Thursday, August 2, 2007

what the hell? that's not bittersweet, that's just PLAINLY bitter!!!

0 comments
"cinta itu seperti partikel atom hidrogen dalam reaksi fusi thermonuclear...
kata Takaki sih. Maksudnyah? meneketehe xD"

Sorry Suzumiya, ternyata ada yang lebih keren buat ditonton tadi malem xD

Back then, waktu Okashou baru saja dirilis, di asuki ada yang ngepost "kayak gimana yah, endingnya 5cm/s ntar?" terus ada yang jawab "pastinya nggak happy end lah, Makoto Shinkai gitu loh" and lucunya ada yang ngasih komen lagi "itu masih mending. Sad end aja kayaknya masih terlalu manis buat ukuran Shinkai, soalnya kalo buat dia bukan cuma sad end, tapi kayaknya Shinkai nggak bakal puas kalo belum menarik paksa hatimu keluar dan meremasnya perlahan-lahan sampai hancur berkeping-keping di hadapan matamu sendiri sejak menit pertengahan, sedikit demi sedikit sampai saat filmnya habis hatimu itu udah nggak berbentuk lagi. Well, tentu saja yang tadi itu semua dalam bahasa inggris. Kapan sih forum lokal bisa ngomong selevel itu? lol.

Fast forward sedikit, setelah ada yang nonton versi kompletnya di sinema di Jepang sana dan ngepost impresinya di sebuah blog, kayaknya pernyataan di paragraf atas tidak salah, biarpun kalo dibilang tepat ya nggak seratus persen juga. Ada yang bilang kalo 5cm/s bener-bener anime yang egois (banget) dan nggak ngasih apa-apa selain kualitas gambar yang edan-edanan dan dialog, ralat, monolog, yang cukup keren dan puitis. But other than that, storytellingnya biasa dan pesan yang disampaikan? nothing! (tapi gak masalah, wee XP) Nonton anime ini kayak baca penggalan diary orang, tergantung seberapa dalam empati kamu, sedalam itu juga impresi yang bakal kamu dapet.

Tapi itu kata orang, terus bagaimana dengan opini blog ini? lol. Well, setelah ter-paralyze selama beberapa menit di depan monitor (thanks God adikku lagi ke Semarang, lol) menurutku, kekuatan byosoku 5cm memang ada pada grafis dan monolognya, lalu alur yang ditarik ulur perlahan-lahan sampai akhirnya di bagian 2 (cosmonaut) alurnya benar-benar pelaaaan banget (mungkin kecepatannya sekitar 5 sentimeter per detik, lol) sampai pas part 2 hampir selesai aku sudah mulai kuatir jangan-jangan movie yang didownload salah nih, cuma sampai part 2. Tapi begitu masuk part 3, semua yang tertahan dan berjalan tersendat-sendat tadi akhirnya sampai pada satu titik dimana tiba-tiba klimaks masuk dengan begitu saja, spontan dan tidak terbendung lagi. Gila memang, tapi fantastis. Sepertinya semua emosi yang terbendung sejak awal part 2 keluar tanpa ampun dan tidak terkendali. Kalo ada yang bisa melewati adegan klimaks 5cm/s tanpa merasakan simpati (bukan nangis, cukup simpati saja) orang itu mending dinikahkan sama yuki nagato saja XD Overall, anime ini bener-bener orgasmic skala 9.5/10 Aku jadi berpikir dua kali sekarang buat nonton bareng pas pemutaran besok (gak mungkin ngeluarin sapu tangan pas nonton, kan? gengsi boo.. xD)

more info about trivia and stuff bisa kalian lihat di sitenya bikasuishin kalo berminat (termasuk info kalo ternyata nama keluarga Akari, Shinohara, diambil dari nama istri Makoto Shinkai, Shinohara Mika ("mantan" ceweknya yang juga jadi asisten di "Kanojyo to Kanojyo no Neko" dan jadi seiyuu di anime itu sama "Hoshi no Koe" original version, enak yah, bikin anime drama bareng istri sendiri? sialan xD)

Now, to end this post, here's a spin-off short fanfic of 5cm/s, lol

*Byousoku 5cm spin-off*
by: me

Akari: 5 sentimeter per detik katanya
Takaki: apa?
Akari: kecepatan jatuh bunga sakura, 5 cm/s
Takaki: berarti (5/1e5) : 1/3600 jadi sekitar (5x3600)/100000 atau 0.18 km/jam. Nggak penting banget seeh.
Akari: wtf?
*sejak saat itu Akari tidak pernah ngomong sama Takaki lagi, tapi jutru karena itu ceritanya malah jadi happy end*
yay!

THE END

0 comments:

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime