Sunday, February 25, 2007

The most wicked horror game of the (last) year; I'VE PLAYED IT XD

1 comments

You and I, even after everything
You're the Queen and I'm the King
Nothing else means anything
...

Lamaaaaa banget habis aku nyoba main versi jepangnya, beberapa hari yang lalu akhirnya aku namatin juga game kontroversial yang sempat bikin heboh karena nggak bisa masuk ke Inggris ini. Satu hal yang pasti, storyline game ini benar2 sangat edan dan keren abiss!!!


Semuanya dimulai dari sebuah post dari lolitron, duluu banget, tentang sebuah game horror aneh dengan aroma gothic lolita yang akan dirilis, penasaran aku mencoba mendownload trailernya dan... tidak bisa berkomentar apa-apa karena visualisasi dalam trailer tersebut yang terlalu keren, dengan sedikit sentuhan sensual yang "sakit" dan musik jazz yang menyayat, tidak perlu beberapa menit setelah menonton trailer tersebut, aku langsung menghubungi salah seorang teman, seorang gamer veteran yang udah very advanced (banget) untuk menanyakan soal game ini. Waktu itu, dia juga belum begitu tahu, tapi tidak memakan waktu lama sampai dia ngasih kabar kalo dia sudah mendownload iso ps2nya yang versi jepang (muahahaha) and he says, "you gotta come here and play it urself, man. Dis game iz very weird" I just went "haa?" then went to his home, only to play about the first two chapter that leaves me amazed both in wonder and confusion.


Absurd, twisted and sick! tapi di sisi lain, elegan, romantis dan berkelas. Rule of Rose adalah perpaduan sempurna dari mimpi buruk paling mengerikan dan dongeng kanak-kanak yang penuh dengan rasa naif dan innocent. Dalam game ini, kamu akan berperan sebagai Jennifer, berpetualang menelusuri lorong-lorong dalam sebuah balon udara yang aneh, setelah sebelumnya kamu menjejakkan diri ke dalam sebuah mansion dan bertemu dengan anak-anak red crayon aristocracy. Para "aristokrat" tersebut hidup dengan sebuah aturan bernama "rule of rose" dimana kata-kata sang putri, "the princess of the red rose" adalah absolut dan tidak terbantahkan. Setiap bulan, setiap anak diharuskan untuk menyerahkan hadiah bulanan yang jenisnya ditentukan oleh aristokrat club. Bersama partner dan sahabat tercintanya, Brown, seekor anjing berbulu coklat, Jennifer berusaha memecahkan teka-teki yang ada di sekelilingnya, yang sedikit demi sedikit membawanya ke masa lalunya yang dia lupakan, ke sebuah tragedi yang sangat mengerikan.

Rule of rose adalah sekumpulan simbolisme dan konotasi tentang bagaimana seseorang menebus dosa dan kesalahannya di masa lalu, tentang bagaimana sebuah janji yang terlupakan, dan sebuah kisah tentang cinta yang begitu posesif yang berakhir dengan tragedi dan kesia-siaan. Semuanya disajikan dengan begitu implisit sehingga mengundang begitu banyak penafsiran dari pemain sendiri. Bahkan menamatkan game ini dengan true ending sekalipun tetap tidak menjawab dengan jelas tentang semua hal yang terjadi dalam game ini. Yang kamu dapat dengan memainkan game ini adalah semua potongan puzzlenya, namun untuk merangkainya, dan bagaimana gambar sebenarnya puzzle itu, semua terserah penafsiran masing-masing.


Dengan memahami bahwa semua yang ada dalam game ini adalah kombinasi antara realitas dan imaginasi, minimal kamu tidak akan bingung dengan semua keabsurdan yang menghiasi sepanjang game ini, anak-anak bertopeng kantong kertas, langit yang dihuni oleh ikan-ikan ataupun bulu-bulu merah yang terus berjatuhan dari atas langit. Serta masih banyak lagi tampilan visual yang surreal dan diluar batas logika menemanimu sepanjang roler caster horor psikologis ini. Belum termasuk desain musuh yang aneh dan, jika kamu masih belum "terpesona" dengan boss di chapter awal, tunggu sampai kamu bertemu final boss, dijamin minimal kamu akan berkata "what the??" (spoiler buat yg penasaran; boss terakhir game ini adalah Wendy yang membawa seekor "anjing", tepatnya Mr.Gregory, yang diikat dengan tali di lehernya dan dilatih menjadi seekor anjing liar untuk membunuh semua anak di panti asuhan, terutama Jennifer)

Musik dalam Rule of Rose juga tidak kalah sakitnya, beberapa terdengar sebagaimana aransemen musik klasik biasa, sementara pada beberapa part aransemen musiknya sama twistednya dengan aura game ini, seperti pada bagian dimana musik mengalun dengan lembut kemudian terdengar distorsi yang aneh seperti bunyi gergaji. Pada saat melawan bos, musiknya sangat hasty dan memprovokasi untuk terburu-buru, yang menyebabkan pemain jadi ceroboh sehingga malah menyebabkan kekalahan. Selebihnya gabungan suara biola dan cello yang cukup menyeramkan dan frustating akan mengiringi sepanjang sebagian besar permainan. Nilai tambah lain dalam hal musik dari game ini adalah lagu temanya, yang berjudul "A Love Suicide", sebuah lagu jazz dengan irama lembut dan lirik yang sangat depressive, yang jelas tidak untuk didengarkan saat sedang down, kecuali jika kalian berniat untuk bunuh diri XDXDXD

Satu-satunya hal yang menjengkelkan (aku tidak akan menyebutnya kelemahan game ini, karena memang logis dan sesuai dengan konsep game ini) adalah gerakan Jennifer yang superrr lambat. Tapi seperti yang kubilang, toh ini adalah game survival horror dimana jagoannya diburu musuh, bukan memburu musuh seperti Resident Evil. Jennifer sendiri memang bukan tipe karakter yang kuat, lagipula masih untung musuhnya bisa dilukai secara fisik, nggak harus pake kamera (Fatal Frame), walaupun senjata yang pertama kali ditemukan adalah... garpu (dan kemudian pisau buah ^^)


Overall, aku tidak menyesal maen game ini, dan bahkan merokemandasikannya (ayo, semua, maen game ini XD) karena aku jarang maen game pe es dua (kecuali kalo ada pinjeman ps2 seperti sekarang; dan sekarang aku lagi main Okami nyahaha) great visualization and even greater storyline, tidak salah kalo ada yang bilang Rule of Rose adalah sebuah masterpiece. This game is pure awesome!!!

1 comments:

gameLOver said...

hi!
aku bara aja baca ringkasan cerita game rule of rose yg kamu bikin n tertarik^^. Yg aku mau tanya, game itu dimainin di PS 1/2?

trus...maen fatal frame ngga?
bisa kasi tau aku inti ceritanya? (baik ff 1/2/3). ff tuh dimaenin di PS 2 ya?

emm... kalo aku cari gamenya (baik ff 1,2,3 n rule of rose)sekarang , di pasaran msh ada ngga si?

ok, i think that's all
i hope you reply this comment to my email(yorwen_chow@yahoo.com) . Not to my blogger!!
plissssssss.... reply!!>_

Post a Comment

 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime