Saturday, April 21, 2007

NANAAA.. NANANA NANANA NANANA NANANAAA.. Game Ancur yang Super Kereen (and the story behind it)

0 comments

Benernya sih game ini sudah termasuk lama releasenya, tapi untuk seseorang yang baru akhir2 ini bisa main game-game PS2, ini termasuk salah satu game yang pertama kali ingin aku coba. I've heard some people talking about its wacky and weirdness, so I tought that now I gotta play it by myself.

Premisenya sederhana saja, you are the prince. Your father is The King of Cosmos. Pada suatu hari, ayahmu secara "tidak sengaja" menghancurkan semua bintang di langit (oh noez! xD). So, your father gives you a task to "re-create" the starry night skies by making the star. Yep, membuat bintang. How? well, kecuali diri kamu sendiri (yang cuma berukuran 5 cm), satu-satunya alat yang kamu punya adalah katamari. Asumsiku sih katamari itu berasal dari "kata" (=shapes, form) dan "mari" (=ball) ^^ so, uh, katamari= sesuatu yang bunder?

Anyway, satu katamari sudah cukup untuk melakukan misimu, karena SEMUA BENDA yang kena di Katamari itu akan nempel. Apapun itu. well, dengan catatan benda yang menempel itu ukurannya harus lebih kecil dari ukuran katamarimu.

So there you go. Menggelindingkan katamari, dimulai dari dalam rumah, di mana kamu mulai hunting benda-benda kecil seperti kancing baju atau karet penghapus, dan mulai mengaplikasikan snowball effect karena setiap benda yang menempel akan membuat katamarimu menjadi lebih besar, memberimu kemampuan untuk menggelindingkan ke benda-benda yang lebih besar yang sebelumnya tidak bisa menempel di katamarimu.

Di Setiap level ada objective seberapa besar katamari yang harus kamu buat dan batas waktu berapa menit yang tersedia untuk menyelesaikan stage itu. Tidak ada item special, power-up, atau bantuan sejenisnya, all you have to do is just to keep rolling rolling and rollin'(limbizkit ^^).... And saat waktumu habis, your father, The King of Cosmos, akan datang dan mensummonmu kembali. Jika katamarimu memenuhi syarat ukuran yang diinginkan, The King of Kosmos akan merubah katamarimu menjadi bintang (diiringi sound effect jreng jreng jreeng yang agak norak), tapi jika katamarimu ternyata masih kurang besar, well, bersiaplah untuk diceramahi oleh ayahmu (dengan bahasa yang super enggak nyambung ^^;)

Di level-level awal, katamari yang bisa kamu buat baru seukuran 10cm sampai 1m, jadi kegilaan permainan ini (dan fun nya juga) masih belum terasa. "Kekacauan" baru bisa kamu rasakan pas stage-stage menengah dimana katamarimu bisa berdiameter sampai lebih dari 2m, you go down to the town, scaring people away. Benernya pas katamari mu sekitar 1m, orang-orang udah mulai "wtf?" dan anak-anak kecil yang jalan sama ibunya pada mulai nunjuk-nunjuk (anime banget XD). Saat katamari mu udah sekitar 2m-an, well, berarti katamarimu sudah lebih besar dari ukuran besar manusia standar. Sekarang kamu sudah bisa menempelkan manusia ke katamarimu. It was very fun, trust me, jauh lebih menyenangkan daripada membantai manusia di game-game first person shooting, setidaknya bagiku sih. Awalnya kamu baru bisa menggelindingkan ke arah anak-anak, lalu remaja, terus pas katamarimu udah sekitar 3m, orang dewasa akan mulai ikut berlarian dan kamu bisa menggelindingkan katamari ke arah mereka. Seisi kota jadi pada panik, bahkan polisipun akan keluar dan mulai menembakimu, its chaos! lol. tapi tenang aja, peluru mereka kan lebih kecil dari katamarimu jadi nggak bakal ngefek ^^ Sebagai gambaran, stage terakhir game ini dimulai dengan katamari ukuran 10cm dan target diameter minimal 300m, lol. Saat katamarimu berukuran 5m ke atas, manusia udah bukan level lagi, coz you'll be start rolling houses and buildings XD Terus kapal tanker, gedung pencakar langit, sampai pulau-pulau kecil, lalu mulailah muncul banda-benda raksasa aneh, seperti monster laut dan raksasa (giant mama, giant school kids), lol.

Di beberapa stage kadang objectivenya tidak harus berupa diameter minimal, stage ini adalah stage di mana kita tidak membuat sebuah bintang, melainkan rasi bintang. Misalnya di stage membuat ursa major (rasi bintang yang lambangnya beruang, -btw entah kenapa game2 yang aku mainkan akhir2 ini selalu berurusan dengan rasi bintang- ^^) targetmu adalah menempelkan satu beruang ke katamarimu, semakin besar ukurannya semakin baik. Repotnya di stage itu ada banyak beruang bertebaran di mana-mana, mulai dari teddy bear (boneka beruang) sampai polar bear, di sini halangannya bukan time limit lagi tapi lebih ke kemampuan steering kalian. Ngomong-ngomong soal control, game ini tidak membutuhkan tombol apapun saat kalian mengontrol katamari, cuma 2 tombol analog, tombol L dan R masih kepakai sih, tapi cuma buat kamera, jadi terhitung optional. Selebihnya tidak ada tombol lain yang harus kalian tekan. It's so simple and fun.

Still need more provocation to makes you play this game? well, ada sebuah stage (stage faveku, lol) dimana kalian harus membuat rasi bintang virgo. Caranya? dengan mengumpulkan cewek sebanyak-banyaknya XD Katamari awal kalian cukup kecil di stage ini, jadi kalian baru bisa mengambil seperti boneka barbie ato sejenisnya. Agak besaran dikit dan kalian bisa berburu loli ^^; (it's true, dan sumpah, bagian ini kacau abis xD) coz katamari kalian ukurannya masih kecil jadi belum bisa "menyerang" cewek dewasa. So, apa yang terjadi kemudian adalah, you see a loli near your katamari, then you go shout, "hey, that's a loli! get her!!" lol. And the loli who sees your katamari will goes shocked (scared?) and start running away. Then you start chasing her, and when your katamari cacthes her, she'll go "kyaa~" ^^;;;;;; But that's not all. Saat katamarimu sudah lebih besar lagi, you'll start hunting school gals and it gets more chaotic. Karena setiap cewek, saat mereka menempel di katamarimu akan mengeluarkan suara. There'll be a LOT of gals screaming here and there. "KYAAAAA" "IYAAaa~~" "Dameee" et cetera dsb dst dan sejenisnya XDXDXD lol. I'm playing this stage with quite a high volume, and my first reaction was "what the..?" ^^ but then I start laughing all the way even after the stage was finished (note: all your perverted side will be unleashed when playing this stage, lol)

BEHIND THE GAME:
Seperti biasa, jika ada game yang sampai bisa membuatku tertarik, aku akan meluangkan sebagian waktu dari slot ngenetku untuk mendapat info seputar game itu. Setelah mendownload OSTnya, aku mencari FAQnya, kalo-kalo ada hal-hal menarik yang kelewatan, dan akhirnya aku malah nemu halaman berisi wawancara seputar postmortem Katamari Damacy (postmortem adalah semacam laporan atau evaluasi setelah sebuah event terjadi)

Yang menarik dari artikel tersebut bagaimana konsep game ini yang lahir dari pemikiran directornya, Keita Takahashi sensei, dimana dia merasa bahwa game-game sekarang bagi dia terlalu membosankan. Dikutip dari wawancara di artikel tersebut (gomen, aku lupa link aslinya >_>):

Current games suffer from a distinct lack of originality, and this sparked my desire to create something totally unique. It’s great that there are many types of videogames, but I’ve always wanted to create something different that can only be done in a game. If you are going to play a game that resembles a movie, you should just watch a movie, and if you are going to play a game that shows realistic cars, wouldn’t it be more fun to drive a real car?
Of course, I do understand the fun aspects of these games. Moving freely in beautifully drawn environments or driving a car you’ll never be able to own – those are definitely fun experiences. But lately, there are just too many of those types of games. And I think it has become boring.


Reaksiku pas baca paragraf tadi: Suzumiya Haruhi bangeet ^^;;;

He also added:

Games these days are also really complicated. There are lots of buttons and there are lots of items to keep track of. I’m just tired of all those complications. To hold a controller in your hand and control the action displayed on the screen is a minor thing nowadays, but I still think it’s a little miracle. There’s no need to ad a lot of extra stuff to make it more difficult.


Itulah kenapa di game ini tidak ada power-up, item yang harus diambil, etc.
Kemudian, soal musik di game ini, sound directornya, Yu Miyake, berkata;

“Takahashi, the director, allowed me to direct the music any way I wanted. I would never have been given that kind of creative freedom working for an ordinary director. My goal was to have the music appeal to everyone, and so I tried many different methods of directing and creating tunes in order to have that appeal.
“I often record my melodies that I have in my head using my cellular phone or PC by humming. My workspace is not completely private, and my co-workers make fun of me if they hear me humming, so I always record my humming secretly. I decided to insert this humming in the title sequence of the test version of the game because I thought it would be funny and a bit kooky. It was just a joke at first, but then people started to like it so I decided to keep it – and that’s why you hear some weirdo humming when you first load the game.
“I think the humming differentiates Katamari Damacy from other titles and fits the gameplay perfectly. This humming is also included in the opening theme music. I suppose what I’m trying to say is that singing is the best instrument we humans have.
“Collaborating with outside musicians is now very popular in the game industry, so we decided to hire 10 somewhat well known vocalists. As you know, this game is very unique, and we weren’t really sure which age group it would appeal to, so we decided to hire 10 in order to get a range of talent to appeal to everyone.
“After selecting vocalists, our next step was to figure out how we could enhance the mood of the game through the music. We actually used a somewhat backward process in that we created the music after selecting the vocalists, instead of before, so that we could use the vocalists talents most effectively.
“We were very serious when creating the music. Most game music nowadays is pretty forgettable. I wanted to create a soundtrack that would stick in player’s heads, sort of like an evil curse. I also wanted to avoid using a single musical genre. Everything from the selection of the vocalists to the selection of song lyrics, was carefully considered.”


lol, jadi sekarang sudah jelas kalo game aneh ini ternyata dibikin oleh orang2 yang tidak kalah anehnya juga ^^ yang jelas, kalo kalian mendengarkan musik dari gamenya, memang semua lagu-lagunya easy listening, jenis lagu yang bisa kalian "hmmm.. hmm.."kan sepanjang hari (yeah, like an evil curse, memang ^^) dan rangenya lagunya juga sangat luas, mulai dari yang di-lalala-kan oleh anak-anak (like a folklore song) sampai lagu jazz dewasa pap para pap pa.. Dari yang temanya riang sampai yang agak melankolis, komplit, tapi semuanya tetap seirama dengan konsep "easy and peaceful feeling" game ini. Point menarik lainnya dari lagu-lagu dalam game ini, jika kalian cukup paham bahasa jepang, dalam lirik lagunya terdapat berbagai macam pun, mulai dari "katamari" menjadi "hidamari" atau "katamete" dan permainan kata lainnya. I have to say that both the music and the lyric of the songs is brilliantly made.

Let's check one of the song,
This one is my fave track from the game

Sakura iro no Kisetsu
(The Season of Cherry Blossom Colors)
NOTE: italic for translation

Lalalala...

Katamari dekitara dekakemashou
Rojiura o burabura sanpo shimasen ka?
Hora mado no soto mite goran
Sora ni wa hikoukigumo
Sore wa sukimakazefuku koharubiyori no koro deshita

When we have finished our katamari, let's head out
Shall we stroll idly through the back-alleys?
Hey, look out the window
In the sky, where a plane is leaving clouds behind it
That was the time when a draft blew on an Indian summer day

Hirusagari machi o tansakuchuu
Kimi no te o tori sukoshitereru
Chiisana koto de shiawase o kanjiru koro deshita aaa

Exploring the town on an early afternoon
I feel shy taking your hands
That was the time when I felt happiness
from such a small thing, ahhh..

Oooooh momoiro no nigiyaka na kisetsu deshita

Oh, it was a lively, peach-colored season

Lalalala...

Kimi to boku wa ima kangaeru
Sukoshi bakari seichou shita kara
Chiisana koto de shiawase o kanjitai toki nan desu

Right now, we are thinking
We have grown up just a little
And I want to feel happiness from such small things

Oooooh sakurairo no nigiyaka na kisetsu deshita

Oooo, it was a lively, cherry blossom-colored season

Lalalala...

Aside from the super catchy tune that makes me fall in love with this song, there's actually a deeper meaning behind this song (aku baru tahu setelah membaca di sebuah forum). Di separuh paragraf pertama, strolling idly (burabura sanpo) mengarah ke musim semi, atau juga berarti sesuatu yang berkonotasi ke arah childhood things. Lalu di baris berikutnya, the vapour trail of an airplane, mengarah pada summer. Karena hanya saat cuaca cerah kita bisa melihat awan atau asap pesawat di langit. Summer juga bisa berarti growing up. Jika kita lihat di baris berikutnya, "exploring the town", jika dibandingkan dengan baris di awal-awal lagu, "walking in the back alley", terlihat suatu proses bukan? dari "sanpo" (stroll) menjadi "tansaku" (exploring), dari rojiura (back alley) menjadi machi (town). To put it simply, it means that the person have learned about the world and society. Kata "hirusagari" (afternoon) merupakan simbolism dari autumn, juga bisa berarti permainan kata dari "haru"+"sagari" (spring)+(over) = autumn. Kedua-duanya berarti masa dewasa, dimana seseorang sudah melewati spirit musim panas dan menjadi lebih calm and mature. Kalo dari liriknya, lagu ini mungkin terdengar seperti "sok tua" lol, tapi dengan vocal yang dibawakan oleh Katamari Company Jr, lagu ini jadi lebih ke sweet dan cheerful feelingnya lebih terasa daripada nostalgia.

Uh, *melts* this kind of pure innocent song with so much reference to the past and its nostalgic feeling is not good for my evil side actually ^^;; Tapi beda ceritanya kalo kamu mendengarkan lagu ini sambil membayangkan adegan dari Higurashi no Naku Koro ni XD

Yyou can download them in the usual place. Coba "The moon and the prince" kalo mau suasana dan lirik yang sok keren ^^ "A crimson rose and gin tonic" dan "Que sera-sera" untuk jazzy tune yang lebih mature "Lonely rolling star" kalo mau sesuatu yang easy techno dengan lyric yang bittersweet, atau "Katamaritaino" yang soft and sweet.

Lirik dan translasi nya bisa diliat di sini tapi kalo males ngesave satu-satu aku udah ngezip jadi satu, download di sini kalo interest.

0 comments:

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime