Friday, April 13, 2007

Red Garden END! My Impression? Hm....

0 comments
Red Garden, kenappaaaaaaa? kenapa episode terakhirnya seperti itu?????!!!!!!!

*sigh......*

Sudah kuduga, sejak menonton episode 21 dan mendengar kalo di episode 22 nanti anime ini bakal end, sepertinya satu episode tidak bakal cukup untuk me"ongkestra"kan sebuah ending yang grand, mengingat tema eps 21 adalah "prologue to last battle" satu episode tidak akan cukup untuk final boss battle, klimaks yang menggetarkan jiwa >_> dan epilog yang emosional.

Harus diakui sih, separo awal dari episode 22 keren, pake banget. Dengan semua member animus all out, keluar untuk bertarung, dan semua member Delor juga all out. I mean, c'mon, man, di mana lagi kita bisa melihat pertarungan ganas antara kepala sekolah dan murid-murid ceweknya melawan sekelompok bussiness man yang memakai jas lengkap dengan dasi mereka? dengan gaya action super cepat, satu persatu karakter tewas, woooo.. talk about tragical drama scene berhamburan di mana-mana sepanjang episode. Sampai akhirnya tinggal 7 orang; 4 cewek karakter utama (Kate, Rachel, Claire dan Rose) ditambah Lize yang sudah (separo) sadar, lalu di blok Delor tinggal Herve, si manusia sister complex yang super possessive dan sekarang sudah insane total, dan Anna, adiknya yang sudah diambang perubahan menjadi monster. Oke, 2 block, 2 alasan untuk bertarung, manakah yang akan menang?

Jawab: none. Herve bunuh diri bersama Anna. Sampai di sini sebenarnya semuanya masih bisa aku terima, bahkan kalo boleh dibilang gauge moodku tetep naik, karena pertarungan melawan Herve setidaknya ada di menit-menit awal episode, walaupun cuma beberapa menit dan masih jauh dari efek klimaks yang diharapkan. Many people says Herve is insane etc etc in this eps, hence he isn't "worthy" enough to be the final boss, sebodo amat dengan itu, scene terakhir Herve is awesomely keren! Bagaimana dia terpaksa mengakhiri hidup Anna, a mixed feeling of hopeless, anger, hate, love, and sorrow, how he want to blame it all, to shout, to curse.. but to whom? bahkan darimana sumber kutukan ini berasal, siapa yang sebenarnya memulai pertarungan antar 2 keluarga inipun masih tidak jelas. Jika semua ini adalah gara-gara ancestornya dia, lalu kenapa Herve yang tidak ada hubungannya secara langsung harus menanggung ini semua? Perharps it was his karma, for betraying Kate, or maybe for his sinful forbiden love (aww...) sigh, whatever it is, Herve finally died, without final battle scene.

makan ni buku, oujo-sama xD

Now, what's next? Akhirnya "the cursed tome" yang ada di keluarga Herve ada di tangan Kate dan teman-teman, mereka semua bersama Lize, langsung menuju ke tempat di mana para ancestress keluarga Animus, yang kayak Rozen Maiden semua (oh yess for gothloli, lol) berada, di ruangan bawah tanah dan menyerahkan buku itu ke para ancestress dan ditanya, "hey, kamu kepingin hidup ato mati? benernya sih kalian dah pada mati, jadi kalo kalian milih hidup kalian bakal jadi immortal lho, oh, sama ada bonusnya, ingatan kalian mulai dari episode satu bakal kehapus. Yah, kaya DVD-RW gitu de.." and Kate menjawab, "mati sekarang? yang bener aja, kita semua masih belum pada nikah, ngga mau la yaw"

Daan begitulah, cewek-cewek Red Garden akhirnya tetep pada hidup, ups, kecuali Lize, ding. Karena dia sudah pernah diinjeksi dengan darah keluarga Delor maka dia meninggal. Terus tiba-tiba scenenya berubah jadi kayak endingnya Final Fantasy VIII, bunga- bunga di mana-mana, tapi swear, adegan ini super duper wah, keren banget pokoknya XDXD

TAMAT

Begitu. Cukup bagus untuk sebuah cerita drama, tapi aku tetap merasa ada yang nggak sreg untuk episode finalnya, istilah iklan mie-nya mungkin kurang "nendang", lol. Untuk sebuah pertunjukan kembang api, Red Garden seperti sebuah pesta kembang api yang diawali dengan letusan kecil dan makin lama makin mewah, terus pas kita nunggu ledakan terbesarnya, announcernya ngomong, "yah, sekian pertunjukan kembang apinya, penonton diharap pulang dan tidur karena udah malem, btw jangan lupa cuci kaki ma gosok gigi, 'kay? thx."

Memang sih di akhir cerita diceritakan walaupun Kate dan teman-temannyatetap hidup, tapi mereka kehilangan memori mereka, yang berarti mereka kembali menjadi tidak saling kenal. Tapi aku sudah berharap lebih dari itu, ku berharap final battle yang orgasmic ala wolf's rain ato Kannazuki no Miko. Apalagi ditambah fakta bahwa Herve adalah cowok yang disukai Lize (dan kemungkinan mereka sudah jadian adalah 50:50), aku pikir setelah Herve mati, Lize akan berubah ke hollow/oyashiro mode dan terjadi fatal duel dengan BGM sekelas "Agnus Dei"nya Ace Combat 4. Uguu~~~

yay! for the OVA! seems like all girls got a new haircut!
cute, I like stylish gals XD

Berita bagusnya adalah, di akhir episode ada tambahan news yang mengabarkan akan ada OVA untuk Red Garden, yang beredar bulan Agustus depan. Dari screen shots yang ada di official webnya, ada tendensi kalo OVAnya memakai setting setelah anime ini berakhir (phew, I have had enough with prequel nowadays) dan bakal ada unsur mecha di dalamnya (gulp, yah, semoga saja nggak sampai merusak alur cerita). Aku harap di OVA ini selain membuat ending asli anime ini menjadi lebih membekas, juga menjawab pertanyaan seputar perebutan ancient tome yang selama ini tidak pernah di bahas di seriesnya.

0 comments:

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime