslinya "Anata ga Ireba"

Jika kalian pernah membaca karya-karya (Yoshimura-sensei (sejauh ini yang telah dilisensi adalah "For The Rose", "Beyond The Sea" dan "If You Were Here" btw beliau adalah mangaka Josei untuk Petit Comic (PuchiKomi) no I don't read either shounen or shoujo shit) mungkin kalian sadar bagaimana geniusnya beliau membuat sebuah cerita dengan permainan emosi yang kuat dan fluktuatif namun semuanya tetap bisa mengalir dengan natural. "Anata ga Ireba" mempunyai feel seperti itu, namun bukan itu saja kelebihan dari manga ini. Karakter yang unik dan kuat serta inti cerita yang sebenarnya cukup dalam untuk direnungkan namun dimasukkan ke dalam konteks romance komedy dan yang terakhir dan harus diakui, premisnya yang sejak dari awal sudah sangat pas dengan tema cerita yang sejak dulu ingin saya baca.


"Anata ga Ireba", adalah sebuah cerita tentang reinkarnasi seorang Puteri Kaguya. Benar, memang cerita dengan tema yang melibatkan Kaguya-hime sudah ada dan sering diangkat, mulai dari franchise moe Pita-ten, sampai title shounen seperti Yaiba, Gundam Shi-, I mean, Seed, atau serial mahou shoujo yang fenomenal, Sailor Moon, manga dengan cerita kompleks seperti Planet Ladder, sampai everybody's (except me) anime, Keroro Gunso, tokoh Nayotake no Kaguya-hime (Putri yang berkilau dalam potongan bambu) dari Taketori Monogatari (legenda penebang bambu) memang sangat terkenal sebagaimana Momotaro atau Urashima Taro, namun dari semua itu, belum ada yang menggambarkan Kaguya sebagaimana image yang selama ini saya bayangkan.


Apakah gadis yang imut dan manis ini puteri Kaguya?



Ataukah astronot berkimono dengan kuping kelinci ini
Puteri Kaguya? lol sampai sekarang saya masih kagum
dengan kreatifnya desainer karakter untuk game Okami

Ataukah cewek NEET hikkikomori
yang tidak jelas bagaimana
dia bisa punya koneksi internet ini Puteri Kaguya?


Salah salah salah XD Semuanya masih tidak mendekati dengan Puteri Kaguya yang saya bayangkan selama ini, inilah sebagaimana seorang Kaguya-hime yang seharusnya..

Tsukigata Toriko, mahasiswi, 20 tahun. Reinkarnasi kedelapan dari Kaguya Hime. Cantik, sexy (banget!!), fashionable, (sangat) galak, emosional, mood tidak stabil, tapi baik (kalo pas ada maunya), pemalas, manja, tapi sekali ada yang diinginkan semangatnya tidak bisa padam, sombong, harga dirinya tinggi tapi cerdik, atau lebih tepatnya pinter memanipulasi karakter orang, dan sadar dengan semua aset yang dia miliki. Tidak segan-segan memakai semua cara untuk mendapatkan yang dia mau (termasuk menggunakan tubuhnya) dan tentu saja zetsurin (tidak terkalahkan di atas ranjang lol) Mudah jatuh cinta tapi tidak bertahan lama, beranggapan bahwa sudah tidak ada cowok berkualitas di sekitarnya, catatan terakhir menyebutkan bahwa dia mempermainkan perasaan seorang cowok yang rapuh berusia 1200 tahun XDXD

Begitulah, bahkan waktu seorang teman saya yang mastery Touhou nya sudah sangat advanced saya tunjukin manga ini, dia mengakui kalo Kaguya yang versi ini jauh lebih "mengerikan". Atau kalo istilah Mifune-nya, diabolical (adj. showing the cunning or ingenuity or wickedness typical of a devil) XD

Diceritakan dalam manga tersebut bahwa sebenarnya Kaguya-hime adalah seorang puteri yang tidak mencintai siapapun selain dirinya sendiri, berhati dingin dan suka bersenang-senang dengan menyakiti perasaan orang lain (HAH! I KNEW it! lololol, well sebenarnya dalam cerita aslinya juga disebutkan bahwa setelah dewasa, Puteri Kaguya tidak pernah mendengarkan omongan kedua kakek neneknya, hm.. tsundere oujo-sama? lol) anyway pada akhirnya dia dihukum harus bereinkarnasi sampai salah satu dari dua hal ini terpenuhi; menemukan seseorang yang menjadi cinta sejatinya atau mengabulkan keinginan dari 5 orang inkarnasi yang dulunya pernah dia tolak. Jika kedua hal itu tidak ada yang terpenuhi, maka Toriko akan dihukum menjadi nenek-nenek pemakan laki-laki berumur 100 tahun (LOLWUT?)

Tentunya sudah jelas jika inti dari cerita manga ini adalah tentang "finding your true love" Personally, saya juga penasaran dengan ending seperti apakah yang bakal terjadi, atau yang seperti apakah definisi cinta dari seorang Kaguya? Yoshimura sensei dengan briliant nya mengutak-atik legenda yang lahir sejak abad kesembilan itu menjadi sebuah cerita dengan nafas pop masa kini, sekaligus menelusuri ulang hal yang (setidaknya bagi saya) sangat menarik untuk diperdebatkan, siapakah yang salah(nya paling besar) dalam legenda tersebut?


Untuk mengarahkan setiap inkarnasi Kaguya supaya berhasil dalam misinya (meskipun sejauh ini selama tujuh kali reinkarnasi semuanya gagal) Tsukuyomi no Mikoto (iya, yang itu, kalo kalian tau) mengutus seorang "supervisor" bernama.. bentar, namanya panjang banget sih, Mifune Ushiro Koretaka Ushimaro, atau biasa dipanggil Mifune. Mifune akhirnya menjadi "manager" Toriko selama masa cari jodoh ini (lol) sekaligus juga sebagai buttler, tukang masak, bersih-bersih, dll etc. Seperti dalam legendanya, dimana disebutkan bahwa Kaguya mempunyai satu request untuk setiap menteri yang melamarnya; Mangkuk batu sang Buddha, pohon emas berbunga permata dari pulau Hourai (nama Houraisan dari sini kali yah?), baju dari kulit tikus api (yang sekarang dipakai sama Inu Yasha, lol), batu permata lima warna yang ada di leher naga, dan tempurung milik burung layang-layang, sekarang Toriko harus menemui reinkarnasi dari kelima orang itu satu persatu dan memecahkan masalah yang mereka hadapi. Kadang di sela-sela cerita terdapat ilustrasi yang menceritakan ulang Taketori Monogatari, sekaligus menjelaskan karakter cowok seperti apakah yang akan dihadapi Toriko berikutnya. Yang menyenangkan adalah melihat reaksi dan mendengarkan opini Toriko untuk setiap "arc" karena sepedas apapun komentar yang muncul dari bibirnya, yang dikatakan selalu obyektif, bahkan kadang dia menyalahkan apa yang dilakukan Kaguya (meskipun lebih sering memihaknya). Mifune sendiri, setelah sekian lama tag-team dengan Toriko, merasa bahwa reinkarnasi nomer delapan ini berbeda dengan reinkarnasi-reinkarnasi yang sebelumnya dan meskipun dia sering ditipu oleh akal-akalannya Toriko dan pernah down saat tahu setelah tidur dengan Toriko ternyata Toriko sudah tidak virgin (oh my, I lol'd very hard when reading this part) akhirnya dia sadar dan mengatakan terang-terangan bahwa dia jatuh cinta dengan Toriko, meskipun Toriko sendiri juga sudah jelas-jelas mengatakan bahwa dia tidak mencintainya.


Entah butuh berapa volume lagi untuk cerita ini sampai pada endingnya, release terakhir versi Indonesia manga ini tentu saja masih di volume 4, memasuki arc tokoh keempat juga, selain penasaran berat dengan nasib mifune di akhir cerita saya juga ingin tahu bagaimana Toriko menghandle arc tokoh kelima, karena seperti yang mungkin kalian tahu, di request ke lima, menteri yang mencari benda permintaan Kaguya akhirnya mati saat mengambil benda itu (yang kemungkinan dia adalah Fujiwara, ayah dari tokoh fave saya di Touhou, Mokou!!! yeaa) selain itu, dalam cerita asli disebutkan bahwa saat kembali ke "Tsuki no Miyako" atau ibukota bulan, setelah Kaguya-hime memakai hagoromo, semua ingatannya saat di bumi terhapus dengan sendirinya. Apakah hal ini juga akan ada kaitannya dengan cerita di manga? Kita lihat saja nanti XD

0 comments:

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime