Monday, May 14, 2007

Akhirnya.. The true power of Sola is now revealed XD Behold my super long post!

2 comments
Setelah episode 2 yang keren banget dan 2 episode berikutnya yang lumayan bikin eneg, akhirnya episode 5 memuaskan harapanku atas anime bikinan Hisaya Naoki ini XD

Hisaya Naoki adalah salah satu anggota Tactics yang ikut menjadi salah satu founder Key. Beliau jugalah salah penulis script dengan kontribusi terbesar dalam pembuatan script cerita untuk "Kanon", sebuah visual novel karya Key, yang sampai sekarang masih diakui kekuatan "ground breaking" dan fenomenanya. So, saat aku tahu dia adalah main conceptor untuk anime ini, bisa dibayangkan betapa tingginya harapan untuk melihat sesuatu yang sekeren Kanon atau AIR (walaupun buat yang terakhir kayaknya susah, coz AIR will never be replaced by anything in my heart, lol)

Anyway, let's move on to the recap.

Adegan dibuka dengan adegan yang lumayan mantap XD


siapa? dimana? apa yang terjadi? don't ask me ^^ yang jelas adegan ini terjadi 17 tahun yang lalu, dan sepertinya ini adalah masa lalu Takeshi.

Takeshi: 17 tahun sudah cukup untuk membuat seseorang menjadi (gothic) lolita complex, lol

Next, Matsuri dan Yorito sedang berbelanja dan Matsuri memborong minuman fave nya, tomato shiroku (syrup?). Hm.. dimana ya, terakhir aku liat cewek dengan selera minuman yang aneh? xD


Yorito kaget karena tidak menyangka convenient store bisa punya minuman aneh seperti itu, dan Matsuri menjawab..

nyahaha, 400 years? kenapa nggak 500 aja? *hints* XD

Di tempat lain, Takeshi berjalan membawa makan malam dan menemui sang oujo-sama-goth-loli.. yang menunggunya di dalam tong sampah >_> adegan ini agak maksa benernya, tapi ya.. gakpapa lah.


Yorito dan Matsuri pulang dari conbini (convenient store) dan mampir ke river bank dulu buat duduk-duduk dan minum jus tomatnya tadi (ya ya.. adegan kaya gini kayaknya sudah semilyar kali aku liat di anime drama, basi emang, tapi tetep aja keren xD). Matsuri berkata bahwa dia penasaran dengan langit pas siang hari di tempat itu, Yorito lalu menjelaskan, kalo siang tempat ini memang paling keren langitnya, kalo sore, tambahnya, yang paling keren adalah dari veranda rumah Mizuno, tapi dia belum pernah ke sana, soalnya dia tidak kenal sama Mizuno (rumahnya Mizuno kaya mansion jepang, btw, besar banget and ada pagernya, lol). Lalu, kata Yorito lagi, kalo pagi.. Kalo pagi paling bagus langitnya jika dilihat dari taman, kata Matsuri. Yorito membenarkan ucapannya.

Ganti scene, sekarang ke Takeshi dan Mayuko (si gothlolitsundereoujosama). Mereka akhirnya bermalam di gereja (yang sedang tidak digunakan karena lagi dibangun). Takeshi-san masuk ke dalam confession box dan bercanda dengan menanyakan apakah ada dosa yang ingin Mayuko akui? The kawaii gothloli said, kalo onigiri yang Takeshi bawakan rasanya tidak pernah enak. Takeshi-san protes kalo itu bukan pengakuan dosa tapi komplain namanya.
Then the gothloli said, kalo begitu maafkan Takeshi karena selera makanannya payah. Takeshi berkata wtf? di tempat ini tidak bisa mewakilkan pengakuan dosa untuk orang lain, lol. Si oujo-sama lalu bertanya apakah Takeshi akan pergi besok? Takeshi menjawab kalau urusan sepele seperti ini tidak perlu sampai Mayuko-sama turun tangan, tapi Mayuko memaksa dan berkata "stop joking with me". Whooo, you can see Mayuko-sama's serious expression here, seems like she cares about Takeshi a lot and didn't want him to get hurt on the battle. Tsundere's affection for the win! lol


Scene ganti ke Yorito. Hari ini sekolah libur, tapi hujan turun, membuatnya tidak bisa keluar. Matsuri bertanya kenapa mood Yorito tidak bagus pagi ini, Yorito menjawab kalau dia tidak suka hujan karena membuatnya tidak bisa memfoto langit. Matsuri lalu mengajak Yorito keluar dengan membawa payung (kalau langit mendung, si Matsuri bisa keluar. Oh buat yang belum tahu Matsuri itu bukan manusia, Takeshi menyebutnya Yaka, atau Yaga yah? lupa, yg jelas dia punya sejenis kekuatan esp tapi tidak tahan dengan sinar matahari, kind of like.. vampire girl? lol) Anyway, Matsuri mengajak Yorito ke depan gerbang rumah Mizuno. Matsuri berkata kalau dia akan menemani Yorito berkenalan dengan yang punya rumah, lalu dia memencet bel. Setelah bel berbunyi, tiba-tiba Matsuri lari XD XD Yorito yang kaget akhirnya memutuskan untuk lari juga.


Akhirnya Yorito bisa menyusul Matsuri yang sampai di tempat duduk halte bis. Yorito marah karena Matsuri mengerjainya, tapi Matsuri malah tertawa. Akhirnya mereka berdua tertawa bersama-sama (another adegan yang kayaknya juga udah sejuta kali aku liat dalam drama, lol)

Setelah itu "piknik" berlanjut. Yorito baru sadar kalau saat dia berlari tadi dia menjatuhkan payungnya. Akhirnya mereka berdua jalan bareng dengan satu payung. D'oh, kayaknya si Yorito sengaja deh XD


Anyway, mereka akhirnya sampe ke riverbank lagi (yang tadi malam), Matsuri keluar dari payung dan merentangkan tangan ke langit.


Yorito akhirnya menutup payung dan ikut memandang ke langit. Matsuri berkata musim apa yang paling Yorito rekomendasikan? Yorito menjawab musim gugur, karena saat itu langit terlihat lebih tinggi. Mereka lalu berjalan lagi, Yorito berkata kalo Matsuri pasti lebih hapal daerah ini dan Matsuri membenarkannya. Yorito bertanya apakah Matsuri sering ke sini untuk menendang vending machine? Matsuri menjawab kalo dia tidak selalu menendang... tapi juga memukulnya, lol.

Saat mereka sampai di depan vending machine, Matsuri berkata


Yorito menjawab bukannya aku yang harus ngomong begitu? Matsuri berkata kalo dia merasa dia tidak aneh. Yorito mencoba membela diri, tapi selagi Yorito ngomong, si Matsuri sudah berputar dan berkata


Yorito bertanya kenapa dia ingin naik perahu (hujan-hujan begini?), Matsuri menjawab kalo dia lagi pingin aja. Yorito akhirnya menyerah dan berkata, "yo wis lah sak karepmu" lol, something like that. Matsuri lalu melompat ke perahu.


Yorito berkata kalo biasanya yang naik ke perahu cowok itu duluan, terus megang tangan ceweknya dan berkata "are you okay?". Matsuri berkata kalo Yorito tidak usah sok nggaya, lol. Matsuri lalu mengulurkan tangannya ke Yorito. Yorito yang bingung apa maksudnya lalu memegang tangan Matsuri, Matsuri lalu ngomong "are you okay?" Yorito goes 'huh? wtf?' tapi gara-gara itu kapal hampir terbalik, untungnya mereka nggak jadi kecebur (dan untungnya nggak ada adegan fanservice ecchi murahan juga), lol. Baru di sini Yorito (entah sadar atau nggak) memang tangan Matsuri dan ngomong "are you okay?" dan Matsuri (entah sadar atau nggak) juga menjawab "arigatou" nyahahaha, kena kau, Matsuri XD

Tapi itu semua belum berakhir. Matsuri yang pingin mendayung perahu memaksa Yorito supaya dia yang pegang dayung.


Yorito akhirnya memegang payung memayungi Matsuri, sementara Matsuri yang mendayung. Pemilik persewaan perahu sampai ketawa liat adegan ini. Lol, chemistry kaya gini kayaknya cuma bisa ditandingi sama HaruhiXKyon atau MisuzuXYukito deh, awesome! awesomm! Di tengah perjalanan, Matsuri kayaknya merasa kalau mendayung sendirian lumayan bikin capek juga, jadi dia menyuruh Yorito supaya duduk di sampingnya dan memegang dayung yang satu lagi, sementara payungnya dia yang memegang. Melihat bagian dalam payung Yorito yang bercorak lagit, Matsuri berkata


Yorito setuju, adeganpun menjadi supersurreal ketika mereka mendayung perahu di atas bayangan langit, dengan burung camar yang bertebangan melintasi awan. Diiringi BGM bikinan Element Garden yang sedikit beraroma mistis dan dreamy, Yorito berkata kalau dia akan memenuhi janjinya pada Matsuri untuk memperlihatkan langit biru dengan sinar matahari padanya. Wauuu~ Bisa dibilang kalo dari sekian banyak adegan dramatis yang pernah kulihat dalam anime, ini salah satu adegan yang punya potensi bakal jadi unforgettable XD


Di tempat lain, di gereja, Takeshi keluar bersiap untuk pertarungannya.

Adegan selanjutnya tentang nee-sannya Yorito yang kaya es, dan adiknya Mana yang super sopan. Karena aku nggak tertarik sama cewek pendiem ato loli yang terlalu tidak tsundere, marilah kita skip saja adegan ini, nyahahahaha.

Balik lagi ke Matsuri, setelah dapet pakaian pinjeman dari Mana, dia memakai living room rumahnya Yorito buat ngepas baju, ^^;


Yorito: kenapa tidak memakai kamarmu?
Matsuri: karena di sini ruangannya lebih besar.
Yorito: memangnya kamu tidak berpikir kalo ruangan ini masih aku pakai?
Matsuri: tidak
Yorito: what a wonderful answer (<- muji ato sinis nih?)
Matsuri: thank you (entah sinisme ato Matsuri emang terlalu polos njawabnya, lol)

Yorito (yang stress?) akhirnya pergi menjenguk nee-sannya yang di rumah sakit. Flashback ke sebelum Takeshi keluar dari gereja, Mayuko berkata Takeshi berkata jangan khawatir karena dia benci bekerja keras, lalu dia keluar. Mayuko-sama menghela nafas, pembohong, kata Mayuko. Adegan berganti ke nee-san nya Yorito yang ternyata menyimpan boneka aneh di balik bantalnya, dan adiknya Mana yang menyusup ke rumah Yorito (atas perintah nee-san nya Yorito, karena dia sudah mengajarkan origami) dan terjatuh dari tangga, namun diselamatkan oleh Matsuri. Setelah itu adiknya Mana (duh, siapa sih namanya? >_>) pergi.

Sekarang, barulah adegan kerennya dimulai. Takeshi datang dan bertarung dengan Matsuri. Yang ini kayaknya susah dijelaskan pake kata-kata atau screenshots, keren banget soalnya.

Takeshi membuka satu persatu jendela di rumah itu (Matsuri akan tewas jika terkena sinar matahari terlalu lama) sambil menyerang Matsuri dengan sejenis pisau lempar keren yang mengeluarkan semacam flash light jika membentur sesuatu. Keren keren kereeeeen XDXD *histerisssss*

Yorito yang akan balik dari menjenguk nee-channya di rumah sakit ketinggalan bis dan terpaksa menunggu bis lagi. Matsuri akhirnya nekat lari keluar rumah, dan berlindung di bawah pohon. Saat itu barulah Yorito sampai rumah. Melihat isi rumahnya berantakan dia langsung tahu jika Matsuri pasti sedang bertarung melawan pemburunya lagi. Saat Takeshi akan melakukan final slashnya, Yorito datang dan..


yah, agak basi gitu deh XD Takeshi tiba-tiba teringat masa lalunya yang (sepertinya) mirip dengan posisi Yorito. Dari jauh terdengar teriakan Mana yang mencari Yorito karena rumahnya kosong. Takeshi akhirnya mundur. Matsuri sudah hampir habis life pointnya, ketika tiba-tiba lagit mendung dan gerimis mulai turun. Matsuri berkata apakah Yorito sekarang suka dengan hujan (karena jika langit tidak menjadi mendung Matsuri pasti sudah tewas) dan Yorito berkata, "sedikit". Matsuri tersenyum, kemudian pingsan. Whoo.. talk about dramatic postbattle scene. Kereen xD Memang heroisme-nya Key tidak pernah sekeren type-moon, tapi menurutku justru itu yang membuat jadi tambah menarik.

Di rumah sakit, adiknya Mana datang menemui nee-chan nya Yorito dan membawakan barang yang dia ambil dari rumahnya Yorito. Ternyata benda itu adalah kotak berisi peralatan menjahit. Nee-channya Yorito memakainya untuk memperbaiki boneka yang tadi dia sembunyikan pas Yorito datang. Adiknya Mana berkata bahwa di rumah Yorito dia bertemu gadis bernama Matsuri yang menolongnya saat jatuh di tangga. Mendengar hal itu tiba-tiba nee-channya Yorito menjadi shock. Ada apa sebenarnya? Mungkinkah nee-channya Yorito tahu tentang identitas sebenarnya Matsuri? mana kutahu, karena episode 5 berakhir di sini, lol.

Uwoooooh, episode yang keren bangetts. Tidak nyesel hampir satu jam di depan komputer ngetik ini XD XD Whoo, yea, me rockzz! lol. More update will coming.. hope the ending won't be dissappointing, yeah!

2 comments:

Anonymous said...

Nice review bro. Penuh semangat. Antusiasmenya bahkan terasa sampai rumah. Bisa membayangkan kai yang lompat-lompat histeris (konotasi) di depan layar komputer.

:)

*Critics Mode On*

Bro, tapi bayangkan begini: kalau Anda sebagai seorang fans hardcore KEY (kagikko) butuh 5 episode untuk meyakinan diri Anda bahwa Sola itu bagus, bayangkan fans anime rata-rata . Bayangkan audience normal?

Jujur aja, sekilas nyoba Sola kok rasanya gak terlalu KEY ya. Apalagi eps 1 nya. Beda dengan AIR, atau Kanon yang langsung marem KEY nya.

Ok, alasan Anda: proyek kolaborasi. Tapi tetap aja eps 1 - 2 kok tidak terlalu meyakinkan, bahkan bagi seorang kagikko mungkin untuk mengatakan bahwa anime ini bagus.

Hayo gimana hayo ?

PS: ini text box kecil bgt sih. Gak cocok buat ngepost review yang panjang. *tersadar* oo pantes comments blog biasanya cuman satu dua baris.

Neohybrid_kai said...

ahaha, thanks
akhirnya episode yang bisa dibanggakan dari anime ini muncul lagi.

sekarang diskusinya,
masak eps 1 nggak kerasa? menurutku eps 1 (dan 2, walaupun 2 levelnya agak lukewarm untuk ukuran jun'ai - bishoujo pure romance w.o ecchi. harem, maid, etc) cukup untuk membuat fans key melirik ke anime ini.

Di visual news, ada yang langsung tanya habis nonton eps 1 karena aroma AIRnya yang mirip. Menurutku justru karena desain karakternya yang gak cocok malah, Matsuri terlalu generic buat ukuran karakter cerita bikinan Hisaya-san. Jadi kayak bishoujo biasa. Misuzu punya seragam rok panjang dan rambutnya yang bsia berkibar ^^, Ayu punya tas punggung dan bando merahnya. Kayaknya special itemnya Matsuri cuma payungnya dia (yg jarang keluar) sama tomat syrup (?). Coba kalo ada yang unik dari penampilan dia, intinya orang yang liat asumsinya jadi karakter generic biasa.

Tapi type anime ini emang niche minded kok, fans bishoujo gak suka karena terlalu drama, fans drama juga gak susa karena terlalu bishoujo, lol.

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime