Friday, January 11, 2008

A spicy wolf and the Persona anime episode one review

0 comments
Seperti yang mungkin sudah pada kalian tau, beberapa title dari anime season winter 2007/2008 sudah mulai bertebaran versi fansubnya. Dan sekarang saya mau nulis personal impression untuk dua judul anime yang sudah ditonton eps 1 nya dan kemungkinan bakal diikuti. It's sad to say (and I didn't mean to offense either) but three of the shows has already thrown out from the list after watching the subs. They are H2O, True Tears and Kimiaruji. I just didn't click with the show's taste but lets not talk about it. Lets jump to the review, shall we?

Wolf and Spice aka Okami to Koshinryo

Photobucket
I was about to say "hoo nice, if you can stand nacked in the frozen land then why don't you get nude for an entire show?" ..but I was wrong. Well, even an okami can get cold if she's naked. *sigh* zetsuboushitaaa XD

Despite my guilty pleasure for loving the manga (I actually chose a vampire girl over a werewolf girl) I kinda dissappointed for the anime. I'm not talking about the animation or the graphic, its the plot and storytelling that seems off to me. Beberapa adegan yang menurutku tidak perlu ditambahkan dan adegan-adegan yang (bagi saya) keren di manganya ternyata visualisasinya di anime tidak memberi impact yang sama besarnya. Tentu saja ini opini pribadi karena ada yang ngomong dengan semangat kalau versi animenya jauh lebih bagus daripada manganya (if you read this, sorry bro ^^; I'm just talking about my taste. Please don't get mad of me, lol). Oh dan harap dicatat kalo saya baru membaca manganya SESAAT sebelum menonton animenya ^^;; karena sebelumnya nggak sempat-sempat dan baru kemarin terpaksa baca untuk komparasi, lol.

Photobucket

Dari segi grafis sendiri, aku bilang its quite good. Background scene nya bagus dan karakternya juga stick dengan manganya yang tidak terlalu moe (phew~). Tapi agak sedikit kecewa dengan buntutnya si Horo juga sih, soalnya di manga ekornya bisa tergambar dengan banyak goresan yang memberikan efek fluffy fluffy sementara line art anime yang tegas dan solit tidak bisa menghasilkan efek yang sama (oh no, knapa saya berkomentar seperti ini? Am I getting a tail fetish after reading the manga >_>?) By the way di anime si Hollow eh Horo ini lebih cool calm and collected daripada di manga yang full tsundere mode. I'd say no prob, sih. Personally aku lebih suka dengan yang cool, karena lebih masuk aja, lagian kalo god yang tsundere sudah ada yang lebih super duper keren dibanding Horo XD

Photobucket
Lawrence: lucky~~~ under the skies, outdoor FTW!!!

Yang mantap dari anime ini kalo aku bilang malah OST nya. Kueren. BGM track dalam anime ini memakai music khas celtic yang joyful dan kadang calm. Remind me Suikoden 2, yang memang settingnya hampir sama. Lagu openingnya juga bagus banget. Begitu juga dengan endingnya, cuma sayang untuk endingnya kayaknya harus ganti penyanyi deh ^^; habis bahasa inggrisnya aneh sih. Tapi kalo lirik dan aransemen musiknya keren, mirip-mirip lagunya The Beatles pas pertengahan menurutku.

Photobucket
I find the concept of travelling by two person, a man and a girl (whatever her form is as long as she's still more than 70% looks like a girl) is hot (*serious mode on*)

And that's it. My review for the eps 1 of Wolf+Spice = Spicy Wolf (atau serigala berbumbu XD) Biarpun nggak begitu ngena versi animenya, but I'll be keeping my eyes on it cos I still hope for some good stuff on the next eps. Satu hal yang pasti, si Horo harus segera potong rambut atau minimal ngeebelakangin rambutnya semua biar enggak ada yang "menggangu pemandangan"

Photobucket
Of course I want to see it, but your hair always blocking it from my view xD

Now lets move on to

Persona ~Trinity Soul~

Photobucket

warning: mulai dari sini kestabilan postingan sudah tidak bisa dipertanggungjawabkan XD nyahaha~

Well well well, anime yang telah lama diantisipasi ini akhirnya keluar juga. Meskipun tidak begitu terdengar gaungnya di blog-blog dan forum fanboys, tapi Persona franchise punya cult sendiri di kalangan fangirls (seperti yang sudah ditulis, selama browsing saya lebih sering nemu fanfic yaoi Persona daripada doujin Persona) dengan perbandingan massa fans seperti itu, wajarlah jika aroma animenya jadi lebih fangirlcentric daripada shounen. Me? you know an otomen like me don't care about that stuff XD wakakaka. Onward desu wa!

Tidak perlu menunggu lama untuk mendapat impresi yang diharapkan dari anime ini. Cukup 25 detik saja sampai si cewek yang pertama mirip sadako itu berpose seperti ini

Photobucket

Photobucket

Dan itu sudah cukup untuk membuat saya berteriak histerisss XD OH MAI GAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAWD!!!
(tapi kayaknya yang sudah main Persona 3:FES juga akan bereaksi dengan adegan tersebut, meskipun tidak seekstrem saya ^^;; )

Photobucket
Scream emo scrrrrrrrrrrrrrrrreeeeeeeeeeeeeeeeeeaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaammmmm XD Opening anime ini memakai lagu jrock standar seperti anime-anime yaoi pada umumnya tidak terlalu buruk sih, meskipun menurutku lagunya masih kurang keras, coba yang ngisi band macem Abbingdon Boys School atau High n Mighty Colour. Pati lebih mantep.

Photobucket
Personally saya merasa tokoh utama cowoknya sudah cukup persona banget sensenya jadi saya nggak protes XD sayang di eps satu tokoh ceweknya masih blom keluar jadi belum bisa ngasih komen.

Photobucket
Tapi dokter ceweknya keren. Akhir2 ini karena terlalu sering ngulang nonton kimikiss saya jadi tertarik dengan karakter cewek dewasa (nggak nyambung, lol)

Photobucket
As I said before, the main cast is cool. Aku harap ada adegan dimana dia nanti pake headphone!!!!!!!!!1111111

Photobucket
A shota appear. THANK'S GOD he's not wearing girl's clothes. I have had enough with traps. he looks cute (said some fangirls, not me).

Photobucket
A bishoujo, finally. Tapi siapa dia masih belum jelas, lagian kayaknya cewek ini udah matee >_> sob

Photobucket
O~hh drama. Efek suara tamparan masih kurang mantap btw. Tapi bukan itu saja. Ada yang nyadar kalo di adegan ini BGMnya adalah "Changing Season" dari OST Persona 3? kereeen. Buktiin sendiri kalo nggak percaya.

Photobucket
O~hh reipu. Of course I hate rape (never read a doujin with rape on it) but this is one of the must-have scene if you want your anime has a mature sense.

Photobucket
See? everybody HAS persona. yes, includes you. So, persona! persona! call out your personaaaa!! XDXD (kebanyakan mati lawan Joker pas di P2, but I think you didn't get the joke, did you >_>?)

Photobucket
And RAP!! meskipun tidak mantap banget tapi tetep ada lagu rap di versi animenya XDXDXD *happy* kalo gak percaya coba check pas di adegan ini

Photobucket
Persona battle!! Ternyata lumayan keren juga animasinya XD

Photobucket
Igor!!! XD yeeeeeeeeeeeeeey, dan BGM di belakangnya, the main theme of Velvet Room. HORRAAAAAAAAAAYYY!!!

Photobucket
My first summonning. It hurts a little but it feels good sayang banget sekali SEES gun sudah tidak dipakai lagi di sini. *pingin liat orang-orang nembakin kepala sendiri*

Photobucket
Nah kan ada lagi! XD jadi pingin nyoba kalo kita tiba-tiba nunjuk ke atas pas di tempat yang banyak orangnya, kira-kira apa yang terjadi yah? XD

yup, that's it. Overall sesuai harapan saya, meskipun impactnya masih kurang sedikiiit lagi. Lets hope for more from the next eps. Terakhir, soal ending songnya, bagus, terutama judulnya, kereeeeeeeeeeeeeeen XD

Photobucket
"Suicides Love Story" semoga animenya juga bakal seperti lagunya.

Anyway, this means only about four show to anticipate. Zeko nya Zetsubou sensei (yang jelas 10.000% bakal ngikutin), Gunslinger Girl 2 (entah gimana ntar dengan perubahan grafis yang "mengerikan" >_> ) Hatenkou Yuugi yang kayaknya keren banget dan Moegaku (bener gak ini judulnya?) karena.. ada LIVE ACTION Aya Hirano di dalemnyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa tentu saja.

0 comments:

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime