Sunday, October 12, 2014

Taman Barokah Amagi (bagian satu)

13 comments

Hai, namaku Kanie West, tapi orang-orang lebih sering memanggilku dengan Kabul. Kenapa, tanyamu? itu tidak penting. Yang penting adalah, aku punya kisah yang menarik yang ingin kuceritakan padamu. Kisah yang sungguh inspirasional yang pernah kualami. Bisa dibilang kisah ini telah mengubah hidupku. Jadi mungkin saja kisah ini akan mengubah hidupmu juga. Apakah kau ingin mendengarnya? kalau begitu, duduklah dengan santai karena cerita ini cukup panjang.

Cerita ini diawali saat ada seorang cewek menembakku. Apakah kau pernah ditembak cewek? pasti belum pernah ya wkwkw. Tidak apa-apa, aku tau kalau wajahmu memang susah laku. Tapi jangan berkecil hati, karena bahkan aku yang tampan inipun baru sekali itu ditembak cewek. Padahal menurut pengamatanku setidaknya ada sepuluh cewek di sekolahanku yang saat ini jatuh cinta denganku. Ini masih belum ditambah dengan yang berasal dari sekolah lain. Bukannya narsis atau apa, tapi aku memang tampan. Pernah suatu saat, ketika aku sedang ngaca di WC mall, eh sori kok malah jadi keterusan ngomongin soal ketampananku, sampai mana tadi ya? Ah ya, ada cewek yang menembakku. Umumnya jarang ada cewek yang menembak cowok duluan. Gengsi katanya. Ada juga yang malu atau apalah, alasannya bermacam-macam, padahal tidak ada salahnya kupikir kalau cewek nembak duluan. Tapi dalam kasusku (yang tampan ini) bukan hanya seorang cewek yang tidak kukenal tiba-tiba menembakku, tapi cara yang dipakainya juga anti mainstream. Umumnya menembak orang yang disukai dilakukan dengan ngomong langsung. Ada juga yang lewat telpon. Atau kalau tidak berani langsung bisa lewat tulisan, tapi jika lewat tulisan, aku merekomendasikan sebaiknya pakai surat saja, biarpun terkesan jadul. Akhir-akhir ini aku dengar banyak yang protes kalau nembak lewat SMS (apalagi PM FB, ewww amit-amit deh), padahal dulu waktu surat cinta populer kan sama-sama lewat tertulis, tapi kenapa dulu tidak ada yang protes? Anyway, balik ke topik tadi, cewek ini beda, men. Dia menembakku bukan lewat omongan, atau surat. Atau PM FB atau LINE atau BBM atau whatsap dan lain sebagainya. Dia menembakku.. dengan senapan.

Ya, senapan. Cewek yang hendak menembakku itu mengarahkan senapannya ke arah kepalaku seperti layaknya pembunuh bayaran yang hendak menghabisi targetnya.



"Aku ulangi sekali lagi. Apa benar kau yang bernama Kabul?"

"Y-ya? ada apa mbak? tolong jangan bawa-bawa senjata api ke sekolah, nanti anime ini kena cekal KPI."

"Namaku Ichigo Momoya. Kau telah membunuh ayahku. Bersiaplah untuk mati!"

"AKU GAK PUNYA PULSAAAAA"



DORR!!


Dan begitulah hidupku yang pendek (aku bahkan belum sempat mengenal apa itu JAV) berakhir dengan absurd. Aku sungguh menyesal kenapa kata-kata terakhirku sebelum mati adalah AKU GAK PUNYA PULSA. Mungkin aku refleks berteriak seperti itu sebagai permohonan maaf karena aku tidak pernah membalas SMS-SMS yang masuk ke HP (kecuali beberapa sms yang mengaku dari mahasiswi kesepian yang minta ditelepon). Maafkan aku teman-teman...

Untungnya hidupku tidak jadi berakhir di situ. Ya, tembakan gadis tadi mlengse (jawa: (1) tidak tepat sasaran, (2) posisi di mana BURUNG berada pada tempat yang tidak pas sehingga mengakibatkan rasa tidak nyaman -red). Aku tidak tau apakah dia sengaja atau tidak, tapi umumnya tingkat akurasi cewek memang tidak terlalu tinggi. Berbeda dengan cowok yang setiap hari berlatih menembak ke arah urinoir. Ngomong-ngomong, rekor terbaikku adalah menembak dari jarak satu setengah meter tanpa menciprati lantai barang satu tetespun, aku cukup bangga dengan keahlianku itu.

Belakangan aku baru tau jika cewek yang hendak menembakku itu bernama Ria. Kukira awalnya nama lengkapnya adalah Taman Ria, tapi ternyata bukan. Nama lengkapnya Dua Riyal, karena menurut kurs, dua riyal setara dengan lima puluh sen, aku tidak tau apa hubungannya. Meskipun namanya Dua Riyal tapi katanya dia biasa dipanggil Riyal atau Ria. Aku bingung kenapa dia bisa dapat panggilan itu, padahal mukanya sama sekali tidak ceria! Bahkan dia pernah hampir membunuhku! Mengerikan, aku memang ingin ditembak cewek cakep tapi bukan begitu caranya. Dan si Ria ini bukannya ingin mengungkapkan cinta dengan menembakku tapi memaksaku pergi bersama dia. Tidak salah lagi, ini pasti penculikan! Dia pasti hendak membawaku ke suatu tempat untuk disekap lalu meminta uang tebusan. Oh tidak! Mengerikan sekali. Dia pasti salah mengira aku seorang artis atau salah satu anggota boyband korea karena ketampananku. Oh inilah akibatnya jika terlalu tampan. Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa di bawah todongan senapan milik Ria. 

Itulah kenapa di hari minggu yang cerah ini aku berada di dekat halte bus menunggu Ria.


"Hei, lihat! Ada orang tampan di kaca! Oh, ternyata itu aku sendiri, HAHAHA"


"Terkadang aku bertanya-tanya kenapa aku begitu tampan dan mempesona. Mungkinkah diriku tanpa sadar menghisap energi ketampanan orang-orang di sekitarku?"


"Hey hey jangan melihatku seperti itu, diriku. Kau membuat orang lain iri."

"Mama mama! Lihat ada orang yang saking jonesnya sampai pacaran sama dirinya sendiri"

"Shhhh! jangan tunjuk-tunjuk."


"Okay, okay. Aku akan berhenti. Mau ke mana kita hari ini, Nona?"

"Sudah, diam saja. Masuk bis. Sekarang."

Dengan rasa takut bercampur penasaran, akupun menuruti perintahnya untuk masuk ke dalam bis kota.



Setelah hampir salah turun di pemberhentian bis di dekat sebuah hotel mesum (tiba-tiba aku teringat dengan sebuah group idol asal Sendai yang namanya berasal dari nama hotel semacam itu), aku dan Ria pun tiba di tempat yang dituju.




Tempat itu adalah sebuah taman hiburan. Atau mungkin dulunya taman hiburan, karena tempatnya terlihat sudah terbengkelai. Selain kami berdua, tidak banyak orang di tempat itu, hanya terlihat bapak-bapak tua yang sedang bercengkerama sambil main capsa. Bahkan hatiku yang sepi saja masih lebih ramai dibanding dengan tempat ini.


"Tempat apa ini?"

"Ini adalah taman hiburan. Namanya Taman Barokah Amagi. Tempat ini adalah objek wisata paling populer di kota ini. Taman ini terbuka untuk umum, tapi sebenarnya dibangun untuk jones-jones yang butuh hiburan daripada suntuk di kamar dan akhirnya stalking cewek di FB. Di hari-hari libur atau malam minggu, jumlah jones yang datang ke sini bisa mencapai lebih dari dua ribu orang. Angka yang fantastis, bukan?"


"Haa? sukar dipercaya kelihatannya. Maksudku, kau lihat kodok yang gepeng itu? dia sepertinya hampir mati kekeringan. Udara di sini panas sekali, apa iya pengunjungnya bisa sampai ribuan?"

"Ah ya. Kodok itu, dia memang sejak kemarin ada di situ. Sepertinya dia gepeng karena terlindas oleh roda jaman yang menggilas kita terseret tertatih-tatih. Sungguh hidup sangat diburu berpacu dengan waktu. Tak ada yang dapat menolong selain yang di sanaaaaa. Tak ada yang- ah sudahlah. Ayo, masih banyak yang harus dilihat. Pertama, mari kita coba pergi ke anjungan Bukit VVIzard."


"Bukit vvizard?"

"Ya. Ini adalah tempat di mana para jones bisa melihat berbagai macam aktifitas yang dilakukan oleh vvizard, sehingga mereka bisa mempersiapkan diri ketika menjadi vvizard kelak."



"Tapi dimana vvizardnya? Tempatnya kelihatan kosong!"

"Oh, mungkin mereka sedang berlatih salah satu ilmu teleport yang paling sakti; melarikan diri dari kenyataan. Kau lihat gagak-gagak itu? beberapa vvizard berubah menjadi gagak yang tidak bisa terbang setelah melewati seribu tahun musim panas dan kehilangan orang yang dicintai. Tidak apa, masih banyak anjungan lain yang bisa dilihat."


"Ini adalah anjungan Kereta Friendzone. Di anjungan ini orang-orang yang menjadi korban friendzone bisa naik kereta berdua sembari menikmati pemandangan yang ada di sepanjang rel. Cukup romantis, tapi romantis sebatas teman saja."

"...."

"Tiketnya satu pasang, pak."

"Ini, mbak."


"Cuma perasaanku saja atau keretanya memang goyang-goyang?"

"Cuma perasaanmu saja"


"Ya Tuhan!!! Keretanya terguling! OH TIDAK FINAL DESTINATION!"

"Jangan berlebihan. Ini cuma guncangan, orang-orang yang kena friendzone sudah biasa mengalami guncangan batin seperti ini."


"Ooh, ada bunga-bunga! Sepertinya mereka sedang menyanyi."

"Ya. Mereka menyanyikan lagu yang cukup populer. Coba dengar baik-baik."


J-j-jj---jjjustt bee fffrieennnnd, Aaa-A-all w-W-wE g-G-oott-A do J-ust B-B-e F-fff--rieeennd

"GILA! Aku tau kalau lagu Just Be Friend itu liriknya mengerikan, tapi mendengar robot bunga menyanyikan lagu itu seperti radio tape rusak, itu lebih mengerikan lagi! Aku tidak tau apakah aku sedang di anjungan romantis atau rumah hantu."


"Berikutnya, tempat karaoke Galau Jikan. Ini adalah tempat dimana para jones berkaraoke menyanyikan lagu-lagu galau untuk menghibur hati mereka."


"Lho? Tutup?"

"Ada tulisannya. Coba kita baca."

Karena terlalu sering dipakai untuk memutar lagu-lagu galau, mesin karaokenya jadi galau dan meledakkan diri. Saat ini anjungan kami tutup sampai mesin yang baru datang 
p.s: kami tidak tau pasti kapan datangnya
- ttd managemen.


APPAAAAA?? MESINNYA MELEDAKKAN DIRIII???


"Berikutnya, anjungan latihan menembak. Ini adalah tempat dimana para jones bisa berlatih menembak terlebih dahulu sebelum menembak gebetan mereka."


"Dengan pistol mainan ini?"

"Ya."

"Di sana! di sana!"

"Susah sekali! Aku tidak tahu kalau mau menembak saja butuh latihan seperti ini."

"Awas! Di belakangmu!"

"Rasakan ini!!"


"ARRRGHHH"

"Sepertinya memang susah. Aku meragukan kemampuanku untuk bisa menembak cewek sekarang."

"Memang itulah tujuan dari permainan ini."

"APA?"

"Ups, tidak apa-apa. Lupakan yang barusan. Coba dengar apa kata mesinnya tentang skormu"


AH BEGO LO! PAYAH! NEMBAK TARGET MAINAN AJA GAK BECUS APALAGI NEMBAK GEBETAN! COPO LO WKWKWKWKWK!! WKWKWK


"@$$$%&^!! MESINNYA BOLEH KUTEMBAK JUGA?"

"Kau tembakpun tidak akan ada efeknya dengan pistol mainan itu. Ayo, kita masih harus jalan ke tempat maskot penunggu tempat ini."


Lho? Kok aku kayak pernah lihat mahluk ini.

"Fumo?"

"Ah! Kau! Aku pernah melihatmu sebelumnya! Kau maskot yang ada di anime jaman masih nonton lewat rental VCD!"


"Fumo fumo fumomo mofu mofu, fumo."

"Dia bilang apa?"


"Katanya, kamu sudah tua kalo tau Bonta-kun dari Full Metal Panic. Dasar oldfag. Udah tua masih nonton anime wkwk"

"Apaaa? Kurang ajar kubunuh kau!!"

"FUMOOOOOOOOOOOO!!!"



"TIROOO FINAAALEEE!!"


"UWAAAGHHH!!"


"Gila! Jangan main tiro finale begitu saja dong! Kau pikir aku charlotte?!"



"Sekarang kita sampai di anjungan Peri Empat Element. Ayo kita masuk."


"Halooo, namaku Muse si peri air. Lagu favoritku Sing for Absolution. Motoku: air mengalir sampai jauh, akhirnya ke laut~!"


"Namaku Asuna! Tapi aku bukan dari Sword Art Online. Aku peri angin. Motoku: Semua angin ada di bawah kendaliku, kecuali buang angin!"


"Aku Peacekeeper Daisy Mk.II peri tanah. Motoku: Jangan mencari figureku versi KW karena belum ada."


"Dan aku Ifrit peri api. Motoku: Demi cinta yang membara, kurela menggenggam bara api! Dahulu kami semua hidup dalam damai. Namun semuanya berubah ketika negara api menyerang."

"Kami berempat: PERI ELEMENT! Bila aku harus mencintai dan berbagi hati itu hanya denganmuu, namun bila ku harus tanpamu, akan tetap kuarungi hidup tanpa bercintaaa~"

"Hebat bukan? benar-benar peri element, mereka bisa menyanyikan lagu element"

"...."


"SEMUANYAAAA! DENGARKAN LAGU KAMI YAAA!"


APAKAH KAU DENGAR SUAARA ITUUU? 
ITU ADALAH SUARA KOKORO YANG HANCUR 
BERKEPING-KEPING!


KROMPYANG! KROMPYANG!
ITULAH SUARA YANG KAMU DENGAAR
KETIKA DI SUDUT ATAS FACEBOOK TERDAPAT TULISAN-



"..mengerikan sekali lagunya. Aku tidak kuat mendengarnya. Tubuhku langsung merinding"


"Ayo kita move on"


"Berikutnya, anjungan Roller Coaster HTS. Roller coaster ini akan membuatmu merasakan seperti di dalam hubungan yang statusnya tidak jelas."


"Bagaimana?"


"Hmm rasanya memang tidak jelas, sih. Antara ingin turun karena bosan atau mau lanjut. Bingung juga."


"Selanjutnya, anjungan terjun bebas. Kecepatan turunnya sudah diatur menjadi 5cm/s seperti kelopak bunga sakura. Sambil menikmati pemandangan saat turun, lagu One More Time One More Chance akan mengalun dari speaker di samping kursi."

"...."


"Jadi bagaimana menurutmu tentang taman ini?"


"Parah. Tidak ada bagusnya sama sekali. Ini bukan taman barokah! ini padang pasir! Bahkan sama pasar malam dadakan di lapangan dekat rumahku saja kalah jauh!"


"Tempatnya terlalu sepi! Sepi... Sepi dan sendiri aku benci. Aku ingin bingar. Aku mau di pasar!"

"Kalau begitu pecahkan saja gelasnya biar ramai. Biar mengaduh sampai gaduh. Eh salah. Maksudku tapi ini semua bukan murni kesalahan pihak taman bermain. Kau tau para jones itu sekarang lebih senang main kancolli dan live love. Apalagi ditambah dengan DOTO dan steam sale, sekarang mereka memilih untuk main game daripada berkumpul bersama."

"Meskipun begitu tetap saja bukan berarti harus membiarkannya jadi seperti ini. Tempat ini punya potensi yang bagus, tapi dibiarkan terbengkalai begitu saja. Mirip seperti blog yang sedang kalian baca ini!"

"Blog apa? kamu bicara ke siapa?"

"Erhm, lupakan. Yang jelas aku merasa kecewa dengan manajemen tempat ini."

"Kalau begitu apa kau mau membantuku supaya tempat ini ramai kembali."

"Ha? yang benar saja. Lebih baik aku di rumah streaming anime sambil download doujin. Kau salah orang , Nona, apalah aku ini, hanya butiran debu yang tak pernah kau anggap. Eh salah. Kenapa penulisnya malah curhat?"

"Jangan merendah begitu. Menurut buku catatanku, dulu ada sebuah page di facebook yang sangat populer. Jumlah likenya mencapai jutaan orang. Admin page tersebut juga seorang celeb di dunia maya dengan follower mencapai ratusan ribu."


"Tapi 5 tahun yang lalu, dia menghilang dan tidak terdengar kabarnya lagi."

"Hmph. Aku tidak tau apa yang kau bicarakan."

"Jangan pura-pura sok tahu, Kabul! Aku tau kalau kau adalah orang itu! Kau adalah orang yang tau bagaimana cara menarik perhatian orang banyak! Kau pasti bisa menyelamatkan taman ini!"


"...kau salah orang. Kabul yang dulu sudah tidak ada lagi. Dia sudah mati. Lagipula, dunia nyata berbeda dengan dunia maya. Lupakan saja semua ini. Aku pergi."


"Tunggu."

"Sudah kubilang-"

"Aku mau kau mencoba ini dulu sebelum pergi. Cobalah roti arab ini!"


"Tapi.. ini kan kroket."

"Makan saja."


!!!


I-ini...

Aku tak mampu mengatakan
Aku tak mampu tuk mengungkapkan
Hingga sampai saat ini
Perasaan tlah tertinggal...

Aku seperti mendengar sebait lagu band alay yang sudah lama tidak terdengar..

Rasa kroket ini.. terasa begitu nostalgis.. rasanya seperti.. aku pernah memakannya, tapi kapan dan dimana.. perasaan rindu ini.. membuatku seperti ingin meneteskan air mata. (BGM: piano ost drama korea random)

"Bagaimana?"

"Rasanya.. sulit untuk diucapkan dengan kata-kata"


"Ya. Ini adalah kroket dengan rasa yang hanya ada di tempat ini. Kroket rasa yang pernah ada."



APPPPAAAAAAAAAAAAAAA??!!!!! 

"Mengagumkan. Aku belum pernah mendengar rasa itu sebelumnya."

"Itu karena kamu belum pernah punya mantan. Tapi rasa kroket ini begitu hebat hingga orang yang belum pernah punya mantan saja sampai bisa merasakan rasa seperti sudah pernah punya pacar."

"Menarik. Kau kah yang membuat kroket ini?"


"Bukan. Dia adalah pemilik taman ini. Kau mau menemuinya?"

"...pertemukan aku dengan dia."



Kamipun berjalan menuju ke sebuah kastil. Ria membuka pintu yang hanya boleh dimasuki oleh staff. Setelah menaiki elevator, kamipun sampai di bagian atas kastil.


Di atap kastil itu, aku melihat seorang cosplayer yang sangat cakep. Begitu cakepnya sampai aku ingin mengambil foto bersamanya supaya aku punya alasan untuk meminta akun FB nya buat di tag dan dimodusin.


"Apakah anda tuan Kabul?"

"Ya"


"Namaku Siti Latifah binti Syuaib. Panggil saja aku Ifah."

Di luar dugaan, ali-alih memberiku nama cosplayer vvibu jejepangan, dia malah memberiku nama aslinya. Ternyata namanya adalah Latifah, anak pak Syuaib juragan tekstil terkenal di pasar. Pantas saja dia pintar bikin baju cosplay. Tadinya aku sempat minder karena kukira dia seorang ojousama dari Eropa tapi ternyata masih orang sini. Masih terjangkau lah, guhehe.

"Apa kau yang membuat kroket dengan rasa yang pernah ada itu?"

"Ya. Aku harap anda menyukainya."

"Hm. Lalu apa maksudmu mengundangku kemari."

"Apakah anda sudah melihat-lihat taman barokah?"

"Ya. Aku sudah melihat semuanya."

"Bagaimana menurut anda?"


"...terus terang saja, tidak begitu bagus."

"Ya, saya juga merasa seperti itu. Maafkan saya sudah memaksa anda datang kemari, Tuan Kabul, saya mengundang anda kemari karena saya mempunyai satu permohonan." 

WAINI. INI. Apakah.. mungkinkah?! Kalau dilihat-lihat lagi si Ifah ini imut juga. Aku berani bertaruh meskipun tanpa wig dan make up, wajahnya juga masih tetap imut. Kalo dia nembak gw, bakal gw terima tanpa pikir dua kali.

"Ya? permohonan apa itu?"


"Maukah.. anda menjadi manajer Taman Barokah?"


"Apa?



APPPPPPAAAAAAAAAAAAA??!!!!!!!! 

"Tuan kabul, aku datang dari negeri 1001 malam. Tidak, bukan cuma aku, kami semua penghuni Taman Barokah ini berasal dari negeri 1001 malam. Akibat perbuatan seorang vvizard berusia 3000 tahun, kami semua terdampar di tanah vvibu ini. Tetapi kami semua masih bisa hidup berkat animu, yaitu kekuatan dari dalam seorang jones ketika dia bahagia. Akan tetapi.. dengan semakin terpuruknya taman ini, semakin susah pula bagi kami untuk menarik pengunjung. Apalagi dengan adanya pelajaran tentang pacaran di dalam kurikulum pendidikan jasmani yang baru, maka jumlah jones akan semakin berkurang. Jika dalam waktu 3 bulan ke depan kami tidak bisa mendapatkan setidaknya 250ribu jones sebagai pengunjung taman ini, maka... maka.. aku dan semua yang ada di sini.. hiks hiks.."


Latifah mulai menangis. Isakan tangisnya, dan air mata itu, rasanya aku seperti pernah melihatnya. Tapi aku lupa dimana.



"..maaf, aku bukannya tidak ingin membantu, tapi.. negeri 1001 malam? rasanya seperti dalam dongeng saja." (dalam hati: gw kena MANAJERZONED SIAUUULLLL)

"Tuan Kabul, apakah anda tidak percaya dengan sihir?"

"Tentu saja. Penyihir itu tidak ada! Witches don't exist! lho kok tiba-tiba tulisannya berwarna biru?"


"Kalau begitu saya akan memberikan buktinya pada anda.. ai ga nakereba mienai.."


"Hei, mau apa? I-ikemasen, ojousama.. ah bukan, di konteks ini mungkin lebih tepatnya الأميرة لا يذهب! "


"Tuan Kabul! Anda tidak apa-apa?! Sadarlah! Snake! WHAT HAPPEN, SNAKE?! SNAAAAAAAAAAAAAAAKEEEEEEEEE!!"



SNAAAAAKEEEEEEEEEE!!!!!


Mataku berkunang-kunang.. tubuhku rasanya seperti terhisap ke lubang hitam. Sasuga ojousama.. sensasinya memang beda, pantas saja blog ini diberi nama seperti ini.. Kata-kata terakhir yang kudengar samar-samar adalah "sekarang kamu punya geass" Aku mencoba mengingat-ingat, apa itu geass, sepertinya aku pernah mendengarnya, tapi kesadaranku sudah tidak mau berkompromi, akupun jatuh pingsan setelah satu ciuman yang panas dengan Siti Latifah binti Syuaib.


Taman Barokah Amagi
bagian satu selesai

-

Afterword:

Nyahahaha
How's that? sudah lama sekali saya tidak bikin cerita parody seperti ini, semoga anda cukup puas dengan hasilnya :v Awalnya saya hendak membuat post review impresi awal musim seperti biasa, just for quick notes: Shirobako sangat memuaskan, anda bisa melihat bagaimana staff-staff anime yang full of life membuat produk untuk orang-orang yang no life #plak. Deadline yang intense, berpacu dengan waktu dan segala drama di balik studio sepertinya bakal diungkap di serial ini.

  ORANG INI IMBAAA!! UWOOO! Saya akan menjadikannya sebagai waifu musim ini (setelah Latifah).


Tangan Kananku Adalah Aya Hirano juga memuaskan. Berkat pemilihan seiyuu yang tepat, adaptasi dari manga jaman Rajawali Grafitti (kalau anda kenal dengan nama penerbit tersebut berarti anda sudah tua), yang dulunya bikin saya ketakutan sekarang malah jadi seperti plot doujin. Sekarang yang protagonist anime ini butuhkan adalah tangan kiri yang berubah menjadi Kana Hanazawa dan setelah itu dia tidak perlu menikah.



Dari genre drama, tentu saja anime Aku Bertemu Gadis Yang Memainkan Musik Seperti Lagu Dari Game Suikoden dan Tidak Sengaja Memotret Celana Dalamnya Ketika Roknya Tertiup Angin sangat rekomended untuk diikuti, daripada anime drama shoujo satunya yang karakter cowoknya bikin eneg. Semoga dramanya penuh dengan friendzone dan NTR.

Untuk action serius, Cause I Feeel: Season 2 dan GALAU, eh GARO The Animation bisa jadi pilihan yang bagus. Untuk JOHJI, kabarnya crunchyroll akan menayangkan versi tanpa sensornya. Dari genre fantasy, I AM THE BONE OF MY SWORD: REMAKE tentu pilihan yang harus diambil jika anda seorang typemoonfag. Jangan lupa juga dengan DATABASE DATABASE WOW WOW: Season 2, meskipun fantasy sebenarnya hanyalah sebuah kedok bagi anime itu. Bojo, alias Girlfriend baru akan tayang perdana malam ini, dan saya cukup penasaran seperti apa anime dengan daftar pengisi suara cukup panjang dan seperti apakah anime dari game love sims jaman sekarang, mengingat saya dulunya fans berat Tokimemo.

Tapi dari semua list tadi, yang paling hype bagi saya adalah Mushishi yang akan tayang minggu depan. Mushishi adalah anime tentang kehidupan. Susah untuk menjelaskannya, ditambah fakta bahwa tidak semua orang bisa nyambung dengan anime ini. Tapi jika anda penasaran atau ingin mencoba, silakan. Mungkin anda akan mendapat beberapa jawaban dari hal-hal yang mungkin anda kadang bertanya-tanya.

Special mention ditujukan untuk anime pendek yang bikin jadi AAARGHHHHHH


Anime ini tidak butuh komentar panjang lebar. Cukup dengan 1 video klip ini saja sudah sangat mewakili.


Kembali ke Amagi, anime ini impact nya benar-benar hebat. Saya merasa Kyonani bagaikan kembali ke akarnya, dimana kombinasi antara drama, komedi, romance, feels, so deep ness dan koplak ness, berada pada takaran yang tepat. Inilah KyoAni yang memulai debutnya dengan Fumoffu! Studio yang menghasilkan karya-karya fantastis seperti AIR, Kanon, Clannad, Haruhi, dan Chuunibyou. Dan tiba-tiba saja selama menonton ide-ide yang akhirnya tertuang dalam post ini mengalir begitu saja.

Tapi bukan cuma itu saja yang menarik dari Amagi, anime ini juga membahas salah satu elemen plot yang saya suka: perbaikan. Kisah-kisah tentang struggling dan recovering selalu menarik untuk dikonsumsi. Anda bisa menemukan spirit yang sama dengan anime ini di anime tentang idol underdog alias Wake Up Girls. Di sini, ada dua "orang" yang menurut saya pernah jatuh tapi akan menjadi lebih baik, bahkan daripada sebelumnya; Taman Amagi dan si protagonist sendiri, the narsis jones Kanie. Menjadi orang hebat itu imba, tapi kembali menjadi orang hebat setelah anda pernah jadi orang hebat dan jatuh ke dalam jurang, itu baru super imba. Karena itulah saya punya soft spot dengan anime/game/manga tentang orang-orang OP yang sudah tidak OP lagi.

Satu hal yang saya masih cukup kuatir dari anime ini, adalah bagaimana Kanie akan menghandle masalah-masalah di Taman Amagi dalam konteksnya dengan target pengunjung. Karena dengan mengesampingkan sihir dunia Maple, masalah Taman Amagi ini adalah sesuatu yang realistis. Jika anime ini menggunakan penyelesaian dengan sihir yang berlebihan, atau trope-trope klise anime moe, maka pesona anime ini akan jatuh (di mata saya). Ingat, bisnis taman hiburan adalah bisnis dengan konsumen orang awam. Berbeda dengan dunia hiburan otaku, Kanie tidak akan bisa menarik pengunjung dengan jumlah semasif itu dengan trik menyuruh semua cewek memakai baju maid dan kuping kucing lalu berteriak "Okaerinasai, goshujin-sama, nyan!". Saya ingin melihat strategi apa yang akan dipakai (yang bahkan belum ditampilkan di episode 2).

Semoga serial ini bisa di blog dengan konstan setiap minggunya. Sampai jumpa lagi.
Read more...
 
Ikemasen, Ojou-sama! © 2006-2014 DheTemplate.com. Supported by Toko Anime