Sunday, September 30, 2007

This is madness!! This IS SKOOOOL DAYS!!!

0 comments
Give 'em hell, my darlin' !!


Another day, another lie
No matter how I try
So many enemies to kill
but I just love the thrill

Thoughts are running though my head
Oh, can I be yours instead
This is not supposed to be
Don't walk away from me

All this time I've been beside you
Oh, all this time I've been around

I'm cryin', I'm dyin' for you
It's violent yet tasteful
So hard but it's true
Over and over is the promise we make
My bittersweet mistake

Let me know what's deep inside
and it will be alright
Leave your worries for today
and it will be okay

All this time I've been beside you
Oh, all this time I've been around

I'm cryin', I'm dyin' for you
It's violent yet tasteful
So hard but it's true
Over and over is the promise we make
My bittersweet

My bittersweet mistake, mistake, mistake...

Over and over is the promise we make
It's violent yet tasteful
So hard but it's true
Over and over is the promise we make

My bittersweet..
It's my mistake.

School Days TAMAT with GREAT ending! Got no time to make a review and do screencapping >_> sorry
Benar-benar salah satu serial yang tidak akan terlupakan sepanjang masa endingnya XD sayang versi yang aku dapat darahnya masih berwarna hitam (and kata rumor ada beberapa part yang disensor, ugh, musti nunggu DVDnya nih)
Untuk merayakannya, aku upload lagu yang liriknya ada di atas itu.
Miz - Bittersweet
Enjoy!
Read more...

Sunday, September 23, 2007

Aya Hirano Photobook get! X3

2 comments
Download here (3o mb)

YESS! Scream fanboys, screaaaaaaa~~~~~~~am XDXD
Read more...

Thursday, September 20, 2007

It's Hopeless!!! This blogging activities has left me in despair!

2 comments
Hm, looks like the time has come for me to write some stuff about a manga that has quite powerful impact in me.

Sayonara Zetsubou Sensei (zetsubou: despair, keputus-asaan; sensei: guru) adalah manga shounen dengan genre drama comedy karya Koji Kumeta yang baru-baru ini diangkat ke dalam versi anime. Subjectively speaking, di luar musiknya yang cukup bagus dan opening clipnya yang cukup membuat orang ber-what the hell? versi animenya tidak begitu kuat impactnya di mataku karena humor fanservicenya yang terkadang menutupi humor intelek khas manganya yang justru merupakan poin terpenting yang membuat manga ini layak mendapat Kondansha Manga Award untuk kategori shounen pada Kodansha Manga Award ke-31 tahun 2007 ini.

Seperti apakah kalian memandang hidup kalian? hal-hal yang terjadi di sekitar kalian? apakah kalian termasuk orang yang optimis? yang memandang hidup penuh dengan hal-hal yang menyenangkan? yang penuh dengan harapan-harapan dan impian-impian yang suatu saat akan menjadi nyata? jika jawabnya iya, coba pikirkan kembali. Lihat ke sekeliling kalian dan kalian akan menemukan bahwa keadilan itu hanya ada dalam teori saja. Kalian belajar mati-matian tapi pada saat ujian kalian tetap tidak bisa mengerjakan soalnya, sia-sia saja. Lulusan universitas tapi akhirnya jadi pengangguran? sia-sia saja. Pacaran bertahun-tahun tapi pada akhirnya putus? itu juga sia-sia. It's hopeless!! kalau istilah dalam manga ini: Zetsuboushitaa!
Semua yang kalian lakukan sebenarnya tidak ada gunanya. Bahkan jika kalian kaya, saat kalian mati, harta kalian tidak akan ikut dibawa. It's hopeless!! Pada akhirnya, semua yang ada di dunia ini hanyalah rangkaian dari kesia-siaaan dan ketidakberartian semata. Lalu, kenapa kita harus hidup?

Tokoh sentral dalam manga ini, Itoshiki Nozomu, adalah orang yang berpikiran seperti itu. Jika ditulis dalam kanji secara vertikal, ito dan shiki ditulis secara terpisah, dan nozomu berarti harapan. Namun jika ditulis secara mendatar, kanji ito dan shiki akan bergabung jadi satu huruf, ditambah kanji nozomu maka akan terbaca sebagai "zetsubou". Nah karena si Nozomu ini adalah seorang guru, akhirnya jadilah title "zetsubou sensei" yang memang cocok dengan karakternya dia yang paranoid, depresif, pesimis, super negatif dan selalu kepingin bunuh diri.


Tentunya bisa dibayangkan bagaimana jika seseorang seperti Itoshiki-sensei menjadi guru SMU. Bukannya memotivasi, aura gelapnya malah menginfeksi murid-muridnya. Saat murid-muridnya harus mengisi kuisioner untuk menentukan pilihan studi mereka, Itoshiki-sensei menentangnya karena tidak ada gunanya membuat rencana seperti itu karena saat kalian lulus dan berhadapan dengan realita, cita-cita kalian tidak mungkin bisa terwujud dengan mudah. Parahnya, atau malah untungnya, semua murid yang ada di kelasnya juga tidak ada yang normal. Salah satunya adalah cewek dengan karakter 180 derajat berbeda dengan Itoshiki-sensei, Kafuka Fuura. Kafuka adalah cewek yang memandang segala sesuatu dari sisi positif, juga dalam tingkatan ekstrim yang sama. Saat melihat ada orang berusaha bunuh diri dengan menggantung, dia berkata jika orang tersebut sedang meninggikan badan. Bagi Kafuka, tidak ada yang jahat dan tidak ada yang tidak mungkin (kecuali menjadi Tuhan, katanya). Murid lainnya juga tidak kalah anehnya, mulai dari hikikomori (orang yang tidak pernah keluar kamar), stalker tingkat tinggi sampai cewek dengan compulsive disorder.


Dibalut dengan humor sinisme kelas atas, manga ini benar-benar menghibur, sekaligus memberi sindiran tajam pada isu-isu sosial dan keadaan masyarakat saat ini yang bisa jadi di satu kasus kamu adalah korban sementara di kasus lainnya kamu adalah pelaku. Di manganya memang penyajian kasusnya ditampilkan secara ektrim dan mengundang tawa jika kalian mempunyai selera humor yang gelap, tapi jika diamati setiap fenomena yang dibahas mempunyai referensi yang detil dan memang seperti itulah yang sedang terjadi. Analogi yang hampir mirip mungkin sama dengan humor yang ada pada iklan salah satu merek rokok yang terkenal dengan slogan "tanya kenapa?" Bagaimana masyarakat kadang mencap sesuatu dengan mudahnya. Bagaimana sebuah society biasanya mengucilkan sesuatu yang dianggap berbeda. Apakah seorang kolektor bersalah karena dia mengumpulkan barang-barang yang tidak berguna (padahal di dunia ini masih ada orang yang kekurangan), atau saat Itoshiki-sensei langsung menjawab "iya" saat ditanya apa dia bersalah (karena jika dia menjawab tidak, proses pengusutannya akan lebih lama daripada lama dia dipenjara).




Isu-isu yang diangkatpun mempunyai range yang luas, mulai dari fenomena di dunia anime/manga/game sampai yang ada di dunia nyata, mulai dari permasalahan dan fenomena dari era yang sudah berlalu sampai isu yang up-to-date, semuanya ada dan kadang disampaikan dalam bentuk parodi. Bahkan sesuatu yang trivia seperti tradisi valentine day pun dalam manga ini diangkat menjadi persoalan yang cukup membikin kita tersenyum (soal tersenyum manis atau tersenyum pahit, itu tergantung kalian).

Daya tarik lain yang cukup mengesankan dari manga ini adalah referensi sastra yang tidak kalah gilanya. Setiap judul dari chapter manganya punya referensi dan kadang merupakan parodi dari karya sastra atau film. Permainan kanji dalam penamaan tiap karakter juga salah satu daya tarik yang lain. Selain Nozomu, semua karakter di keluarga Itoshiki jika ditulis horizontal akan menjadi kata-kata baru, misalnya: Itoshiki Mikoto -> zetsumei (death); kakak Nozomu yang seorang dokter. Itoshiki Rin -> zetsurin (horny), adik cewek Nozomu yang kawaii abis XD dan Itoshiki Kei -> zekkei (excellence view), kakak Nozomu, seorang pelukis surealist yang punya istri sebuah noda di dinding. Hal ini juga berlaku untuk nama semua murid Nozomu. Nama Fura Kafuka sendiri berasal dari Franz Kafka, novelist aliran eksistensialist terkenal asal chekoslovakia, benar-benar cocok jika dipasangkan dengan Itoshiki-sensei yang seorang nihilist sejati. Bahkan guru cewek mereka pun, Chie Arai, jika kanjinya dibaca kunyomi-nya maka akan terbaca "niichie" yang berasal dari filsuf jerman ternama, Nietzsche. Edan bukan?



Apakah dunia ini sedang bergerak ke arah yang lebih baik, ataukah ke arah lebih buruk? God knows. Satu hal yang pasti, mangaka serial ini mencoba mengajak kita lebih kritis dalam mengamati degradasi yang sedang terjadi di sekitar kita. Sukur-sukur pembacanya mau jadi lebih baik, kalaupun enggak ya minimal banyak yang meniru gaya ucapan karakter bikinannya dia, si Itoshiki-sensei;
"Its hopeless! This ..... (isi titik-titik ini dengan apapun yang kamu mau) has left me in despair!"

Read more...

Tuesday, September 18, 2007

Blame this song for turning my blog back to its original color, lol

0 comments
Download here

lyric:
I don't care anymore!
Enough of fake smiles
Buckwild I go
Tried it on but it didn't fit me so
Found a better pair of shoes to walk
Even in defeat I hold my pride never gonna talk
Better yet
My mouth is tight like James Bond
You thought you saw me but next second I'm gone
I don't want no throne
I'm a freelancer do for benjamins but I'm not a gangster
Show me what you got
If you got it on cuz I fight not only verbally
Volatile man I am gotta game
That I play

I thought you might like the way
I destruct everywhere I lay my hands
I'm sick to the bone
From the top of the dome to the tip of my toe
I call the shots the frontman calls the drop
Going nowhere if you wanna take my spot
Break down right off the bat
I pop my armory
Too smooth to see and I sting like a bee
Like Muhammed Ali Champion of Champions will not defeat
Came up to beat the enemy at large
But tonight let us take a break back to kids in gocart

Once again I'm back in the lab
Cleaning my knives ready for stab
I never committed a crime I had to
Out of necessity I done couple
I plead guilty to lord in the chapel
Forgiveness given cuz I don't look for trouble
Instead it finds me
And what I do is fight back
Never look back the past cuz it hurts to think back
I pray to God cuz I'm still paranoid today
Can't lean back
Now it's over
Survival of the fittest time for me to take over
I was lenient but games over
Mass destruction is now our slogan
Just wont do things in slow-mo
Fast life fast money kinda like promo
Break down

Still got it going on
I am the next ruler the python
Don't be scared of biting I'm not a Tyson
Ride on
I'm the hurricane in ocean
About to land disturbing the peace
It's the War Zone
You best took it serious when you heard the tone

Mass Destruction: Reincarnation


As expected, Persona 3 is one of the "darn, don't have time but must play this anyway" game of the year. Its really define of what a ROLE PLAY-ing game should be. Rewind to your oh-so-sweet highschool era as you become a normal teenager by the day and demon slayer by the night, fun-filled battle, stunning artwork and AWESOME music, yeah, even the english voice action is not so bad either (don't compare it with the jap version, compare it with another dubbed game).

Oh and by the way, someone at the gamefaqs has already make a Lyric FAQ for all the song from the OST, so please check it out if you want to be a rapper, lol.

Viva ATLUS for his Shin Megaten franchise!!
Read more...

Say hello to this super hottie!

0 comments

Judulnya Mirai Nikki (mirai: masa depan, nikki: diary) kalau aku bilang manga ini adalah kombinasi nyaris sempurna dari 3 elemen fave ku; battle royal, deduksi ala Death Note dan psycho-moe. Manganya sendiri baru sampai volume ke tiga dan masih ongoing di Jepang sana. Premis ceritanya simple saja, tokoh utama cowoknya, si yukiteru Amano adalah salah satu dari 12 orang yang mempunyai diary yang menuliskan apa yang akan dialami si pemegang diari itu di masa depan. Kedua belas pemegang diary ini harus bertarung dalam sebuah survival game yang dibuat oleh Deus ex Machina, pemenangnya akan terpilih untuk menggantikan Deus sebagai pemegang kekuasaan atas ruang dan waktu. Simple kan?

Untuk membunuh kontestan lainnya, kamu hanya cukup merusak diary miliknya saja, setiap diary memiliki bentuk dan cara kerja yang bervariasi. Milik si Yukiteru misalnya, berbentuk text record dalam handphone dan mencatat event normal yang terjadi di sekitarnya. Diary yang lain ada yang berbentuk enikki (buku harian bergambar), ancient scroll etc. Saat pemegang diary tervonis akan mati beberapa saat kemudian, tulisan DEAD END akan muncul dan selanjutnya tergantung si pemegang diary itu untuk berusaha mengubah takdirnya. More info on wikipedia



Awalnya, agak-agak eneg juga dengan karakter utamanya yang nggak bisa apa-apa dan chemistry nya sama Yuno yang agak-agak dipaksain (menurutku) tapi akhirnya semuanya ketutup sama plot dan chara designnya yang keren. Perkembangan plotnya juga makin lama makin bagus. Sistem free fight liberalismnya membuat adegan battle, baik physical maupun mental jadi menarik dan beda dengan manga shunen umumnya. Tiap character bebas memanfaatkan aset yang mereka punya, misalnya jika dia anak kecil dia bisa memakai image polosnya dia di mata orang biasa, jika usernya polisi dia bisa memakai statusnya untuk mengunakan anakbuahnya. Belum lagi cara kerja diary tiap user yang tidak sama. Untuk memenangkan pertarungan dibutuhkan kombinasi fisik dan otak yang sama besarnya.

Oh iya, dan satu lagi yang aku suka dari manga ini, sekarang Yuno dan Yukiteru masih bisa bekerja sama melawan user lainnya, tapi, as the rules stated, pemenangnya hanya ada satu orang, aku harap akan terjadi "heaven or hell" scene legendaris ala Higurashi di chapter yang akan datang dimana Yuno akan bertarung melawan Amano. Woot!!

Yuno ROCKZZ!! Love ya very much XDXDXD
Read more...

Sunday, September 2, 2007

Anima mundi ~ The Dark alchemist; yes, I'm playing an otome-game >_>

3 comments
harus diakui, layar pembukanya aja udah bikin banyak otaku mundur duluan ^ ^

Aku tidak bilang bishoujo game sucks, and not that I'm into boys love now, satu hal yang pasti, di tiap genre selalu ada gem atau harta karun yang keren yang kita tidak pernah tau kalau belum pernah mencoba. By the way, yang akan aku tulis di sini adalah sekilas impresi dan komparasi setelah memainkan game ini selama satu hari. Aku tidak jamin kalau gamenya ternyata bagus atau aku bakal main sampai tamat, tergantung apakah ada aura yaoi-nya atau nggak.

Plot
Dari sekilas melihat screenshots atau sekedar mencoba beberapa menit memainkan game ini sudah bisa ditebak jika setting ceritanya pada abad pertengahan, dengan karakter utama seorang aristokrat. Selain background yang elegan, kalian juga akan sering berjumpa dengan hal-hal yang gothic habis, seperti alchemy, funeral, sampai devil summoning dan witch hunting.
Dalam game ini kamu akan berperan sebagai Georik, seorang dokter yang "baik" dan "benar" (pada awalnya) dengan seorang imouto yang memanggilmu Nii-sama bernama Lilith.

Lilith memiliki semua elemen yang kayaknya bikin semua fans gothloli tergila-gila. Spoiled tsundere imouto oujo-sama, iinocent and fragile, but strong when it comes into loving someone. Belum lagi takdirnya yang tragis yang membuatnya dibunuh karena dianggap seorang majou (witch). Dengan membuat sebuah contract dengan akuma terkuat bernama Mephistopheles, kamu berhasil membuat Lilith bertahan hidup, meskipun hanya kepalanya saja. Selanjutnya kamu akan mulai berpetualang, mengumpulkan material, membuat alchemy untuk membuat tubuh Lilith kembali, sambil memecahkan misteri yang bertebaran di sekelilingmu. As the story progress, kamu akan dihadapkan dengan puzzle dan pilihan-pilihan yang akan menentukan kemana karaktermu akan bergerak dan efeknya pada cerita.

Character
Bishounen bertebaran dimana-mana, jelas. No prob sih kalau buatku, lol. I only dislikes BL, not bishounen. Tokoh utamanya sendiri mirip-mirip Lelouch (Code Geass) karakternya, dengan karakter yang lain punya background yang variatif. Jumlah karakter ceweknya sedikit, sudah jelas juga. Also, love interest si tokoh utama (kalau dia, semoga, bukan yaoi) cuma satu, adiknya sendiri, si Lilith. Menjengkelkan? nope, personally, daripada mengumpulkan harem dengan 5 cewek level C atau B ala bishoujo game, aku lebih suka konsep otome game yang setia pada satu cewek dengan level A+++++++++++++++++++++ muahahaha.

Musik
Dari segi musik, game ini punya kualitas yang di atas standar. Lupakan musik standar ala bishoujo game, animamundi punya satu set BGM dengan aura gothic full orkestra dan choir yang keren mirip aura OSTnya Castlevania.

kayak maria-sama ga miteru xD siapa niru siapa yah?
Plus
Ada beberapa hal yang menarik perhatian yang aku coba komparasikan dengan beberapa game dan kinetic novel yang pernah aku mainkan.

(+) Storytelling
Hm, entah kenapa aku suka gaya penceritaan di otome game. Mungkin karena tokoh utamanya bukan "cowok baik hati dan polos yang beruntung dan semua cewek di dekatnya bakal tertarik seperti kena magnet" dan menurut temenku, katanya sih literatur sastra untuk target pembaca cewek memang harus lebih tinggi levelnya daripada buat cowok. Personally, aku memang merasa kalau di game ini bahasa dan kata-kata yang dipakai memang lebih puitis ala storybook.
(+) Puzzle and Question
Pada saat memulai permainan kamu akan ditanyai hal-hal yang akan mempengaruhi alur cerita. Semua pertanyaan yang diajukan pada dasarnya mengukur seperti apakah karaktermu, apakah kamu orang yang lebih sering berpikir atau bertindak, menyukai light atau darkness, mementingkan kepentingan dirimu atau orang banyak, dan semacamnya. Yeah, beberapa game RPG yang pernah aku mainkan ada yang memakai sistem seperti ini juga. Di beberapa part dalam game akan ada scene dimana kamu harus memilih lagi.
Uniknya, semua pertanyaan yang ada selalu menjurus pada psikologis dan sikap yang kamu ambil. Bukan sekedar pertanyaan yang sifatnya trivial, tapi pertanyaan yang seperti apakah kamu akan berbohong atau tidak, apakah kamu akan membunuh orang atau melepaskannya. Asiknya, setiap jawaban yang kamu ambil akan berpengaruh terhadap perkembangan cerita. Dan kerennya lagi, saat menjawab pertanyaan kamu hanya diberi waktu sekitar 10 detik untuk berpikir dan menentukan pilihan.
Di beberapa bagian juga akan ada puzzle yang lumayan bikin mikir. Tipikal permainan yang jawabannya pakai logika. Personally, aku lebih suka ini daripada mini game yang ada pada bishoujo game, di bagian puzzle ini juga ada waktu yang terbatas untuk menyelesaikannya.


(+) Dialog vs narration
Setelah bermain cukup lama, aku juga menyadari satu hal, di bishoujo games, kebanyakan text yang ada adalah narasi atau penceritaan detil-detil yang kadang cukup bikin bosen. Misalnya saat akan memasuki rumah, text akan bercerita panjang lebar dulu soal keadaan sekitar, bagaimana kondisi rumah atau bagaimana karaktermu melangkah satu step per step berjalan mendekati pintu, memutar kenop, membuka daun pintu, daaan seterusnya. Sedangkan di game ini, untuk "memaksimalkan" playing time alias biar tambah lama mainnya, text yang diperpanjang adalah bagian ngobrol dan monolog. Entah bagaimana bisa begini, apa mungkin karena cewek lebih suka ngobrol daripada menganalisa, yang jelas aku pikir sih imbang. Kebanyakan adegan ngobrol nggak jelas juga eneg, tapi mengobral tulisan hanya untuk mendeskripsikan bagaimana karaktermu membuka pintu lemari es juga sama enegnya juga.

Minus
(-) I know its subjective but..
Yup, selama bermain aku ngerasa no prob dengan game ini dan enjoy saja, kecuali satu hal, kemungkinan kalau game ini bakal ada BL scene nya. >___> Kalau ada dan eksplisit aku bakal langsung mundur kayaknya.
Satu hal lagi, grafis bishounen sih tidak apa-apa, tapi saya eneg dengan seiyuu cowok XD apalagi dengan logat-logat yang cool geetoh >_> I just can't stand it ^ ^;; makanya selama aku main voicenya aku matiin, baru dihidupin lagi kalo ada scene yang ada karakter ceweknya, hahaha..

cukup satu saja gambar kaya gini... semoga >_>

omake:
kata siapa di otome game tidak ada lolicon? xD

Read more...
 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2017. Template by DheTemplate.com. Supported by Saudagar Waifu