Sunday, February 25, 2007

Rule of Rose; lebih dalam ke bagian storyline

4 comments
Melanjutkan postingan tentang game ini sebelumnya, aku malah lupa dengan tujuan awal membuat post tentang storyline game horror ter-awesome yang pernah aku mainin ini ^ ^;

Sebelum melangkah lebih jauh, let me warn you, postingan di bawah ini sangat spoiler, jika kalian berniat main gamenya untuk merasakan sendiri visualisasi dan gaya penceritaannya yang twisted, sebaiknya.. euh, jangan baca tulisan ini, 'kay? Buat yg penasaran, silahkan lanjut...


Apa yang sebenarnya terjadi dalam game ini? beberapa pemain mungkin masih kesulitan mencerna inti cerita dalam game ini, karena seperti yang aku tulis tadi, gaya penceritaan game ini memang unik dan berbeda. Bagi yang ingin tahu cerita dalam game ini, baik yang sudah menamatkan game ini maupun belum atau sekedar penasaran, berikut penafsiranku setelah memainkan game ini dan berdiskusi di beberapa forum.

Ingris, 1930. Untuk pertama kalinya, sebuah balon udara yang bisa menampung penumpang dalam jumlah banyak dengan fasilitas setara dengan kapal pesiar berhasil dibuat. Balon ini rencananya akan diterbangkan untuk pesiar melintasi lautan dengan penumpang berasal dari kalangan orang-orang yang mampu membayar harga tiket yang cukup mahal, dengan kata lain, orang-orang kaya, dimana Jennifer beserta kedua orangtuanya termasuk salah satu penumpang balon itu.

Saat peresmian sekaligus penerbangan pertama, pemerintah mengundang anak-anak panti asuhan di dekat situ, Rose Garden Orphanage, untuk ikut meramaikan dan memotong pita. Jenniferpun terbang di dalam balon itu, bersama kedua orangtuanya dan penumpang lain, menikmati perjalanan udara yang menyenangkan, tanpa menyadari tragedi yang ada di depan mereka.

Tidak begitu lama setelah mengudara, entah karena kerusakan teknis atau apa, yang jelas balon udara tersebut keluar dari jalur penerbangannya dan kemudian jatuh, menewaskan semua penumpang yang ada di dalam balon tersebut, kecuali Jennifer.
Jennifer yang selamat kemungkinan juga akan tewas jika tidak di selamatkan oleh seorang laki-laki bernama Gregory, yang tinggal tidak jauh dari panti asuhan Rose Garden berdiri.

Gregory membawa Jennifer ke rumahnya dan merawatnya. Masalahnya, ternyata Gregory menderita sakit jiwa, dimana dia mengalami depresi setelah istrinya melarikan diri, meninggalkan dia bersama anak laki-laki satu-satunya bernama Joshua. Kondisi Joshua yang sakit-sakitan serta Gregory yang tidak mampu berbuat banyak karena hidup mereka sangat miskin dan Gregory yang hanya bisa menjual sayur-sayuran yang dia tanam di kebun belakang rumahnya, membuat Gregory semakin frustasi. pada akhirnya Joshua meninggal karena sakit, Gregory menjadi semakin depresi dan sering mencoba bunuh diri dengan menempelkan pistolnya ke kepala, sambil meyakinkan diri jika Joshua masih hidup. Saat itulah, Gregory menemukan Jennifer yang selamat dari kecelakaan zeppelin. Mengira Jennifer adalah Joshua yang tersesat, Gregory membawa Jennifer pulang, mendandaninya dengan pakaian anak laki-laki seperti Joshua dan menguncinya di ruangan bawah tanah supaya "Joshua tidak lari dan tersesat lagi"

Ketika Jennifer dikurung dan menjalani hidup sebagai Joshua, datanglah anak perempuan yang mengetahui soal pengurungan "Joshua" oleh Gregory. Anak perempuan tersebut bernama Wendy. Wendy dan Jennifer lalu bersahabat, mereka bertukar hadiah. Jennifer memberi Wendy boneka beruang (milik Joshua) yang diberi nama Joshua oleh wendy, dan Wendy memberi Jennifer bros dengan ukiran mawar berwarna merah. Mereka lau mengikat janji, The promise of the rose, dengan tiga kalimat sakral; "Everlasting" "True Love" dan "I am Yours". Wendy lalu mengajak Jennifer melarikan diri dari tempat itu. Jennifer setuju dan diapun melarikan diri, dibantu oleh Wendy, ke panti asuhan tempat dia tinggal, Rose Garden. Di sana Jennifer akhirnya tinggal walaupun dikelilingi oleh teman-teman yang tidak menyenangkan, pengurus yang galak dan kepala panti asuhan, Mr. Hoffman yang mencurigakan. Sementara itu di daerah itu terjadi kasus kriminalitas di mana anak-anak kecil menghilang secara misterius. Di panti asuhan sendiri, anak-anak mulai menyebarkan rumor tentang setan yang suka menculik anak-anak nakal yang tidak mau mengerjakan tugas, serta anjing liar yang suka memberi permen pada anak yang baik dan memakan anak-anak yang nakal.

Meskipun hidup dalam lingkungan yang tidak nyaman, Jennifer tidak merasa sedih, karena dia masih mempunyai teman yang memperhatikannya, Wendy. Wendy menyukai Jennifer, tidak peduli sebagai Joshua atau Jennifer, dia tidak akan membiarkan apapun berada diantara mereka berdua. Semua berjalan dengan lancar, sampai suatu hari Jennifer menemukan anak anjing yang dia beri nama Brown, yang membuat Wendy cemburu. Jennifer menjadi lebih sering meluangkan waktunya dengan Brown. Wendy yang tidak terima dengan hal ini, mendapat ide untuk menyingkirkan Brown dari Jennifer. Wendy memprovokasi anak-anak di panti asuhan untuk membuat sebuah aristokrat club, yang diberi nama Red Crayon Aristocracy dengan wendy sebagai Princess of The Red Rose dan Joshua si beruang sebagai pangerannya. Di dalam klub ini, semua anak di panti asuhan mendapat tempat sesuai dengan hierarki atau kasta mereka. Jennifer ditaruh di kasta paling bawah. Serta, semua anggota klub diharuskan membawa hadiah untuk diberikan pada klub aristokrat yang jenisnya ditentukan, berbeda-beda untuk setiap bulannya. Dengan adanya klub ini, semua anak yang lain menjadi tambah membenci Jennifer, ini memudahkan Wendy untuk memberi simpati lebih banyak dan menjadi lebih dekat dengan Jennifer. Namun Jennifer masih saja memberi perhatian lebih banyak pada Brown. Wendy yang marah akhirnya mengeluarkan perintah supaya hadiah bulan ini adalah "filthy Brown" dan Jennifer dipaksa untuk memilih, jika dia tidak menyerahkan Brown maka dia akan dihukum. Jennifer yang ketakutan akhirnya memberikan Brown pada aristokrat dan Brown pun akhirnya di"hukum mati". Ketika Brown terbunuh, barulah Jennifer menyadari kesalahan dan kelemahannya. Jennifer yang marah akhirnya mencopot bros mawar pemberian Wendy yang dia pakai dan membantingnya ke lantai kemudian memukuli Wendy sambil berteriak penuh kebencian. Semua anak aristokrat yang lain tidak ada yang berani menghentikan Jennifer. Setelah puas, Jennifer berkata dia sudah muak dengan klub dan permainan ini, kemudian berlalu. Aristokrat klub akhirnya memutuskan untuk menurunkan Wendy dari gelar princess ke tempat yang paling bawah dan mengangkat Jennifer sebagai puteri yang baru, namun Jennifer sudah tidak peduli lagi.

Wendi yang terluka, sedih dan kecewa, berlari ke tempat Gregory. Dengan memakai pakaian Joshua, dia menyamar sebagai Joshua dan memerintahkan Gregory untuk membunuh semua orang di panti asuhan. Pada saat ini terjadi, di hari sebelumnya, pemilik panti asuhan, Mr. Hoffman tiba-tiba menghilang secara misterius. Gregory akhirnya datang dan membantai semua orang di Rose Garden. Di saat-saat terakhir, Wendy membuka penyamarannya di depan Jennifer, menunjukkan bahwa dia melakukan semua ini karena dia mencintai Jennifer. Gregory yang melihat hal itu tiba-tiba menyerang Wendy dan membunuhnya. Tinggal Jennifer dan Gregory. Saat melihat Jennifer, Gregory seakan-akan sadar dan mendapatkan akal sehatnya kembali, kemudian dia memohon Jennifer untuk menembaknya. Jennifer yang ketakutan memberikan pistol milik Gregry kembali pada Gregory. Gregory akhirnya menembakkan pistol itu ke kepalanya dan diapun tewas bunuh diri.

Tahun-tahun berlalu, sejak tragedi di panti asuhan itu terjadi. Sejak saat itu, Jennifer mengunci ingatannya dan melupakan semua yang pernah terjadi. Sampai di suatu saat ketika dia berusia 19 tahun, tiba-tiba Jennifer menemukan dirinya di sebuah tempat dimana element-element tragedi yang pernah dia alami tercampur aduk menjadi satu, dan dia harus menghadapi semuanya sekali lagi, untuk membuka masa lalu yang berusaha dia lupakan, mengenang orang-orang yang pernah ada dalam hidupnya, dan seseorang yang spesial karena mencintainya dan janji yang pernah mereka ucapkan bersama; "Everlasting" "True Love" dan "I am yours"

*Non-spoiler section*
Kalian bisa mendownload main theme song untuk game ini, "A Love Suicide" yang sudah ku-upload di sini. Sudah termasuk liriknya, jadi kalo mau kalian bisa ikut menyanyi XD

4 comments:

g4ronk said...

agi2 sesuatu yang tidak bakal kusentuh kapan sih loe ngepost tentang galge macam wind, shuffle... *just call that..... normal galge :P*

oh iya itu yang diatas gw juga yang ngepost tapi takutnya loe nggak kenal itu siapa ^^

Neohybrid_kai said...

nihaha, I'm not your normal otaku, my friend.

Aku masuk ke dunia anime justru karena banyak benda-benda seperti ini XD

the most normal thing about galge yg bisa kutulis paling juga tidak akan melibatkan ero

but thanks for giving comment, stay tune and you'll see more bloody romance in this blog XD

Anonymous said...

hmm...
Jadi gtu ya critanya...
Iya,Q juga bingung bgt ma critanya...
tapi ttp aja ada yg agak ngeganjel ya walo gtw apaan..

btw,do you know how to get "doll costume" for jennifer?_?

Neohybrid_kai said...

whew, thanks for commenting my old post ^^;;
well, emang masih ada beberapa yang nggak jelas, kalo saya sih di bagian cerita orang-orang di panti itu, termasuk Mr. Hoffman yang lolicon.

doll costume yang mana? ada dua loh, yang gothic lolita ato yang rag doll?
kalo yang gothloli (benernya lebih seperti maid *sob) cukup dapetin ending yang good end
kalo rag doll agak susah, harus dapet 4 "broken robot" di chapter rag princess
saya kelewatan pas itu ;_; (baru pake waltru pas chapter-chapter akhir) jadi akhirnya pake game shark buat dapet rag dollnya, hohoho.. *shameless*

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime